Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Pembinaan di Jalur yang Tepat

2 min read
Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Pembinaan di Jalur yang Tepat
Tim putri MilkLife Kickers runner-up di Singa Cup 2026 kategori Girls U-14. (Dok. Megapro).
  • MilkLife Kickers finis sebagai runner-up Singa Cup 2026 kategori Girls U-14 setelah kalah produktivitas gol dari Lion City Sailors.

  • Kickers mencatat dua kemenangan besar, tetapi surplus golnya masih di bawah Lion City Sailors pada fase grup.

  • Timo Scheunemann menilai pengalaman internasional dan peningkatan kekompakan lebih penting dalam proses pembinaan pemain muda.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Tim putri MilkLife Kickers, harus puas menyabet gelar runner-up di Singa Cup 2026 kategori Girls U-14, Sabtu (7/11/2026). Trofi didapat wakil tuan rumah, Lion City Sailors, setelah melibas wakil Australia, South Coast Baptist College dengan skor 9-0.

Kemenangan besar tim Singapura tersebut otomatis menggusur MilkLife Kickers dari posisi puncak klasemen yang sebelumnya sempat dikuasai. Meski sama-sama mengoleksi sembilan poin dari tiga kemenangan, wakil Merah Putih harus rela lengser karena kalah produktivitas gol.

  1. 1. Tampil dominan, namun kalah selisih gol

    -
    Tim putri MilkLife Kickers runner-up di Singa Cup 2026 kategori Girls U-14. (Dok. Megapro).

    Sebelum tergusur, MilkLife Kickers tampil impresif pada hari kedua turnamen dengan menyapu bersih dua kemenangan beruntun. Skuad asuhan Timo Scheunemann sukses melumat wakil Singapura, BMW, dengan skor 8-0, serta menghajar wakil Australia, Fremantle City FC, 5-1.

    Namun, Lion City Sailors menutup fase grup dengan produktivitas yang lebih superior, yakni surplus 32 hasil setelah hanya kebobolan tiga kali. Sementara itu, Kickers harus puas dengan surplus 24 gol usai kebobolan dua kali sepanjang turnamen.

  2. 2. Bukan hasil akhir, ini soal jam terbang internasional

    -
    Tim putri MilkLife Kickers runner-up di Singa Cup 2026 kategori Girls U-14. (Dok. Megapro).

    Timo menegaskan peringkat di papan klasemen bukanlah satu-satunya tolok ukur keberhasilan tim. Mantan pelatih Persema Malang itu lebih menghargai jam terbang internasional yang didapat anak asuhnya untuk mengasah mental kompetitif mereka.

    Bagi Timo, partisipasi di Singa Cup ini merupakan proses mencari bibit-bibit potensial masa depan. Dia berharap pengalaman ini bisa mematangkan kualitas para pemain agar kelak dapat menjadi tulang punggung bagi Timnas putri Indonesia.

    "Kalau bicara menang, semua pasti mau menang. Tetapi buat saya yang lebih penting adalah para pemain semakin termotivasi untuk terus fokus berlatih demi menaikkan level mereka," ujar Timo.

  3. 3. Pemain puji peningkatan kekompakan tim

    -
    Potret aksi MilkLife Kickers di Singa Cup 2026, Kamis (5/11/2026). (Dok. Megapro).

    Dari kacamata pemain, penyerang andalan Kickers, Albianca Raula, menilai intensitas persaingan di Singa Cup tahun ini berjalan kompetitif. Albianca mengaku puas dengan hasil akhir yang diraih tim mengingat masa persiapan yang mereka jalani relatif cukup singkat.

    "Secara tim, saya merasa musim ini lebih kompak secara permainan, harmoni satu sama lain juga nyambung padahal persiapan termasuk singkat," ujar Albianca.

    Turnamen Singa Cup telah menjadi agenda tahunan bergengsi sejak 2011 dan pada 2026 diikuti oleh 136 tim dari 13 negara. Kehadiran MilkLife Kickers merupakan bentuk komitmen Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam melanjutkan program pembinaan usia dini dari ajang MilkLife Soccer Challenge.

    Beberapa hari sebelumnya, MilkLife Strikers berhasil mengharumkan Indonesia di kategori U-12. Mereka menyabet gelar juara usai menundukkan wakil Malaysia, Selangor FC Academy A, di partai puncak.

Related Articles

See More