Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Nasib 5 Unggulan Pertama di Taipei Open 2026, Tidak Ada yang Juara!

Nasib 5 Unggulan Pertama di Taipei Open 2026, Tidak Ada yang Juara!
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Dongjie Chen)
Share Article

Taipei Open 2026 telah rampung digelar pada 28 Juli hingga 2 Agustus 2026. Turnamen BWF Super 300 tersebut menghadirkan banyak kejutan, termasuk tumbangnya sejumlah pemain unggulan sebelum mencapai target mereka. Hasil ini membuat persaingan di setiap sektor berlangsung semakin menarik.

Salah satu kejutan terbesar datang dari lima unggulan pertama yang sama-sama gagal meraih gelar juara. Status unggulan yang mereka sandang sejak awal turnamen pun tak mampu menjamin langkah mereka hingga podium tertinggi. Lantas, seperti apa nasib lima unggulan pertama di Taipei Open 2026?

1. Chou Tien Chen (Taiwan) kalah dramatis pada laga semifinal

Chou Tien Chen yang menempati unggulan pertama harus terhenti pada babak semifinal Taipei Open 2026. Pebulu tangkis tuan rumah itu kalah dari unggulan keempat asal Jepang, Yudai Okimoto, dalam pertandingan sengit berdurasi 1 jam 11 menit. Chou menyerah lewat rubber game dengan skor 21-15, 15-21, dan 20-22.

Kekalahan tersebut membuat langkah Chou terhenti satu kemenangan lagi menuju partai final. Padahal, ia sempat unggul pada game pertama sebelum Okimoto bangkit dan membalikkan keadaan pada dua game berikutnya. Hasil ini sekaligus memastikan wakil unggulan pertama di sektor tunggal putra gagal meraih gelar juara Taipei Open 2026.

2. Chiu Pin Chian (Taiwan) gagal melaju ke semifinal

Chiu Pin Chian yang menjadi unggulan pertama di sektor tunggal putri juga gagal memenuhi ekspektasi. Wakil andalan tuan rumah itu harus mengakui keunggulan unggulan keenam asal Vietnam, Nguyen Thuy Linh, pada babak perempat final. Chiu kalah lewat pertandingan tiga game dengan skor 14-21, 21-19, dan 13-21 dalam waktu 1 jam.

Kekalahan ini membuat Chiu gagal mengamankan tiket ke babak semifinal Taipei Open 2026. Pertandingan tersebut juga menjadi pertemuan keempat bagi kedua pemain. Hasil itu sekaligus memperlebar keunggulan Nguyen Thuy Linh menjadi 3-1 dalam rekor head-to-head atas Chiu Pin Chian.

3. Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi Lin (Taiwan) takluk di babak perempat final

Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi Lin yang menjadi unggulan pertama di sektor ganda putra juga gagal melangkah lebih jauh. Pasangan tuan rumah tersebut dihentikan unggulan keenam asal Jepang, Hiroki Okamura/Kyohei Yamashita, pada babak perempat final. Chiu/Wang kalah lewat pertarungan tiga game dengan skor 18-21, 24-22, dan 17-21 dalam waktu 1 jam.

Hasil ini membuat Chiu/Wang gagal mengamankan satu tempat di babak semifinal Taipei Open 2026. Meski mampu memaksakan rubber game usai memenangi game kedua, mereka akhirnya harus mengakui keunggulan pasangan Jepang. Pertandingan ini juga menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan di level internasional.

4. Thinaah Muralitharan/Pearly Tan (Malaysia) harus puas menjadi runner-up

Thinaah Muralitharan/Pearly Tan menjadi satu-satunya unggulan pertama yang berhasil melaju hingga partai final Taipei Open 2026. Pasangan ganda putri Malaysia itu tampil konsisten sepanjang turnamen sebelum akhirnya menghadapi wakil Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi. Namun, langkah mereka terhenti di laga puncak.

Thinaah/Pearly harus mengakui keunggulan pasangan nonunggulan tersebut dalam dua game langsung dengan skor 16-21 dan 18-21 hanya dalam waktu 40 menit. Hasil ini membuat mereka harus puas menutup turnamen sebagai runner-up. Pertandingan final tersebut juga menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan di level internasional.

5. Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan (Taiwan) juga terhenti di babak delapan besar

Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan yang menjadi unggulan pertama di sektor ganda campuran juga gagal melaju ke babak semifinal. Pasangan tuan rumah itu harus mengakui pasangan unggulan kedelapan asal Jepang, Yuta Watanabe/Maya Taguchi, pada babak perempat final. Mereka kalah dalam dua game langsung dengan skor 18-21 dan 7-21 hanya dalam waktu 34 menit.

Kekalahan tersebut memastikan langkah Ye/Nicole terhenti di babak delapan besar Taipei Open 2026. Pertandingan ini menjadi pertemuan kedua bagi kedua pasangan di level internasional. Hasil tersebut sekaligus membuat Yuta/Maya memperlebar keunggulan head-to-head menjadi 2-0 atas Ye/Nicole.

Lima unggulan pertama di Taipei Open 2026 sama-sama gagal mengakhiri turnamen dengan gelar juara. Thinaah Muralitharan/Pearly Tan menjadi yang melangkah paling jauh, tetapi harus puas finis sebagai runner-up di sektor ganda putri. Hasil tersebut sekaligus menegaskan ketatnya persaingan dan banyaknya kejutan yang mewarnai turnamen BWF Super 300 ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More