Turki Mau Naturalisasi Atlet Panjat Tebing Indonesia, Sudah Ditolak

- Turki menawarkan naturalisasi kepada beberapa atlet panjat tebing Indonesia, namun para atlet menolak dan memilih tetap membela Merah Putih meski iming-imingnya sangat menggiurkan.
- FPTI menyiapkan para atlet menghadapi Kejuaraan Asia 2026 di Meishan, China, sebagai ajang kebangkitan setelah berbagai tantangan dan ujian yang sempat melanda organisasi.
- Kejuaraan Asia 2026 juga menjadi kualifikasi menuju Asian Games 2026, dengan target Indonesia bisa memenuhi seluruh kuota nomor pertandingan melalui performa terbaik para atletnya.
Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengamini adanya tawaran naturalisasi dari Turki untuk para atlet panjat tebing Indonesia. Tidak cuma satu atlet saja yang diberi tawaran.
"Sebanyak-banyaknya kalau mereka mau (yang dinaturalisasi Turki). Mungkin bisa sampai tiga sampai atlet yang ditawarkan untuk proses tersebut,” ujar Yenny kepada awak media di Bekasi, Jumat (3/4/2026).
1. Lalu, bagaimana sikap para atlet?

Terkait tawaran naturalisasi dari Turki ini, Yenny dibuat kagum oleh sikap para atlet. Mereka memilih tetap membela panji Merah Putih, di tengah semua tawaran menggiurkan yang ada dari Turki.
"Walaupun dengan tawaran yang sangat menggiurkan, gaji tinggi, dan kemudian kesempatan untuk bertanding di kejuaraan-kejuaraan Eropa, mereka tetap lebih bangga kalau berjuang untuk Indonesia,” tutur Yenny.
2. Para atlet siap berjuang setelah badai menempa

Terdekat, para atlet panjat tebing akan menjalani Kejuaraan Asia 2026 di Meishan, China, 8 sampai 12 April 2026. Dia menyebut, ajang ini jadi momen kebangkitan setelah badai kencang yang menimpa FPTI.
"Meskipun banyak cobaan dan tantangan, serta kerasnya latihan, dengan tekad, komitmen, serta semangat untuk berprestasi, saya sangat yakin prestasi para atlet akan terjaga," ujar Yenny.
3. Berharap Indonesia bisa memenuhi kuota Asian Games di panjat tebing

Kejuaraan Asia 2026 di Meishan ini akan jadi kualifikasi juga untuk Asian Games 2026. Pelatih tim panjat tebing Indonesia, Galar Pandu Asmoro, yakin Indonesia bisa memenuhi semua kuota yang ada di ajang tersebut.
"InsyaAllah di Meishan nanti mereka bisa membuktikan layak tampil di Asian Games 2026. Target saya adalah kuota penuh, kami bisa mengirimkan atlet di semua nomor," ujar Galar.
Untuk kuota di Asian Games 2026 nanti, setiap negara maksimal mengirim dua atlet di setiap nomor. Rinciannya, speed dua putra dan dua putri, lead dua putra dan dua putri, serta boulder dua putra dan dua putri.


















