Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa Formula 1 GP Italia 1980 Dipindahkan dari Monza ke Imola?

Kenapa Formula 1 GP Italia 1980 Dipindahkan dari Monza ke Imola?
ilustrasi pembalap Ferrari di Formula 1 (pexels.com/Jenda Kubes)
  • GP Italia 1980 menjadi kali pertama sejak 1950 tidak berlangsung di Monza, melainkan di Imola yang menjalani debutnya sebagai tuan rumah balapan Formula 1.
  • Perpindahan sementara terjadi saat Monza direnovasi demi keselamatan setelah kecelakaan fatal Ronnie Peterson pada 1978, mencakup area run-off, dinding pembatas, pitlane, paddock, podium, dan penonton.
  • Nelson Piquet memenangi GP Italia 1980 di Imola setelah memimpin sejak lap keempat; Monza kembali menggelar GP Italia pada 1981, sementara Imola menjadi tuan rumah GP San Marino.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

GP Italia merupakan salah satu seri Formula 1 paling bersejarah. Seri ini tak pernah sekalipun absen menggelar balapan sejak musim pertama Formula 1 pada 1950. GP Italia juga merupakan balapan kandang bagi salah satu tim ikonik, Ferrari.

Sejak 1950, GP Italia begitu identik denga Sirkuit Monza. Namun, pada 1980, GP Italia justru digelar di Sirkuit Imola. Mari menilik alasan kenapa GP Italia 1980 digelar di Sirkuit Imola.

  1. 1. GP Italia 1980 menjadi balapan pertama yang tak digelar di Sirkuit Monza

    GP Italia menjadi seri ke-12 di Formula 1 1980. Menariknya, balapan tersebut diputuskan untuk digelar di Sirkuit Imola. Itu menandai kali pertama GP Italia tak digelar di Monza sejak musim pertama Formula 1 pada 1950.

    Sirkuit Imola tergolong sirkuit baru jika dibandingkan dengan Monza. Sirkuit yang memiliki nama resmi Autodromo Internazionale Enzo e Dino Ferrari tersebut dibuka secara resmi pada 1953. Nama tersebut didedikasikan bagi Dino Ferrari, anak Enzo Ferrari yang merupakan pendiri Ferrari.

    GP Italia 1980 menjadi debut Sirkuit Imola di Formula 1. Meski begitu, Sirkuit Imola sebelumnya pernah dua kali menggelar balapan non-championship atau balapan yang tak masuk hitungan poin. Dua balapan tersebut dihelat pada 1963 dan 1979 yang masing-masing dimenangi Jim Clark dan Niki Lauda.

  2. 2. Sirkuit Monza tengah mengalami renovasi terkait masalah keselamatan

    Pada GP Italia 1978, terjadi kecelakaan fatal di Sirkuit Monza yang menewaskan pembalap Swedia, Ronnie Peterson. Peterson terlibat dalam kecelakaan beruntun yang berawal dari insiden antara Riccardo Patrese dan James Hunt. Mobil milik Peterson terbakar setelah menabrak dinding pembatas. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa Peterson tak terselamatkan.

    Kejadian tersebut seakan menjadi puncak dari buruknya faktor keselamatan sirkuit-sirkuit Formula 1 saat itu. Beberapa sirkuit meningkatkan standar keselamatan tak terkecuali Monza. Hal itu membuat balapan GP Italia 1980 dipindahkan untuk sementara ke Sirkuit Imola.

    Beberapa perubahan yang terjadi meliputi pelebaran area run-off serta peningkatan keamanan dinding pembatas. Selain itu, renovasi juga terjadi di podium, pitlane dan paddock, hingga area penonton. Renovasi tersebut sejatinya sudah selesai setahun sebelum GP Italia 1980. Namun, balapan tersebut tetap dihelat di Imola karena kesepakatan perpindahan sudah terjadi lebih dahulu.

  3. 3. Nelson Piquet menjadi pemenang GP Italia 1980

    Dua pembalap Renault, Rene Arnoux dan Jean-Pierre Jabouille, mendominasi sesi kualifikasi GP Italia 1980. Arnoux menyabet pole position diikuti oleh Jabouille. Sementara, posisi ketiga diisi oleh pembalap Williams, Carlos Reutemann.

    Memasuki lap keempat, Nelson Piquet yang start dari posisi kelima mengambil alih pimpinan balapan. Pembalap Brabham tersebut tak terkejar hingga akhir balapan. Duo Williams, Alan Jones dan Reutemann, menemani Piquet di jajaran podium.

    Itu merupakan kemenangan pertama Piquet di GP Italia. Pembalap asal Brasil tersebut menambah tiga kemenangan di GP Italia pada 1983, 1986, dan 1987 ketika balapan kembali digelar di Monza. Piquet menjadi satu-satunya pembalap yang memenangi GP Italia di Monza dan Imola.

  4. 4. SIrkuit Imola tetap menggelar balapan dengan tajuk GP San Marino

    Sirkuit Monza kembali menjadi tuan rumah GP Italia pada 1981. Meski begitu, Formula 1 tetap mempertahankan balapan di Sirkuit Imola dengan tajuk GP San Marino. Tajuk tersebut dipakai karena Sirkuit Imola berlokasi sekitar 100 kilo meter dari San Marino. Selain itu, tajuk yang sama juga tak boleh dipakai oleh lebih dari satu seri.

    GP San Marino menjadi bagian dari Formula 1 pada 1981--2006. Buruknya faktor keselamatan menjadi alasan Sirkuit Imola tak lagi dipakai setelah 2006. Sirkuit Imola baru kembali menjadi tuan rumah Formula 1 pada 2020 dengan tajuk GP Emilia Romagna yang bertahan hingga 2025.

    GP Italia pernah sekali digelar di Sirkuit Imola pada 1980. Balapan tersebut sekaligus menjadi awal kehadiran Sirkuit Imola dengan tajuk GP San Marino yang kemudian berganti nama menjadi GP Emilia Romagna

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More