Update Peringkat BWF 4 Ganda Putra Indonesia usai Australian Open 2026

BWF telah merilis pembaruan peringkat dunia terbaru setelah selesainya rangkaian turnamen Australian Open 2026 pada 9–14 Juni 2026 di Sydney, Australia. Turnamen BWF Super 500 tersebut menjadi salah satu ajang penting yang turut memengaruhi posisi para pebulu tangkis di klasemen dunia, termasuk dari sektor ganda putra. Pada edisi tahun ini, Indonesia tidak berhasil meraih gelar juara di sektor ganda putra, meski tetap mampu menembus partai final dan mengamankan posisi runner-up.
Hasil tersebut menjadi pembeda dibandingkan tahun sebelumnya ketika ganda putra Indonesia tampil dominan hingga menciptakan all Indonesian final dan membawa pulang satu gelar juara. Perubahan hasil di Australian Open 2026 ini tentu berpengaruh terhadap perolehan poin dan posisi keempat pasangan ganda putra Indonesia di ranking BWF terbaru. Lalu, bagaimana tepatnya update peringkat terbaru empat ganda putra Indonesia usai tampil di Australian Open 2026?
1. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani bertahan di peringkat ketujuh dunia
Berbeda dengan tahun lalu yang terhenti di babak semifinal, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani berhasil mencatatkan hasil yang lebih baik pada Australian Open 2026. Pasangan independen Indonesia tersebut mampu melaju hingga partai final dan finis sebagai runner-up. Capaian itu sekaligus menambah perolehan poin mereka di ranking BWF.
Meski demikian, tambahan poin tersebut belum cukup untuk mengangkat posisi Sabar/Reza di ranking dunia. Mereka tetap bertahan di peringkat ketujuh dunia dalam pembaruan ranking BWF terbaru. Sabar/Reza juga kembali gagal meraih gelar juara setelah kalah dari pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, dalam dua game langsung pada laga final.
2. Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi naik satu tingkat
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi menjadi salah satu ganda putra Indonesia yang mengalami kenaikan posisi dalam pembaruan ranking BWF usai Australian Open 2026. Pasangan muda Indonesia tersebut naik satu tingkat dan kini menempati peringkat 36 dunia. Kenaikan ini menjadi modal positif bagi Ali/Devin untuk terus bersaing di level internasional.
Menariknya, peningkatan peringkat tersebut diraih meski langkah mereka di Australian Open 2026 terhenti lebih awal. Ali/Devin harus angkat koper setelah kalah dari pasangan Hong Kong pada laga perdana. Meski gagal menambah banyak poin dari turnamen tersebut, mereka tetap berhasil memperbaiki posisi di ranking dunia terbaru.
3. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kini menduduki peringkat ke-91 dunia
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juga mencatat perbaikan posisi dalam pembaruan ranking BWF usai Australian Open 2026. Pasangan yang kembali dipasangkan tersebut naik 18 tingkat dan kini menempati peringkat ke-91 dunia. Kenaikan ini menjadi perkembangan positif bagi Leo/Daniel dalam upaya menembus kembali persaingan di papan atas ganda putra dunia.
Peningkatan peringkat tersebut diraih setelah Leo/Daniel mencatatkan perjalanan hingga babak kedua di Australian Open 2026. Langkah mereka kemudian terhenti usai menghadapi pasangan unggulan kedua asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang. Leo/Daniel harus mengakui keunggulan lawannya setelah kalah dalam dua game langsung dan gagal melaju ke babak perempat final.
4. Muh Putra Erwiansyah/Bagas Maulana naik signifikan
Muh Putra Erwiansyah/Bagas Maulana menjadi pasangan yang mencatat kenaikan peringkat paling signifikan di antara empat ganda putra Indonesia yang dibahas dalam daftar ini. Mereka melonjak 70 posisi dan kini menempati peringkat 220 dunia pada ranking BWF terbaru. Kenaikan tersebut menunjukkan adanya peningkatan perolehan poin yang membantu Putra/Bagas memperbaiki posisinya di ranking dunia.
Meski berhasil mendongkrak peringkat secara signifikan, hasil yang diraih Putra/Bagas di Australian Open 2026 tidak terlalu memuaskan. Mereka harus terhenti pada laga perdana setelah kalah dari pasangan Malaysia dalam dua game langsung. Kekalahan tersebut membuat langkah Putra/Bagas berakhir lebih cepat di turnamen BWF Super 500 tersebut.
Secara keseluruhan, keempat pasangan ganda putra Indonesia menunjukkan dinamika yang berbeda dalam pembaruan ranking BWF usai Australian Open 2026. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani mampu mempertahankan posisinya di peringkat ketujuh dunia, sementara tiga pasangan lainnya berhasil mencatat kenaikan peringkat meski tidak melangkah jauh di turnamen tersebut. Hasil ini menjadi modal penting bagi para ganda putra Indonesia untuk terus memperbaiki posisi mereka pada turnamen-turnamen BWF berikutnya.

















