Liverpool Sering Kalah dengan Status Juara Bertahan

- Liverpool kembali menelan kekalahan 1-2 dari Wolves di pekan ke-29 Premier League 2025/26, membuat total kekalahan mereka musim ini mencapai sembilan kali.
- Catatan sembilan kekalahan tersebut menyamai rekor buruk Liverpool pada musim 2020/21 dan 2022/23, dua periode dengan jumlah kekalahan terbanyak dalam satu dekade terakhir.
- Dua dari tiga musim dengan kekalahan terbanyak terjadi saat Liverpool berstatus juara bertahan, dan musim ini jumlah kekalahan mereka masih bisa bertambah karena tersisa sembilan laga lagi.
Jakarta, IDN Times - Dalam 10 musim terakhir, kerap ada momen Liverpool menorehkan jumlah kekalahan yang masif. Uniknya, hal ini rutin terjadi ketika mereka berstatus juara bertahan.
Terbaru, Liverpool tumbang dari Wolverhampton Wanderers dalam laga pekan 29 Premier League 2025/26, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB. Mereka kalah 1-2, memperpanjang jumlah kekalahannya di musim ini.
1. Samai torehan kekalahan musim 2020/21 dan 2022/23
Kini, Liverpool sudah mencatatkan sembilan kekalahan musim ini. Jumlah ini setara dengan apa yang dialami di musim 2020/21 dan 2022/23 silam.
Squawka mencatat, dalam tiga periode tersebut, Liverpool menorehkan total kekalahan terbanyak dalam 10 musim terakhir.
2. Ada dua momen saat jadi juara bertahan, satu saat tidak berprestasi
Uniknya, ketika Liverpool mencatatkan kekalahan terbanyak 10 musim terakhir pada musim 2020/21, 2022/23, dan 2025/26 ini, kerap ada status yang dibawanya.
Pada musim 2020/21 dan 2025/26 misal, Liverpool berstatus sebagai juara bertahan Premier League. Lalu pada musim 2022/23, Liverpool berstatus tanpa trofi usai gagal di semua ajang yang diikutinya.
3. Jumlah kekalahan Liverpool masih bisa bertambah
Namun, beda dengan musim 2020/21 dan 2022/23, jumlah kekalahan Liverpool masih bisa bertambah musim ini. Masih ada sembilan laga sisa yang akan mereka jalani di Premier League.
Liverpool masih harus bersua tim-tim merepotkan seperti Everton, Manchester United, Chelsea, dan Aston Villa. Bisa saja, musim ini mereka menorehkan kekalahan terbanyak dalam 10 musim terakhir, dengan status juara bertahan Premier League.
















