5 Pemain Muda Potensial Turki, Calon Juru Selamat Timnas?

Sejak era 2010-an sampai sekarang, sepak bola Turki gagal menunjukkan prestasi berarti. Penampilan terbaik mereka berhenti pada tahun 2000-an dengan menembus semifinal Piala Dunia 2002 dan Euro 2008.
Usai itu, mereka kesulitan untuk lolos ke putaran final Piala Dunia. Begitu pun di ajang Euro, Turki biasanya berhenti sampai fase grup.
Sejumlah pengamat dan peneliti melihat kecenderungan ini disebabkan minimnya komitmen pemangku kebijakan klub untuk memprioritaskan program pembinaan pemain muda. Hasilnya pun terlihat dari minimnya pemain muda potensial asal Turki yang berlaga di liga elite Eropa.
Namun, di balik berbagai kebijakan yang tak berpihak pada mereka, muncul sejumlah pemain muda potensial di Turki. Berikut beberapa nama yang dimaksud.
1. Ozan Kabak

Meski masih berusia muda, Ozan Kabak sudah punya segudang pengalaman mengesankan dalam kariernya. Ia pertama kali bermain di luar Turki bersama klub Jerman, VfB Stuttgart, pada musim dingin 2019.
Selang enam bulan, tepatnya pada musim panas 2019, Kabak pindah ke Schalke 04. Tak sampai setahun, Liverpool yang krisis pemain belakang meminjamnya. Sayangnya, Kabak ternyata tak dapat jam bermain yang memadai. Ia dipinjamkan lagi ke Norwich yang juga tak memberinya banyak kesempatan bermain reguler.
Pada musim panas 2022, klub papan bawah Bundesliga, TSG Hoffenheim, bersedia menampungnya dari Schalke. Di sinilah Kabak mulai menemukan ritme permainan yang pas. Layaknya ketika bermain di Stuttgart, ia kembali jadi bek tengah andalan dan menariknya cukup produktif menyumbang assist.
2. Arda Guler

Belum genap berusia 18 tahun, Arda Guler sudah jadi salah satu nama yang ramai dibicarakan di Turki. Melansir artikel Goal, ia disebut menarik perhatian sejumlah scout agent dari klub-klub raksasa Eropa.
Guler debut di liga utama Turki, Super Lig, pada musim 2021/2022 bersama Fenerbahce dan langsung menuai pujian. Dalam 12 pertandingan saja, ia berhasil mencetak 3 gol dan menyumbang 3 assist.
Pada paruh musim 2022/2023, Guler yang baru bermain dalam 8 pertandingan telah menjebloskan 2 gol untuk timnya. Melihat prestasinya sejauh ini, ia punya potensi jadi penyelamat sepak bola Turki di masa depan.
3. Orkun Kokcu

Turki juga bisa menggunakan jasa Orkun Kokcu. Pemain kelahiran Belanda ini saat ini bermain secara rutin untuk Feyenoord. Grafik performanya terus meningkat sejak bergabung dengan tim utama pada musim 2018/2019.
Puncaknya pada musim 2021/2022, Kokcu berhasil menyumbang 9 gol dan 9 assist untuk seluruh pertandingan timnya di berbagai kompetisi dan turnamen. Pada 2022/2023, Kokcu berpotensi memecahkan rekor baru bersama Feyenoord. Selama paruh musim ini, ia sudah mencetak 10 gol dan 2 assist.
4. Kerem Akturkoglu

Pada musim 2021/2022 lalu, Kerem Akturkoglu berhasil mencuri perhatian publik pada ajang UEFA Europa League. Terutama dalam pertandingan lawan Barcelona. Ia juga andalan Galatasaray di Super Lig dengan sumbangan 10 gol dan 9 assist dalam 37 pertandingan yang dilakoninya pada musim tersebut.
Salah satu petinggi Galatasaray, Isitan Gun, dilansir Daily Sabah, mengaku bahwa Akturkoglu diminati beberapa klub asal Spanyol dan Inggris. Sampai sekarang kabar tersebut belum terealisasi.
5. Dogan Alemdar

Dogan Alemdar merupakan kiper pelapis di Stade Rennais FC atau Rennes. Walau belum jadi pilihan utama, tiap musimnya, Alemdar rata-rata diturunkan dalam belasan pertandingan Ligue 1.
Ia bergabung dengan Rennes pada musim 2021/2022 dari klub masa kecilnya, Kayseripor. Tampaknya Rennes terkesima dengan penampilannya di Super Lig pada musim 2020/2021. Kala itu, ia mencetak rekor 9 clean sheet dari 28 pertandingan.
Selain generasi emas alumni Piala Dunia 2002 macam Rustu, Hakan Sukur, dan Emre Belozoglu, hanya Arda Turan satu-satunya pemain Turki yang namanya membekas di benak pencinta sepak bola dunia.
Dengan kemunculan beberapa pemain muda potensial berusia di bawah 25 tahun di atas, apakah cukup bagi Turki untuk merasa optimis dengan masa depan prestasi sepak bolanya? Atau sebaliknya, akankah nama-nama tadi hanya jadi angin lalu?


















