Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Bermain Tenis supaya Backhand Lebih Kuat, Gunakan Tipsnya!

ilustrasi seseorang bermain tenis
ilustrasi seseorang bermain tenis (pexels.com/cottonbro studio)

Dalam permainan tenis, backhand sering dianggap sebagai pukulan yang paling menantang, terutama bagi pemula. Banyak pemain merasa backhand mereka kurang kuat atau mudah melenceng saat reli panjang. Padahal, backhand yang solid sangat penting untuk menjaga keseimbangan permainan. Saat kamu hanya mengandalkan forehand, lawan akan lebih mudah membaca arah serangan. Oleh karena itu, memperkuat backhand menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas bermain tenis secara keseluruhan. Melalui teknik yang tepat, backhand bisa menjadi senjata andalan, bukan sekadar pukulan bertahan.

Menariknya, backhand yang kuat gak selalu berasal dari tenaga besar. Faktor seperti teknik, posisi tubuh, dan timing justru memegang peranan lebih besar. Ketika kamu memahami dasar-dasarnya, pukulan backhand akan terasa lebih stabil dan percaya diri. Proses latihan memang membutuhkan kesabaran, tetapi hasilnya sangat sepadan. Backhand yang kuat membuat kamu lebih fleksibel menghadapi berbagai situasi di lapangan. Dari sinilah permainan tenis terasa lebih seimbang dan menyenangkan.

1. Perbaiki grip raket agar pukulan lebih stabil

ilustrasi seseorang bermain tenis
ilustrasi seseorang bermain tenis (pexels.com/cottonbro studio)

Grip raket menjadi fondasi utama dalam menghasilkan backhand yang kuat. Banyak pemain menggunakan grip yang kurang sesuai sehingga tenaga gak tersalurkan dengan baik. Untuk backhand dua tangan, pastikan posisi tangan dominan dan non-dominan sudah seimbang. Grip yang tepat membantumu mengontrol arah bola sekaligus menambah kekuatan pukulan. Saat pegangan terasa nyaman, pergelangan tangan gak mudah tegang. Hal ini membuat gerakan backhand lebih mengalir.

Ketika kamu membiasakan grip yang benar, konsistensi pukulan akan meningkat. Bola gak mudah melenceng karena raket lebih stabil saat kontak. Selain itu, grip yang tepat membantu mengurangi risiko cedera pada pergelangan tangan. Kamu juga akan merasa lebih percaya diri saat menghadapi bola cepat. Dari sini, backhand gak lagi terasa sebagai titik lemah. Pukulan pun menjadi lebih solid dan bisa diandalkan.

2. Gunakan rotasi tubuh untuk menambah tenaga

ilustrasi bermain tenis
ilustrasi bermain tenis (pexels.com/cottonbro studio)

Salah satu kunci backhand yang kuat adalah pemanfaatan rotasi tubuh. Banyak pemain hanya mengandalkan ayunan lengan saat memukul bola. Padahal, tenaga terbesar justru berasal dari putaran bahu dan pinggul. Saat kamu memutar tubuh dengan benar, tenaga akan mengalir dari kaki ke tangan. Gerakan ini membuat pukulan terasa lebih bertenaga tanpa harus memaksa. Rotasi tubuh juga membantu menjaga keseimbangan saat memukul.

Ketika kamu melatih rotasi tubuh secara konsisten, backhand akan terasa lebih ringan tetapi kuat. Tubuh bekerja sebagai satu kesatuan, bukan bagian yang terpisah. Hal ini membuat kamu gak cepat lelah saat reli panjang. Selain itu, rotasi yang baik membantu menjaga arah bola tetap stabil. Dari sini, kualitas backhand meningkat secara signifikan. Pukulan menjadi lebih dalam dan menyulitkan lawan.

3. Perhatikan posisi kaki dan keseimbangan tubuh

ilustrasi seseorang bermain tenis
ilustrasi seseorang bermain tenis (pexels.com/cottonbro studio)

Posisi kaki biasanya diabaikan saat melatih backhand. Padahal, keseimbangan tubuh sangat menentukan kekuatan dan akurasi pukulan. Saat bersiap melakukan backhand, pastikan kaki terbuka dengan posisi yang stabil. Lutut sedikit ditekuk agar tubuh lebih fleksibel. Posisi ini membantumu menahan beban dan mengalirkan tenaga dengan baik. Tanpa keseimbangan, backhand akan terasa lemah dan mudah kehilangan arah.

Ketika kamu menjaga posisi kaki dengan benar, kontrol pukulan akan meningkat. Tubuh gak mudah goyah meski menerima bola cepat. Selain itu, keseimbangan yang baik membuat kamu lebih siap untuk pukulan berikutnya. Gerakan di lapangan menjadi lebih efisien dan terkontrol. Dari sini, backhand terasa lebih mantap dalam berbagai situasi. Kekuatan pukulan pun muncul secara alami.

4. Latih timing kontak bola dengan konsisten

ilustrasi seseorang bermain tenis
ilustrasi seseorang bermain tenis (pexels.com/cottonbro studio)

Timing menjadi faktor penting dalam menghasilkan backhand yang kuat. Banyak pemain memukul bola terlalu cepat atau terlalu lambat. Akibatnya, tenaga gak tersalurkan secara maksimal. Saat kamu memukul bola di titik yang tepat, raket dan bola akan bertemu dengan optimal. Timing yang baik membuat pukulan terasa bersih dan bertenaga. Ini sangat berpengaruh pada kualitas backhand.

Ketika kamu rutin melatih timing, insting bermain akan semakin tajam. Tubuh akan lebih peka membaca arah dan kecepatan bola. Backhand gak lagi terasa terburu-buru atau ragu-ragu. Kamu juga bisa mengontrol tempo permainan dengan lebih baik. Dari latihan timing inilah kekuatan backhand berkembang secara konsisten. Pukulan menjadi lebih tajam dan percaya diri.

5. Lakukan follow through untuk hasil pukulan maksimal

ilustrasi bermain tenis
ilustrasi bermain tenis (pexels.com/Gonzalo Facello)

Follow through adalah gerakan lanjutan setelah bola dipukul, dan sering diabaikan oleh pemain pemula. Padahal, follow through membantu memastikan tenaga tersalur dengan sempurna. Saat kamu menghentikan ayunan terlalu cepat, kekuatan pukulan akan berkurang. Gerakan lanjutan yang mulus membuat bola melaju lebih dalam dan stabil. Follow through juga membantu menjaga arah pukulan tetap konsisten.

Ketika kamu membiasakan follow through yang baik, backhand akan terasa lebih solid. Gerakan ayunan menjadi lebih lengkap dan terkontrol. Selain itu, follow through membantumu menjaga keseimbangan setelah memukul bola. Dari sini, posisi tubuh lebih siap untuk pukulan selanjutnya. Backhand pun berkembang menjadi pukulan yang kuat dan efisien. Konsistensi ini sangat penting dalam permainan tenis.

Memperkuat backhand dalam tenis membutuhkan kombinasi teknik yang tepat dan latihan yang konsisten. Gak cukup hanya mengandalkan tenaga, tetapi juga pemahaman gerak tubuh secara menyeluruh. Saat kamu memperbaiki grip, rotasi tubuh, dan posisi kaki, hasilnya akan terasa perlahan namun pasti. Backhand yang dulu terasa lemah bisa berubah menjadi pukulan yang lebih stabil. Proses ini memang membutuhkan waktu, tetapi sangat sepadan dengan peningkatan performa di lapangan. Setiap latihan membawa kamu selangkah lebih maju.

Kesimpulannya, backhand yang kuat memberi kamu kepercayaan diri lebih besar saat bermain tenis. Kamu gak lagi ragu menghadapi bola di sisi non-dominan. Dengan timing dan follow through yang baik, pukulan terasa lebih matang dan terarah. Nikmati proses latihannya tanpa terburu-buru mengejar hasil instan. Konsistensi dan kesabaran adalah kunci utama. Jika kamu terus berlatih dengan benar, backhand yang kuat bukan lagi target, melainkan bagian alami dari permainan kamu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Sport

See More

Newcastle Buat Pep Guardiola Tak Bisa Tidur

13 Jan 2026, 07:07 WIBSport