Hasil Laga 4 Tim Debutan pada Matchday 1 Liga Champions 2026/2027

- Como menjadi satu-satunya debutan yang menang pada matchday pertama Liga Champions 2026/2027, membungkam RB Leipzig 4-1 lewat gol Baturina, Douvikas, Diao, dan Perrone.
- LASK kalah tipis 0-1 dari AEK Athens meski menciptakan 11 peluang, sementara Viking FK tumbang 1-3 di kandang Stuttgart setelah Ermedin Demirovic mencetak hattrick.
- Sabah FK kalah telak 0-4 saat menghadapi Manchester United; tiga gol tuan rumah tercipta pada babak pertama sebelum Lisandro Martinez melengkapi kemenangan.
Matchday perdana Liga Champions Eropa 2026/2027 rampung. Ada empat tim debutan yang melakoni laga pertamanya di turnamen elite Benua Biru ini. Lalu, seperti apa hasilnya? Berikut laporan pertandingan empat tim debutan pada partai pertama Liga Champions 2026/2027.
1. Como mencatatkan kemenangan bersejarah dengan mengalahkan RB Leipzig
Como menjadi satu-satunya tim debutan yang menang pada laga pertama Liga Champions 2026/2027. Como menang dengan nyaman melawan RB Leipzig yang lebih berpengalaman. Skor 4-1 menjadi hasil akhir yang diperoleh Como di Stadio Giuseppe Sinigaglia.
Bermain di kandang sendiri, Como menunjukkan bahwa kualitas skuadnya layak berkompetisi di Liga Champions. RB Leipzig yang datang dengan pemain lebih apik justru dibuat kesulitan. Meski saling berbalas serangan, penyelesaian akhir menjadi penentu utama hasil akhir. Como berhasil bermain lebih klinis hingga bisa menjebol gawang RB Leipzig empat kali.
Pada babak pertama, Como bisa unggul 2-0 berkat gol Martin Baturina dan Anastasios Douvikas. Selepas jeda, Assane Diao membuat Como menjauh dengan 3-0. RB Leipzig sempat memperkecil lewat gol Andrija Maksimovic. Namun, gol dari Maximo Perrone mengunci tiga poin Como. Tim asuhan Cesc Fabregas berhasil menang 4-1 pada laga debut Liga Champions.
2. LASK menderita kekalahan tipis dari AEK Athens dengan skor 1-0
LASK merupakan tim debutan pertama yang mengalami kekalahan. Bertamu ke markas AEK Athens di OPAP Arena, Yunani, Selasa (8/9/2026), LASK kalah tipis 0-1. Satu-satunya wakil dari Austria ini pulang tanpa poin setelah kalah 0-1 akibat dibobol oleh Razvan Marin.
Sejatinya, LASK memberikan perlawanan ketat sepanjang laga. Ini terbukti lewat catatan 11 peluang dengan 3 tepat sasaran. AEK sedikit lebih unggul melalui 14 peluang dengan 3 on target. Namun, tim tuan rumah bermain lebih klinis. Satu-satunya gol tercipta menit 21. Meski LASK punya banyak waktu mengejar, tidak ada gol tercipta hingga peluit akhir dibunyikan.
3. Viking FK dibuat tak berdaya ketika bertandang ke markas VfB Stuttgart
Viking FK bertamu ke Jerman menyambangi MHPArena untuk menantang VfB Stuttgart pada partai pertama. Namun, laga debut klub Norwegia ini di Liga Champions berakhir tidak sesuai harapan. Skuad asuhan Morten Jensen mesti pulang dengan kekalahan 1-3.
Sejak menit pertama, Viking mampu meladeni permainan agresif tuan rumah. Meski begitu, Viking malah kecolongan gol Ermedin Demirovic menit 20. Hanya berjarak 2 menit, Viking menyamakan skor lewat gol Zlatko Tripic. Namun, Demirovic menjadi momok Viking. Hanya dalam 10 menit, ia menambah dua gol untuk melengkapi torehan hattrick-nya. Pada babak kedua, Viking berupaya mengejar. Nahasnya, hasilnya tidak berbuah gol hingga akhir.
4. Sabah FK hancur lebur setelah dihajar empat gol di kandang Manchester United
Sabah FK datang jauh dari Azerbaijan ke Inggris untuk menghadapi Manchester United. Bertamu dengan harapan memberi kejutan, Sabah justru menelan kekalahan memalukan. Debutnya di Liga Champions berakhir dengan kekalahan telak empat gol tanpa balas.
Secara kualitas, Sabah memang sudah kalah dari Manchester United. Terlebih lagi, klub raksasa Inggris tersebut bermain di kandang. Pada babak pertama, Sabah kebobolan tiga gol lewat Matheus Cunha, Bruno Fernandes, dan Benjamin Sesko. Setelah jeda, Sabah sempat memberikan perlawanan. Namun, gol Lisandro Martinez mengunci kemenangan tuan rumah.
Dari tim debutan di atas, hanya Como yang menghadirkan kejutan dengan mampu menang. Meski demikian, peluang lolos ke fase gugur masih terbuka lebar mengingat baru sekali bertanding. Namun, hasil ini bisa menjadi evaluasi agar terhindar dari kekalahan pada laga-laga selanjutnya. Menarik ditunggu penampilan tim-tim debutan ini hingga akhir league phase.





















