3 Pembalap Indonesia yang Pernah Berlaga di WorldSSP 600, Aldi Podium!

World Supersport 600 (WorldSSP 600) merupakan kelas teratas untuk melangkah masuk ke Kejuaraan Dunia Superbike (WorldSBK). WorldSSP 600 bisa dipahami memiliki tingkatan yang sama dengan kelas Moto2 di MotoGP. Para pembalap dari berbagai negara saling menunjukkan kebolehannya agar bisa bertahan atau dilirik oleh tim-tim Moto2, WorldSBK, hingga MotoGP.
Indonesia sendiri tercatat sudah memiliki tiga pembalap yang tampil reguler di kelas ini. Menariknya, pembalap-pembalap jagoan Tanah Air ini secara rutin berhasil mengumpulkan poin di hampir setiap pekan balapan. Penasaran siapa saja mereka? Berikut ulasan lengkap tiga pembalap Indonesia yang tercatat pernah berkompetisi di WorldSSP 600 per 2026.
1. Doni Tata Pradita menjadi pelopor pembalap Indonesia di WorldSSP 600
Doni Tata Pradita menjadi pembalap Indonesia pertama yang tampil penuh di WorldSSP 600 pada periode 2008 hingga 2009. Ia membalap menggunakan Yamaha YZF-R6 dan turun di sejumlah seri Eropa sepanjang musim tersebut. Pada musim 2009, Doni berhasil mengumpulkan delapan poin dari 12 balapan yang ia jalani.
Hasil yang belum maksimal di Eropa membuat Doni memutuskan kembali ke Asia pada 2010. Ia kemudian berlaga di Asian Road Racing Championship (ARRC) bersama Yamaha Indoprom HVRT. Pada ajang tersebut Doni Tata Pradita finis di posisi ketujuh dengan mengumpulkan 75 poin di klasemen akhir.
Sebelum tampil di WorldSSP 600, pria asal Sleman itu lebih dulu membalap di Grand Prix 125cc (Moto3) dan 250cc (Moto2) pada 2005 hingga 2007 melalui wildcard. Ia berhasil mengumpulkan satu poin dalam periode tersebut sebelum kembali dipercaya tampil di Moto2 pada 2013 bersama tim Gresini dan finis ke-29 klasemen akhir dengan satu poin. Secara total, Doni mencatatkan 35 balapan dari 5 musim di kelas 125cc dan 250cc dengan torehan dua poin.
2. Galang Hendra Pratama hanya bertahan 2 musim sebelum kembali ke WorldSPP 300
Galang Hendra Pratama merupakan pembalap kelahiran di Yogyakarta yang mulai berkompetisi sejak usia tujuh tahun di ajang mini-motor. Pada 2015, Yamaha Indonesia merekrutnya untuk tampil di Asia Road Racing Championship (ARRC). Pada musim debutnya itu, ia finis kesembilan dan meningkat ke posisi kelima pada musim berikutnya.
Yamaha Indonesia kemudian membawanya berlatih di VR46 Riders Academy milik Valentino Rossi di Italia pada 2016. Pada tahun yang sama, ia menjalani debut World Supersport 300 sebagai wildcard di Sirkuit Portimão. Namun, Ia gagal finis pada balapan pertamanya tersebut setelah crash.
Setahun kemudian, Galang kembali tampil sebagai wildcard di Jerez dan secara mengejutkan meraih kemenangan. Ia mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang memenangkan balapan di WorldSPP 300. Kemenangan tersebut juga istimewa karena menjadi balapan pertamanya di Jerez dan baru kali kedua ia berkompetisi di Eropa.
Penampilan impresif itu membawanya tampil penuh di WorldSSP300 bersama Yamaha pada 2018. Pada musim tersebut, ia berhasil meraih kemenangan di Brno serta finis posisi kesepuluh klasemen akhir. Ia melanjutkan kiprahnya di WorldSSP300 pada 2019 dan menutup musim di peringkat ketujuh sebelum naik ke WorldSSP 600 pada 2020. Sayangnya pada 2023 Galang harus turun kelas ke WorldSSP300 setelah tampil kurang memuaskan. ia bergabung dengan tim Ten Kate selama 2 musim dan mempersembahkan dua podium dari 28 balapan, seluruh podium diraih pada GP Prancis 2024.
3. Aldi Satya Mahendra berhasil meraih podium kedua di GP Australia 2026
Aldi Satya Mahendra telah mencuri perhatian di dua balap motor dalam 2 musim terakhir. Pada 2023, ia meraih posisi kedua di FIM Yamaha BLU CRU World Cup dan mendapatkan kesempatan tampil di WorldSSP300 2023. Ia tampil dalam dua balapan di Putaran 5 WorldSSP300 di Autodrom Brno dan langsung mengejutkan barisan depan dengan memenangkan race 2.
Penampilan impresif tersebut memberinya satu kursi permanen di grid WorldSSP300 2024. Ia memaksimalkan kesempatan itu dengan meraih delapan podium sepanjang musim dan mengamankan gelar juara dunia WorldSSP300. Tahun 2025 menjadi langkah maju lainnya bagi Aldi dengan promosi ke WorldSSP600 meski harus menghadapi tantangan yang tidak ringan.
Pembalap Indonesia tersebut memulai musim 2025 dengan kuat setelah konsisten finis sepuluh besar dalam empat seri pembuka. Namun setelah seri kedelapan, ia mengalami cedera yang membuatnya harus absen hingga akhir musim. Pada tahun 2026, Aldi bergabung dengan tim baru, AS Racing Team, untuk melanjutkan kiprahnya di WorldSSP 600. Menariknya, ia langsung tanoil memuaskan dengan finis kedua pada Race 2 GP Australia 2026.
Secara keseluruhan, tiga pembalap Indonesia yang pernah berlaga di WorldSSP 600 adalah Doni Tata Pradita, Galang Hendra Pratama, dan Aldi Satya Mahendra. Aldi menjadi pembalap terbaru sekaligus sebagai wakil Indonesia dengan prestasi paling mentereng di WorldSPP 600. Ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium setelah berhasil finis kedua di GP Australia 2026 (22/2/2026).

















