Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Perjalanan Faathir/Devin di Macau Open 2026, Jadi Runner-up!

Perjalanan Faathir/Devin di Macau Open 2026, Jadi Runner-up!
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Saif71.com)
Intinya Sih
  • Pasangan ganda putra Indonesia, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang mencapai final Macau Open 2026.
  • Faathir/Devin menyingkirkan lawan dari Malaysia, Thailand, dan Singapura sebelum memastikan tiket ke partai puncak lewat kemenangan dua game di semifinal.
  • Di final, mereka kalah dari pasangan Korea Selatan Jin Yong/Lee Jong Min dalam tiga game dan finis sebagai runner-up terbaik sepanjang karier di level BWF Super 300.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Macau Open 2026 telah resmi berakhir setelah berlangsung pada 16–21 Juni 2026. Turnamen BWF Super 300 tersebut belum memberikan hasil maksimal bagi Indonesia karena tidak ada satu pun wakil yang berhasil meraih gelar juara. Meski begitu, Indonesia masih memiliki satu pasangan yang mampu menembus partai puncak.

Pasangan ganda putra, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang tampil di final Macau Open 2026. Sayangnya, Faathir/Devin harus puas finis sebagai runner-up setelah gagal mengamankan gelar juara. Lantas, bagaimana perjalanan Faathir/Devin hingga berhasil melangkah ke final Macau Open 2026?

1. Menang atas pasangan Malaysia pada laga perdana

Perjalanan Faathir/Devin di Macau Open 2026 dimulai dengan menghadapi pasangan Malaysia, Choong Hon Jian/Wong Vin Sean, pada babak pertama. Sebagai unggulan keempat, Faathir/Devin mampu melewati laga pembuka tersebut dengan hasil positif. Mereka mengamankan kemenangan lewat pertarungan tiga game dengan skor 21-15, 20-22, dan 21-13.

Kemenangan itu diraih Faathir/Devin dalam waktu 46 menit. Sempat kehilangan game kedua setelah pertandingan berjalan ketat, mereka mampu bangkit dan tampil lebih dominan pada game penentuan. Menariknya, laga di Macau Open 2026 ini menjadi pertemuan pertama antara Faathir/Devin dan Choong/Wong di level internasional.

2. Kembali menang rubber game pada babak kedua

Pada babak kedua, Faathir/Devin kembali harus menjalani pertandingan yang berlangsung hingga rubber game. Kali ini, mereka berhadapan dengan pasangan Thailand, Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-Nga. Faathir/Devin berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 15-21, 24-22, dan 21-15.

Sempat tertinggal setelah kalah pada game pertama, Faathir/Devin menunjukkan respons positif dengan merebut game kedua yang berlangsung ketat. Mereka kemudian menuntaskan pertandingan dalam waktu 1 jam 3 menit untuk memastikan tempat di perempat final. Hasil tersebut sekaligus membuat Faathir/Devin unggul 2-0 dalam rekor head to head atas Chaloempon/Worrapol.

3. Sukses menyingkirkan pasangan Singapura di perempat final

Setelah melewati dua laga awal yang berlangsung tiga game, Faathir/Devin tampil lebih meyakinkan pada babak perempat final. Mereka berhadapan dengan pasangan Singapura, Donovan Willard Wee/Jia Hao Howin Wong, untuk memperebutkan tiket ke semifinal. Faathir/Devin berhasil mengakhiri pertandingan dalam dua game langsung dengan skor 21-12 dan 21-19.

Pasangan Indonesia tersebut tampil solid sejak awal pertandingan dan mampu menguasai jalannya game pertama. Meski mendapat perlawanan lebih ketat pada game kedua, Faathir/Devin tetap mampu menjaga keunggulan hingga memastikan kemenangan dalam waktu 31 menit. Pertandingan ini juga menjadi pertemuan pertama mereka dengan Donovan/Jia Hao di ajang internasional.

4. Menang cukup mudah atas pasangan Malaysia di semifinal

Performa apik Faathir/Devin berlanjut saat tampil pada babak semifinal Macau Open 2026. Mereka menghadapi pasangan Malaysia, Low Hang Yee/Ng Eng Cheong, untuk memperebutkan satu tempat di partai final. Faathir/Devin mampu menjalani pertandingan tersebut dengan cukup nyaman dan meraih kemenangan dua game langsung.

Pasangan Indonesia itu menang dengan skor identik 21-12 dan 21-12 dalam waktu 33 menit. Sejak awal laga, Faathir/Devin tampil lebih dominan dan mampu menjaga keunggulan pada kedua game. Hasil ini sekaligus mengantarkan mereka ke final, sementara pertandingan tersebut menjadi pertemuan pertama antara Faathir/Devin dan Low/Ng.

5. Takluk dari pasangan nonunggulan asal Korea Selatan pada laga final

Langkah Faathir/Devin akhirnya terhenti pada partai final Macau Open 2026. Menghadapi pasangan nonunggulan asal Korea Selatan, Jin Yong/Lee Jong Min, mereka harus menjalani pertandingan ketat yang berlangsung hingga tiga game. Faathir/Devin sempat membuka peluang juara setelah merebut game pertama dengan skor 21-18.

Namun, pasangan Korea Selatan mampu bangkit dan memenangkan dua game berikutnya dengan skor 21-19 dan 21-10. Faathir/Devin pun harus mengakui keunggulan lawan setelah bertarung selama 1 jam 2 menit. Hasil tersebut membuat mereka finis sebagai runner-up, sementara laga final ini menjadi pertemuan pertama antara Faathir/Devin dan Jin/Lee.

Faathir/Devin menunjukkan performa yang konsisten sepanjang Macau Open 2026 dengan mencatatkan empat kemenangan beruntun hingga mencapai partai final. Meski belum mampu mempersembahkan gelar bagi Indonesia, hasil runner-up di Macau Open 2026 menjadi pencapaian terbaik Faathir/Devin sepanjang berkarier di turnamen BWF Super 300.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More