MotoGP dari Bukit 360: Ketika Lukisan Tuhan di Mandalika Menghiasi Balapan

Bukit 360 berada di sekitar Tikungan 10 Pertamina Sirkuit Mandalika dan menawarkan panorama lintasan, bukit, serta laut.
Kawasan ini memiliki tiga anjungan dengan lounge, mezanine, dan dinding kaca untuk menikmati pemandangan dari ketinggian.
Dari Bukit 360, balapan Moto4 dapat disaksikan sebelum agenda utama MotoGP dimulai, bersama lanskap tiga pantai di sekitarnya.
Mandalika, IDN Times - Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), tak ada habisnya menciptakan drama dan cerita dalam rangkaian MotoGP Indonesia. Kali ini, IDN Times berkesempatan melihat sirkuit kebanggaan Indonesia itu dari ketinggian di Bukit 360.
Sebelum balapan utama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dimulai, IDN Times mengunjungi Bukit 360 pada Minggu (11/10/2026). Salah satu titik pandang di kawasan sirkuit menawarkan pengalaman menonton balapan dari sudut berbeda.
1. Menyusuri akses menuju Bukit 360

Pemandangan dari Bukit 360 Mandalika (IDN Times/Margith Damanik) Bukit 360 berada di sekitar Tikungan 10 Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Nama 360 merujuk pada panorama luas yang bisa dinikmati dari kawasan ini, mulai dari lintasan balap hingga laut.
Lokasi ini memang dikenal sebagai salah satu titik untuk menikmati sirkuit dari sudut pandang yang berbeda. Untuk menuju area bukit, IDN Times melewati akses masuk dan terowongan sebelum melanjutkan perjalanan ke bagian atas.
Kendaraan yang kami gunakan lalu berhenti di area parkir, bawah bukit. Demi mencapai puncak, pengunjung dapat menggunakan shuttle.
Begitu berada di atas, kesan pertama yang terasa adalah karakter tempatnya yang berbeda dari tribun balap konvensional. Bukit 360 bukan deretan panjang kursi penonton, melainkan area dengan tiga anjungan atau bangunan utama. Dari pengamatan kami, bangunan tersebut memiliki ketinggian sekitar 2,5 lantai.
2. Ada tiga anjungan, tiga sudut pandang

Pemandangan dari Bukit 360 Mandalika (IDN Times/Margith Damanik) Hanya ada tiga anjungan utama di kawasan Bukit 360. Jumlah yang terbatas itu membuat tempat ini terasa berbeda dibandingkan dengan area penonton yang dipenuhi barisan tribun.
Bangunannya berdiri di area puncak bukit dan menjadi titik untuk menikmati panorama dari ketinggian. Ketiga bangunan terdiri dari konstruksi baja dan desain serupa.
IDN Times harus menaiki beberapa anak tangga untuk masuk ke bagian utama bangunan. Aksen kayu dan batu alam dengan desain minimalis modern dan eksklusif langsung terasa saat memasuki lounge utama.
Selain itu, ada semacam mezzanine yang bisa diakses dengan menuruni sedikit anak tangga untuk melihat-lihat sambil berdiri. Sementara, di bagian lounge sebelumnya tersedia beberapa tempat duduk yang nyaman.
Di bagian atas, ada juga area lounge dengan dinding kaca. Dari area yang ada, tampak pemandangan indah. Barisan bukit, megahnya sirkuit, hingga hamparan laut tersaji dan memberikan perspektif baru untuk Mandalika.
3. Menyaksikan Moto4 sebelum balapan utama

Pemandangan dari Bukit 360 Mandalika (IDN Times/Margith Damanik) Salah satu momen yang sempat IDN Times nikmati di Bukit 360 adalah ketika balapan Moto4 berlangsung. Sebelum agenda utama MotoGP dimulai, motor-motor kecil itu melintas di lintasan dan menghadirkan suasana balap yang nyata dari titik pandang kami di atas bukit.
Dari ketinggian, perhatian tidak hanya tertuju pada satu titik lintasan. Pandangan yang terbuka membuat kami bisa mengikuti motor saat bergerak di bagian sirkuit yang terlihat dari posisi anjungan. Suara mesin yang terdengar dari kejauhan menjadi pengingat bahwa aktivitas di lintasan tetap berlangsung, meski kami menyaksikannya dari luar tribun.
Momen itu juga memberi jeda sebelum puncak acara dimulai. Sambil menunggu balapan utama MotoGP, kami bisa menikmati suasana sirkuit sekaligus lanskap di sekitarnya. Sembari sesekali mencuci mata, menikmati tiga pantai sekaligus yang tampak.
"Ada tiga pantai yang terlihat, Seger, Merese, dan Kute," ujar salah satu petugas yang IDN Times temui di lokasi.























