Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Performa 4 Pebulu Tangkis Indonesia di China Masters 2026
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Dongjie Chen)
  • China Masters 2026 Super 750 di Shenzhen diikuti empat wakil Indonesia setelah PBSI menarik beberapa pemain demi persiapan Asian Games 2026.
  • Jonatan Christie, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, serta Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi sama-sama tersingkir pada babak kedua.
  • Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani mencatat hasil terbaik dengan mencapai perempat final, tetapi kalah dari pasangan Malaysia dalam tiga gim.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

China Masters 2026 memasuki laga final pada Minggu (6/9/2026). Turnamen BWF World Tour Super 750 ini menjadi salah satu turnamen yang cukup terbatas bagi wakil Indonesia. Dari sejumlah nama yang semula terdaftar, PBSI menarik beberapa pemain untuk menjaga persiapan menuju Asian Games 2026 sehingga hanya segelintir wakil yang tetap tampil di Shenzhen, China.

Meski jumlahnya tidak banyak, performa para pebulu tangkis Indonesia tetap menarik untuk diperhatikan sepanjang turnamen. Berikut performa empat pebulu tangkis Indonesia di China Masters 2026.

1. Jonatan Christie tumbang pada babak kedua

Jonatan Christie, satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia di China Masters 2026, harus tumbang lebih awal. Unggulan pertama itu malah kalah pada babak kedua alih-alih pulang dengan gelar juara. Langkahnya dihentikan tunggal putra nonunggulan asal Hong Kong, Jason Gunawan.

Jonatan Christie kalah dari Jason Gunawan dalam pertandingan 2 game yang berdurasi 45 menit. Pada game pertama, Jonatan sempat memimpin pada awal laga. Namun, perlahan perolehan poinnya terus tersusul hingga akhirnya kalah dengan skor 16-21. Pada game kedua, perolehan poin keduanya saling susul menyusul. Sayangnya, Jonatan gagal tampil konsisten dan harus kembali menelan kekalahan dengan skor yang sama, 16-21. Bagi Jonatan, ini merupakan kekalahan pertama pada pertemuan pertamanya dengan tunggal putra Hong Kong peringkat 32 dunia tersebut.

2. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin keok pada babak kedua

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin gagal melaju jauh di China Masters 2026. Ganda putra nonunggulan itu harus angkat koper pada babak kedua. Mereka kalah dari sesama ganda putra nonunggulan, yakni Takumi Nomura/Yuichi Shimogami asal Jepang yang saat ini menduduki peringkat 28 dunia.

Leo/Daniel kalah dalam duel alot nan sengit 3 game yang berjalan selama 66 menit. Ganda putra peringkat 58 dunia ini sejatinya memulai laga dengan baik. Mereka merebut kemenangan pada game pertama dengan skor meyakinkan 21-14. Sayangnya, hal yang sama tidak terjadi pada game kedua. Mereka harus kalah dengan skor 16-21. Memasuki game penentuan, pertandingan berlangsung lebih ketat. Kedua pasangan kejar mengejar poin dari servis pertama dilepaskan. Namun, pada akhir pertandingan, pasangan asal Jepang tampil lebih tenang yang membuat Leo/Daniel harus kalah dengan skor tipis 19-21.

3. Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi juga angkat koper pada babak kedua

Satu lagi pebulu tangkis Indonesia yang angkat koper pada babak kedua China Masters 2026 juga berasal dari sektor ganda putra. Mereka adalah pasangan muda peringkat 30 dunia, yakni Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi. Ganda putra nonunggulan itu kalah dari duet Tee Kai Wun/Yap Roy King asal Malaysia yang baru berada di peringkat 132 dunia.

Faathir/Devin kalah dalam pertandingan singkat berdurasi 34 menit dengan 2 game langsung. Mereka membuka laga pada game pertama dengan sering tertinggal dalam perolehan poin. Permainan lawan yang lebih dominan membuat mereka kalah dengan skor 16-21. Pada game kedua, Faathir/Devin memberikan perlawanan yang lebih sengit. Sayangnya, itu belum cukup untuk merebut kemenangan. Mereka kembali kalah dengan skor tipis 19-21.

4. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani mencapai perempat final

Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menjadi pebulu tangkis Indonesia dengan capaian terbaik di China Masters 2026. Ganda putra unggulan keenam itu menjadi satu-satunya yang melaju hingga perempat final. Sayangnya, mereka gagal ke semifinal setelah dikalahkan ganda putra nonunggulan Malaysia yang menduduki peringkat 29 dunia, Nur Mohd Azriyn Ayub Azriyn/Tan Wee Kiong.

Sabar/Reza tumbang dalam duel alot 3 game yang berlangsung selama 58 menit. Mereka langsung tertinggal pada game pertama dengan skor 17-21. Pada babak kedua, mereka sempat memberikan perlawanan dan mengunci kemenangan dengan skor 21-16. Sayangnya, begitu memasuki game penentuan, mereka kembali menelan kekalahan dengan skor tipis 19-21. Itu menjadi kekalahan kedua mereka dari pasangan Negeri Jiran tersebut. Kini rekor pertemuan keduanya berimbang 2-2.

Performa empat wakil Indonesia di China Masters 2026 secara keseluruhan kurang memuaskan. Selain karena gagal membawa pulang gelar juara, banyak dari mereka yang gugur pada babak awal. Bahkan, tidak satu pun dari mereka yang mampu menembus semifinal.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa wakil Indonesia belum mampu memaksimalkan peluang di turnamen BWF level Super 750. Meski sempat mencatat beberapa kemenangan atas lawan yang lebih diunggulkan, konsistensi menjadi persoalan karena tidak ada satu pun wakil yang mampu bertahan hingga perebutan tiket final.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article