Status pembalap debutan tak menyurutkan niat Fermin Aldeguer untuk merebut kemenangan. Berbaju tim Gresini Racing, Aldeguer tampil apik di Sirkuit Mandalika musim 2025. Sejak sesi kualifikasi ia tampil cepat dengan mengamankan tempat start kedua di grid. Saat sprint, Aldeguer bisa finis sebagai runner-up.
Keseruan sesungguhnya datang saat sesi main race. Balapan dibuka dengan drama saat Marco Bezzecchi dan Marc Marquez terlibat kecelakaan dan terjatuh di lap pembuka. Memanfaatkan kesempatan, Pedro Acosta sempat memimpin dari lap 1 hingga 6.
Tak mau kalah dengan kompatriotnya, Aldeguer mampu mengambil alih posisi terdepan mulai lap 7 hingga chequered flag berkibar. Ia finis dengan selisih jauh 6,987 detik atas Acosta. Inilah hasil terbaik Aldeguer sejauh itu karena hasil terbaiknya sebelumnya adalah finis kedua di Austria.
Selain sebagai tempat kemenangan kelas premier pertama bagi Aldeguer, Sirkuit Mandalika juga tercatat dalam statistik apik lainnya. Kemenangan di Mandalika ini menjadikan Aldeguer sebagai pemenang MotoGP termuda kedua setelah Marc Marquez. Saat menang, Aldeguer berusia 20 tahun dan 183 hari, hanya terpaut 120 hari dari rekor Marquez.
Diogo Moreira, Somkiat Chantra, dan Fermin Aldeguer adalah para kampiun Grand Prix. Mereka akan mengingat Sirkuit Mandalika sebagai tempat mengangkat trofi kemenangan pertama dalam karier balap mereka di Moto3, Moto2, dan MotoGP. Siapa lagi pembalap yang akan mencetak sejarahnya di Mandalika?