Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Perjalanan Timnas Voli Putra Jepang Menjuarai AVC Continental 2026

Perjalanan Timnas Voli Putra Jepang Menjuarai AVC Continental 2026
ilustrasi voli (pexels.com/Critical Smith)
Share Article

Timnas voli putra Jepang berakhir sebagai juara di AVC Continental 2026. Kepastian itu didapat setelah mereka memenangkan laga final yang berlangsung pada Minggu (13/9/2026), di Fukuoka, Jepang.

Kemenangan itu memastikan Jepang lolos ke Kejuaraan Dunia 2027 dan Olimpiade 2028. Selain itu, kemenangan tersebut juga mempertahankan gelar juara yang mereka raih pada edisi sebelumnya. Lantas, seperti apa perjalanan timnas voli putra Jepang dalam menjuarai AVC Continental 2026? Berikut rekap perjalanannya.

  1. 1. Menang 3-1 atas Oman pada laga perdana fase grup

    Penampilan Jepang di AVC Continental 2026 sudah solid sejak laga perdana. Mereka langsung mengamankan kemenangan pada laga pertama fase grup menghadapi Oman yang merupakan salah satu tim terlemah di kompetisi ini. Dalam duel itu, Yuki Ishikawa dan kawan-kawan menang lewat pertarungan 4 set dengan skor 25-18, 25-13, 20-25, dan 25-9 dalam durasi 1 jam 22 menit. Skor yang telak menunjukkan bahwa Jepang tampil dominan di segala aspek sepanjang pertandingan. Meskipun sempat kecolongan satu set, mereka tetap unggul jauh dari sisi serangan, blok, maupun servis.

  2. 2. Membantai Bahrain dengan 3-0 pada laga kedua fase grup

    Laga kedua fase grup AVC Continental 2026 mengharuskan Jepang menghadapi Bahrain yang secara peringkat lebih unggul dari Oman. Meski begitu, Jepang justru meraih kemenangan lebih mudah dalam laga ini. Mereka menang 3 set langsung dengan skor telak 25-15, 25-15, dan 25-23 dalam waktu 1 jam 6 menit. Sepanjang laga, Jepang dominan dari segi serangan, blok, hingga servis. Sayangnya, mereka masih membuat kesalahan yang begitu banyak.

  3. 3. Menaklukkan Australia dengan 3-0 pada laga terakhir fase grup

    Australia menjadi lawan terakhir sekaligus terberat Jepang pada fase grup AVC Continental 2026. Dalam laga ini, Jepang tampil impresif dengan menguasai sisi serangan, blok, dan servis. Mereka bahkan juga lebih minim melakukan kesalahan dibandingkan pertandingan sebelumnya. Performa itu membawa mereka meraih kemenangan 3 set langsung dengan skor 25-20, 25-13, dan 25-21 dalam waktu 1 jam 16 menit. Kemenangan itu memastikan Jepang ke perempat final sebagai juara grup.

  4. 4. Memulangkan India dengan 3-0 pada perempat final

    Jepang berjumpa India di perempat final AVC Continental 2026. Dalam pertarungan ini, Jepang lagi-lagi membukukan kemenangan telak. Mereka menang 3 set langsung dengan skor 25-17, 25-15, dan 25-19 dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 15 menit. Selama pertandingan, Jepang nyaris unggul dari segala lini. Satu-satunya kelemahan mereka dalam laga ini adalah blok. Mereka meraih poin blok yang lebih sedikit dibandingkan India.

  5. 5. Membantai Korea Selatan pada semifinal dengan 3-0

    Memasuki semifinal, Jepang mendapatkan lawan yang lebih kuat. Kali ini, mereka menghadapi Korea Selatan yang termasuk salah satu yang diunggulkan. Meski begitu, Jepang justru meraih kemenangan dengan sangat mudah. Mereka menutup pertandingan yang berjalan 3 set langsung dengan skor telak 25-13, 25-11, dan 25-14 hanya dalam waktu 59 menit. Ini menjadi pertandingan tercepat mereka sepanjang turnamen.

  6. 6. Menang 3-0 atas Iran pada laga final

    Jepang melakoni laga terakhir di AVC Continental 2026 dengan menghadapi Iran yang merupakan tim unggulan. Meskipun secara peringkat tidak terpaut jauh, Jepang tetap memenangkan laga ini dengan tiga set langsung. Mereka menang dengan skor 25-21, 26-24, dan 25-23 dalam waktu 1 jam 20 menit. Sama seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya, Jepang nyaris unggul di seluruh aspek sepanjang laga. Meski begitu, dalam laga ini, lagi-lagi mereka kalah dari segi blok.

    Hal yang menarik dari perjalanan Jepang menjuarai AVC Continental 2026 adalah kemenangan mereka saat menghadapi Oman. Secara keseluruhan, Jepang tampil nyaris tanpa celah dengan hanya kehilangan satu set sepanjang turnamen. Namun, satu set yang lepas itu justru didapat saat melawan Oman yang merupakan salah satu tim terlemah di turnamen ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More