Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Lebam dan Mata Merah, Bukti Perjuangan di Kejuaraan Asia MMA 2026

Lebam dan Mata Merah, Bukti Perjuangan di Kejuaraan Asia MMA 2026
Kondisi atlet Indonesia, wajah lebam dan mata merah pasca Kejuaraan Asia MMA 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Intinya Sih
  • Ananda Wahyu Setyo Prabowo pulang ke Indonesia dengan wajah lebam dan mata merah setelah meraih medali perunggu di Kejuaraan Asia MMA 2026 nomor 77 kg putra.
  • Cedera mata dialami Ananda saat laga perempat final melawan wakil Taiwan akibat benturan kepala, namun ia tetap berhasil memenangkan pertandingan tersebut.
  • Meski penglihatannya terganggu di semifinal melawan Kyrgyzstan, Ananda tetap membawa pulang medali perunggu dan berencana fokus memulihkan diri untuk Asian Games 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Terkadang bukti sebuah perjuangan bisa tampak di anggota tubuh kita. Hal itu juga yang terlihat di wajah lebam dan mata merah Ananda Wahyu Setyo Prabowo, pasca pulang dari Kejuaraan Asia MMA 2026.

Ananda pulang ke Indonesia dengan membawa medali perunggu dari nomor MMA Tradisional 77 kg putra. Namun, medali itu tak dibawa tanpa perjuangan. Mata merah dan wajah lebam adalah potret perjuangannya.

1. Terjadi saat lawan wakil Taiwan

Atlet Indonesia mengenakan jaket merah dengan wajah lebam dan mata merah setelah bertanding di Kejuaraan Asia MMA 2026.
Kondisi atlet Indonesia, wajah lebam dan mata merah pasca Kejuaraan Asia MMA 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Kepada awak media, Ananda bercerita mata merah dan wajah lebam ini didapat saat dirinya bersua wakil Taiwan di perempat final. Begini kronologi versi Ananda terkait mata merah dan wajah lebam itu.

Saat itu kejadiannya bermula ketika saya hendak melakukan pukulan, tetapi lawan tiba-tiba mencoba membanting saya. Saya menahan gerakannya, lalu kepala kami saling berbenturan," kata Ananda.

"Padahal seharusnya perangkulan seperti itu tidak diperbolehkan. Akibat benturan tersebut, lawan terkena di bagian kepala, sementara saya terkena di area mata, tepatnya di sekitar pelipis."

"Kondisi mata saya kemudian menjadi seperti ini. Sempat mengalami pembengkakan cukup parah. Untungnya, saya masih bisa memenangkan pertandingan tersebut," lanjutnya.

2. Jadi hambatan saat semifinal lawan Kyrgyztan

Timnas MMA Indonesia berpose bersama setelah tampil di Kejuaraan Asia MMA 2026 dengan mengenakan jaket merah dan membawa medali.
Timnas MMA Indonesia usai mentas di Kejuaraan Asia MMA 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Ananda mengaku, mata merah dan wajah lebam ini jadi hambatan baginya saat bersua wakil Kyrgyztan di semifinal. Pandangannya terganggu, bahkan kabur usai menerima satu pukulan daari lawan.

"Ketika memasuki semifinal lawan Kyrgyzstan, bengkaknya sudah besar. Penglihatan saya terganggu. Bahkan setelah menerima satu pukulan pertama saja, pandangan saya langsung menjadi kabur," ujar Ananda.

3. Tetap mendapatkan medali perunggu

Para atlet Timnas MMA Indonesia mengenakan jaket merah dan kalung bunga setelah tampil di Kejuaraan Asia MMA 2026.
Timnas MMA Indonesia usai mentas di Kejuaraan Asia MMA 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Terlepas dari rintangan itu dan kekalahan di semifinal, Ananda akhirnya tetap membawa pulang perunggu ke Indonesia. Selanjutnya, dia akan memulihkan diri dan berharap bisa mentas di Asian Games 2026.

"Hasil yang saya dapatkan adalah medali perunggu di Kejuaraan Asia MMA 2026. Saya tetap bersyukur karena sudah memberikan yang terbaik, dan agenda terdekat bagi saya sekarang adalah Asian Games 2026," kata Ananda.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More