Korea Open 2026: Head to Head Anthony Ginting vs Jason GunawanÂ

Anthony Ginting melaju ke perempat final Korea Open 2026 setelah mengalahkan Angus Ng Ka Long dalam dua gim.
Ginting unggul 1-0 atas Jason Gunawan, tetapi Jason memiliki peringkat dunia yang lebih tinggi.
Babak ini menjadi perempat final pertama Ginting dalam dua tahun terakhir setelah melewati masa cedera bahu.
Jakarta, IDN Times - Anthony Sinisuka Ginting melanjutkan perjuangan di Korea Open 2026 ke babak perempat final. Ginting, sapaan akrab Anthony, akan berhadapan dengan wakil Hong Kong, Jason Gunawan, di Jinnam Stadium, Korea Selatan, Jumat (6/11/2026).
Ginting mengunci tiket perempat final Korea Open 2026 usai menaklukkan wakil Hong Kong lainnya, Angus Ng Ka Long, dengan skor 21-15, 21-16 pada babak 26 besar. Perempat final ini menjadi catatan penting bagi Ginting yang sudah lama tak berhasil melaju ke delapan besar dalam turnamen yang dilakoninya.
1. Head to head Ginting melawan Jason Gunawan

Anthony Sinisuka Ginting menebus perempat final Korea Open 2026 (dok.PP PBSI) Perempat final Korea Open 2026 bukan pertemuan perdana Ginting melawan Jason Gunawan. Catatan head-to-head menunjukkan Ginting unggul tipis, 1-0, atas Jason dalam pertemuan mereka.
Ginting pernah berduel melawan Jason pada perempat final Hong Kong Open 2024. Kala itu, Ginting menang rubber game dengan skor 21-17, 14-21, 21-18.
Namun, catatan di atas kertas agak berubah saat ini. Berdasarkan ranking dunia, Jason lebih diunggulkan untuk menang. Jason saat ini menempati peringkat 22 tunggal putra dunia, sementara Ginting berada di ranking 67.
2. Perempat final perdana Ginting sejak 2024

Anthony Sinisuka Ginting menebus perempat final Korea Open 2026 (dok.PP PBSI) Perempat final Korea Open 2026 menjadi babak delapan besar pertama Ginting dalam dua tahun terakhir. Kali terakhir peraih perunggu Olimpiade 2020 Tokyo tersebut menembus perempat final adalah saat kalah dari wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn (21-10, 11-21, 19-21) pada China Open 2024.
Sejak itu, performa Ginting menurun jauh. Salah satu penyebabnya adalah jeda panjang yang harus dijalani Ginting sejak awal 2025 karena cedera bahu serius yang dialaminya.
Ginting sempat comeback pada Juli 2025. Namun, hingga Oktober 2026, Ginting kerap kandas di babak-babak awal. Capaian terbaiknya hanya menembus 16 besar dari tiap turnamen yang dijalaninya. Termasuk pada ajang Super 100 Kudus Indonesia Masters 2026 yang bergulir pada 20-25 Oktober 2026.
3. Tak ambil pusing jadi wakil tunggal putra terakhir

Pelatih Indra Widjaja saat mendampingi Anthony Sinisuka Ginting menebus perempat final Korea Open 2026 (dok.PP PBSI) Ginting menjadi wakil tunggal putra Indonesia terakhir yang bertahan di perempat final Korea Open 2026. Ini dipastikan setelah Alwi Farhan kalah dari non-unggulan Taiwan, Wang Po-Wei, dengan skor 21-17, 23-25, 15-21 di babak 26 besar.
Namun, Ginting tak mau ambil pusing. Ginting berfokus untuk menjalani turnamen dan mengupayakan agar performanya bisa maksimal.
“Nggak ada kepikiran tinggal saya tunggal putra Indonesia di sini, nggak mau juga terlalu banyak yang dipikirkan jadi fokus ke diri sendiri dulu,” kata Ginting usai laga 16 besar.






















