7 Pemain Senegal Pertama yang Cetak Gol pada Laga Debut di UCL

- Como menang 4-1 atas RB Leipzig pada laga perdana Liga Champions 2026/2027, dengan Assane Diao mencetak gol menit ke-54.
- Gol Diao menjadikannya pemain Senegal ketujuh yang mencetak gol pada debut Liga Champions, sekaligus gol pertamanya bersama Como.
- Enam pemain Senegal lain yang pernah mencetak gol saat debut UCL ialah Abdallah Sima, Moussa Sow, Mamadou Diakhon, Dame N’Doye, Youssoupha Mbodji, dan Mohamed Sarr.
Como meraih hasil impresif pada laga pertama mereka sepanjang sejarah Liga Champions Eropa. Menjamu RB Leipzig pada matchday perdana fase grup 2026/2027, mereka sukses meraih poin penuh dengan keunggulan 4-1. Dalam hasil positif ini, ada peran Assane Diao yang turut menyumbang gol. Kontribusi itu sekaligus menjadikannya sebagai pemain Senegal ketujuh yang mencetak gol pada laga debut di Liga Champions.
1. Gol Abdallah Sima menjadi penentu kemenangan bagi Stade Brestois
Abdallah Sima melakoni debutnya di Liga Champions ketika membela Stade Brestois pada 2024/2025. Pada laga pembuka fase grup, ia sukses mencetak gol penentu kemenangan atas SK Sturm Graz. Pemilik sembilan caps untuk Timnas Senegal itu melakukannya dengan sepakan kaki kiri pada menit 56.
2. Moussa Sow mencetak gol ketika diberi kesempatan debut di LOSC Lille
Moussa Sow mengoleksi tiga gol sepanjang sepak terjangnya di Liga Champions dengan seluruhnya tercipta bersama Lille pada 2011/2012. Pada laga pertama fase grup yang sekaligus penampilan debutnya di ajang ini, ia mencetak sebuah gol ketika timnya berhadapan dengan CSKA Moscow. Sayangnya, kontribusi tersebut hanya berakhir imbang 2-2.
3. Mamadou Diakhon mencetak gol dalam kemenangan Club Brugge atas AS Monaco pada 2025/2026
Mamadou Diakhon mendapat kesempatan debut di Liga Champions ketika berseragam Club Brugge pada 2025/2026. Oleh Pelatih Nicky Hayen, ia dimasukkan sebagai pengganti pada menit 61, ketika Brugge telah unggul 3-0 atas AS Monaco. Pemilik satu caps untuk Timnas Senegal hanya butuh 14 menit di lapangan untuk mencatatkan namanya di papan skor dan membuat Brugge unggul lebih jauh 4-0. Satu gol balasan dari Monaco membuat Brugge layak mendapat poin penuh dengan skor 4-1.
4. Dame N’Doye mencetak gol kemenangan pada laga pertama
Dame N’Doye mencatat penampilan pertama di Liga Champions pada 2010/2011. Ia dipasang sebagai ujung tombak FC Copenhagen dalam duel kontrak Rubin Kazan pada laga pertama fase grup. Dalam duel yang ketat, N’Doye muncul sebagai pencetak gol tunggal pada menit 87. Ia melakukannya dengan sundulan yang berawal dari sepak pojok.
5. Youssoupha Mbodji mencetak brace pada penampilan pertama
Youssoupha Mbodji tampil gemilang pada laga debutnya di Liga Champions. Ia sukses memborong dua gol untuk Slavia Prague ketika menghadapi Bodo/Glimt pada laga pertama fase grup musim 2025/2026. Sayangnya, kontribusi itu hanya berbuah satu poin bagi Slavia Prague sebagai tuan rumah dengan skor akhir 2-2.
6. Mohamed Sarr mencetak gol pertama bersama Galatasaray
Mohamed Sarr hanya mengoleksi satu gol di Liga Champions sepanjang kariernya. Gol itu hadir ketika berseragam Galatasaray dalam duel kontra Loko Moskau pada 2002/2003. Bermain sebagai bek tengah, Sarr membuka keunggulan bagi timnya lewat tandukan kepala pada menit 72. Tambahan gol dari Arif Erdem lantas membuat Galatasaray menang 2-0.
7. Assane Diao membuka keran golnya pada laga debut bersama Como
Assane Diao bermain selama 86 menit untuk Como dalam laga kandang kontra RB Leipzig pada matchday pertama fase grup Liga Champions 2026/2027. Selain laga debut bagi Diao, ini juga menjadi laga pertama bagi Como. Diao berhasil menyumbang sebuah gol yang tercipta pada menit 54 dan membuat timnya unggul 3-0. Pada menit 86, Pelatih Cesc Fabregas menarik keluar Diao untuk digantikan Samuele Ricci.
Gol tersebut terasa semakin istimewa karena lahir pada pertandingan perdana Como di Liga Champions. Assane Diao sekaligus mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pemain Senegal ketujuh yang mampu mencetak gol pada penampilan debutnya di kompetisi tersebut. Awal yang menjanjikan ini membuat Diao memiliki modal berharga untuk melanjutkan kiprahnya bersama Como di pentas Eropa.





















