5 Kiper Muda Termahal hingga Lucca Brughmans Pecahkan Rekor

- Liverpool merekrut kiper Belgia 18 tahun Lucca Brughmans dari Genk pada musim panas 2026 senilai 30 juta euro, menjadikannya kiper muda termahal menurut data Transfermarkt.
- Brughmans mencatat 7 clean sheet dan 15 kebobolan dalam 16 laga bersama tim utama Genk pada 2025/2026, lalu dipinjamkan kembali semusim sebelum menuju Liverpool pada 2027.
- Mike Penders, Sebastien Frey, Gabriel Slonina, dan Thibaut Courtois melengkapi daftar transfer kiper muda mahal, dengan Chelsea merekrut dua di antaranya dari Genk dan Chicago Fire.
Bursa transfer musim panas 2026 telah ditutup. Salah satu sorotan tertuju ketika Liverpool merekrut Lucca Brughmans pada deadline day. Liverpool menebusnya dari KRC Genk dengan harga 33 juta euro (Rp675 miliar). Menurut data Transfermarkt per September 2026, nilai transfer ini membuatnya menjadi kiper muda termahal dalam sejarah.
1. Lucca Brughmans memecahkan rekor setelah dibeli Liverpool 30 juta euro
Liverpool mengeluarkan 30 juta euro (Rp675 miliar) untuk mengamankan tanda tangan Lucca Brughmans pada musim panas 2026. Kiper asal Belgia ini dibeli dari Genk karena talentanya. Namun, pemuda 18 tahun ini tidak langsung bergabung. Liverpool meminjamkannya lagi selama semusim kepada Genk dan baru berlabuh ke Anfield musim panas 2027 nanti.
Nilai transfer tersebut membuat Brughmans memecahkan rekor kiper muda termahal. Musim 2025/2026, ia promosi ke tim utama dan mampu memainkan 16 laga. Dari jumlah penampilan tersebut, ia impresif lewat catatan 7 clean sheet dan hanya kebobolan 15 kali. Agar lebih matang lagi, Liverpool membuatnya bertahan di Genk demi mendapatkan menit bermain lebih banyak. Nantinya, Brughmans diplot sebagai suksesor Alisson yang habis kontrak pada 2027.
2. Mike Penders menduduki tempat kedua setelah dibeli Chelsea seharga 20 juta euro
Genk kembali menelurkan kiper muda bertalenta dalam diri Mike Penders. Pada musim panas 2024, Chelsea merekrut ketika sang kiper berusia 19 tahun. Tak kurang dari 20 juta euro (Rp607 miliar) dibayarkan klub Inggris tersebut. Namun, Penders kembali menghabiskan waktu semusim di Genk dan baru bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2025.
Meski begitu, Penders baru mendapatkan kepercayaan mulai musim panas 2026. Selain dipinjamkan lagi kepada Genk, ia disekolahkan ke RC Strasbourg pada 2025/2026. Ia dikirim ke agar mendapatkan pengalaman dan bermain reguler. Musim lalu, ia tampil menjanjikan bersama klub Prancis tersebut lewat 12 clean sheet dengan hanya kebobolan 65 gol dari 52 laga. Kini, ia siap memulai musim 2026/2027 bersama Chelsea sebagai kiper berusia 21 tahun.
3. Sebastien Frey memegang rekor lama senilai 14 juta euro saat dibeli Inter Milan
Sebelum dipecahkan dua pemain di atas, Sebastien Frey merupakan kiper muda termahal selama 26 tahun. Pada musim panas 1998, Inter Milan menebusnya dari AS Cannes seharga 14 juta euro (Rp286 miliar). Kala itu, ia berusia 18 tahun dan baru semusim membela klub Prancis tersebut. Namun, Inter Milan kepincut sehingga merekrutnya dengan biaya mahal.
Kedatangan Frey diplot sebagai kipe pelapis kala itu. Musim debutnya pada 1998/1999, ia memainkan 9 laga dengan 2 clean sheet dan kemasukan 11 gol. Musim keduanya, ia dipinjamkan kepada Parma. Frey kembali ke Inter Milan setahun setelahnya dan bertahan hingga 2001. Setelah itu, ia kembali dipinjamkan kepada Parma dan dipermanenkan pada 2003. Secara total, ia hanya memainkan 47 laga dengan 13 clean sheet dan kebobolan 62 kali.
4. Chelsea membeli Gabriel Slonina seharga 9,09 juta euro pada musim panas 2022
Pada musim panas 2022, Chelsea merekrut Gabriel Slonina dari Chicago Fire. Tak kurang dari 9,09 juta euro (Rp186 miliar) dibayarkan kepada klub Amerika Serikat tersebut. Chelsea kepincut bakat mudanya setelah mencatatkan 16 clean sheet dari 43 penampilan.
Sayangnya, Slonina belum mendapatkan kesempatan debut bersama Chelsea. Ia menghuni tim Chelsea U-21 dan telah diandalkan dalam 11 penampilan dan membuat 3 clean sheet serta 17 kali kebobolan. Ia juga beberapa kali dipinjamkan ke klub lain, seperti KAS Eupen dan Barnsley.
5. Thibaut Courtois bergabung dengan Chelsea setelah ditebus 8,95 juta euro
Thibaut Courtois menjadi salah satu pembelian sukses yang pernah dilakukan Chelsea. Pada musim panas 2011 lalu, Chelsea menebusnya dari Genk dengan harga 8,95 juta euro (Rp183 miliar). Usianya saat itu masih 19 tahun. Chelsea langsung meminjamkannya kepada Atletico Madrid pada 2011/2012. Setelah kembali pada musim panas 2012, ia tak tergantikan.
Kiper setinggi 199 cm ini bertahan di Stamford Bridge hingga 2018. Selama 7 tahun, Courtois menjadi tembok kokoh dalam 154 laga. Catatan 58 clean sheet dan kemasukan 152 gol menjadi bukti ketangguhannya. Courtois menjadi sosok kunci berjayanya Chelsea dengan menghadirkan 2 trofi English Premier League, 1 Piala FA, dan 1 Piala Liga Inggris. Pada musim panas 2018, Courtois terjual kepada Real Madrid seharga 35 juta euro (Rp716 miliar)
Sederet kiper di atas menjadi bukti talenta mereka menarik minat klub-klub besar untuk membelinya dengan mahal. Meski tidak semuanya langsung diandalkan setelah dibeli, ini menunjukkan bahwa klub-klub percaya terhadap bakat mereka. Lucca Brughmans menjadi salah satunya yang membuat Liverpool rela membayar mahal demi tanda tangannya.





















