Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Viktor Axelsen Pensiun, Legenda Dua Emas Olimpiade

Viktor Axelsen Pensiun, Legenda Dua Emas Olimpiade
Tunggal putra Denmark dan peraih dua medali emas Olimpiade, Viktor Axelsen (IDN Times/Aditya Mustaqim)
Intinya Sih

  • Viktor Axelsen resmi pensiun dari bulu tangkis internasional akibat cedera punggung serius yang tak kunjung pulih, setelah terakhir tampil di French Open 2025.
  • Axelsen mencatat sejarah dengan dua medali emas Olimpiade di Tokyo 2020 dan Paris 2024, serta satu perunggu di Rio 2016, menjadikannya legenda tunggal putra dunia.
  • Ia pernah menduduki peringkat satu dunia selama total 183 pekan, termasuk 132 pekan berturut-turut, sebelum cedera membuatnya turun ke posisi ke-89 pada Maret 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Dunia bulu tangkis kehilangan salah satu ikon terbesarnya. Tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, resmi memutuskan pensiun dari kancah internasional setelah mengalami cedera punggung serius yang tak kunjung pulih.

Keputusan ini sontak menjadi sorotan global. Maklum, Axelsen bukan sekadar pemain elite. Ia merupakan simbol dominasi dan konsistensi dalam satu dekade terakhir.

Sepanjang musim 2026, Axelsen belum sekalipun turun bertanding. Penampilan terakhirnya tercatat di ajang BWF Super 750 French Open 2025, saat ia terhenti di perempat final. Sementara itu, gelar terakhir yang berhasil ia amankan adalah BWF Super 300 German Open 2025.

Berikut jejak prestasi gemilang yang mengukuhkan nama Axelsen sebagai legenda bulu tangkis dunia:

1. Dua kali emas Olimpiade

WhatsApp Image 2025-10-02 at 22.51.02 (2).jpeg
Tunggal putra Denmark dan peraih dua medali emas Olimpiade, Viktor Axelsen (IDN Times/Aditya Mustaqim)

Viktor Axelsen mencatatkan prestasi luar biasa di panggung Olimpiade dengan torehan medali di tiga edisi berbeda. Ia meraih medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020 (yang digelar 2021 akibat pandemi COVID-19) dan kembali mengulang sukses tersebut di Olimpiade Paris 2024.

Sebelumnya, pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Axelsen lebih dulu mencicipi podium dengan meraih medali perunggu. Konsistensi ini menempatkannya sebagai salah satu tunggal putra paling sukses dalam sejarah Olimpiade.

2. Ratusan pekan jadi raja dunia

Viktor Axelsen (instagram.com/viktoraxelsen)
Viktor Axelsen (instagram.com/viktoraxelsen)

Dominasi Axelsen juga tercermin dari posisinya di puncak ranking dunia. Berdasarkan data Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), ia menghabiskan total 183 pekan sebagai peringkat satu dunia, sebuah capaian yang menegaskan superioritasnya.

Lebih impresif lagi, Axelsen sempat mempertahankan posisi tersebut selama 132 pekan berturut-turut, menjadikannya salah satu periode terpanjang dalam sejarah bulu tangkis modern.

Namun, cedera yang membekapnya membuat peringkatnya merosot tajam. Per 10 Maret 2026, Axelsen tercatat berada di peringkat ke-89 dunia sebelum akhirnya memutuskan menutup karier profesionalnya.

3. Catatan capaian prestasi Axelsen sepanjang karier

WhatsApp Image 2025-10-02 at 22.51.02.jpeg
Tunggal putra Denmark dan peraih dua medali emas Olimpiade, Viktor Axelsen (IDN Times/Aditya Mustaqim)

Berikut jajaran prestasi Viktor Axelsen sepanjang karier:

2004: 

Junior:

Emas European U-17 Championships 2009
Emas BWF World Junior Championships 2010
Perak BWF World Junior Championships 2011
Emas European Junior Championships 2011

Kejuaraan Dunia:

Emas BWF World Championships 2017 dan 2022
Perunggu BWF World Championships 2014

Olimpiade:

Emas Olimpiade Games Tokyo 2020
Emas Olimpiade Games Paris 2024
Perunggu Olimpiade Games Rio 2016

Thomas Cup:

Juara Thomas Cup 2016
Perunggu Thomas Cup 2012 dan 2018

Sudirman Cup:

Perunggu Sudirman Cup 2013

Kejuaraan Eropa:

Emas European Championships 2016, 2018, 2022, 2023

Super Series Final:

Juara Dubai World Superseries Final 2016, 2017 

World Tour Finals:
Juara BWF World Tour Finals 2016, 2021, 2022, 2023

BWF World Tour Series:

All England Open (2020, 2022), Malaysia Open (2022, 2023), Indonesia Open (2021, 2022, 2023), India Open (2017, 2018, 2019, 2025), Japan Open (2017, 2023), China Open (2023), Denmark Open (2021), Indonesia Masters (2022), Malaysia Masters (2018, 2024), Hong Kong Open (2024), Kumamoto Masters Japan (2023), German Open (2025), French Open (2022), Swiss Open (2014, 2021), Thailand Open (2021), Spain Masters (2019, 2020), Denmark International (2013), Dutch International (2013), Spanish Open (2011), Cyprus International (2010)

Share
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More