Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Pemain Barcelona dan Borussia Dortmund sebelum Karim Adeyemi
potret markas Barcelona, Camp Nou (pexels.com/davidpickup)

Barcelona memperkenalkan Karim Adeyemi sebagai rekrutan terbarunya pada musim panas 2026. Transfer senilai 22 juta euro atau Rp450 miliar menjadi kesepakatan kepindahannya dari Borussia Dortmund. Dalam sejarahnya, sejumlah pemain pernah membela dua klub tersebut. Sebelum Karim Adeyemi, berikut tujuh pemain yang bela Barcelona dan Borussia Dortmund per 24 Juli 2026.

1. Kevin Prince Boateng sama-sama membela kedua klub sebagai pemain pinjaman

Kevin Prince Boateng pernah memperkuat Barcelona dan Borussia Dortmund sebagai pemain pinjaman. Pemain berpaspor Ghana ini membela Borussia Dortmund dulu. Ia menjalani masa peminjaman pada paruh kedua 2008/2009. Ia mampu diandalkan dalam sebelas penampilan. 

Setelah itu, Boateng bertualang ke beberapa klub sebelum akhirnya berlabuh ke Barcelona sedekade kemudian. Pada Januari 2019, ia dipinjamkan Sassuolo. Ia hanya empat kali tampil bersama Barcelona. Ini membuatnya tidak dipermanenkan pada musim panas 2019. Meski demikian, ia berhasil membantu Barcelona menjuarai LaLiga Spanyol 2018/2019. 

2. Marc Bartra diandalkan di barisan pertahanan Barcelona dan Borussia Dortmund

Marc Bartra menimba ilmu di akademi La Masia pada 2002–2012. Debutnya terjadi pada 2010, tetapi baru naik ke tim utama mulai 2012/2013. Setelah itu, performanya menjanjikan sebagai pemain muda. Ia dipercaya bermain dalam 103 penampilan dengan 6 gol dan 6 assist. Selama 4 tahun di tim utama, ia menghadirkan 12 trofi, termasuk LaLiga dan Liga Champions Eropa.

Berkat kiprah apiknya tersebut, Borussia Dortmund kepincut sehingga merekrutnya pada musim panas 2016. Bartra berada di klub Jerman tersebut selama 1,5 tahun hingga Januari 2018. Meski singkat, ia mampu menjadi andalan melalui 51 pertandingan dengan 5 gol dan 5 assist. Ia kembali ke Spanyol setelah dibeli Real Betis. Hingga kini, Bartra masih bertahan di sana. 

3. Paco Alcacer berhasil tampil moncer di Barcelona dan Borussia Dortmund

Barcelona merekrut Paco Alcacer pada musim panas 2016. Kala itu, ia dibeli sebagai pelapis Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar Jr. Meski hanya sebagai opsi, performanya selama 2 tidak buruk. Dari 50 laga, ia berkontribusi 15 gol dan 8 assist. Ia berhasil meraih tiga trofi. 

Merasa kurang menit bermain reguler, Alcacer berlabuh ke Borussia Dortmund sebagai pemain pinjaman pada musim panas 2018. Berkat performa menjanjikan, ia dipermanenkan Borussia Dortmund. Namun, kedatangan Erling Haaland pada Januari 2020 membuatnya terpinggirkan. Meski pada paruh pertama 2019/2020 tampil apik, ia memilih untuk hengkang ke Villarreal. Selama 1,5 musim, Alcacer menghasilkan 26 gol dan 4 assist dari 46 pertandingan. 

4. Berkat performa apik di Borussia Dortmund, Barcelona membayar mahal Ousmane Dembele

Ousmane Dembele tampil sensasional bersama Borussia Dortmund pada 2016/2017. Kala itu, ia mengemas 10 gol dan 21 assist dari 50 laga. Berkat performa ini, Barcelona rela memecahkan rekor transfer klub dengan memboyongnya seharga 148 juta euro (Rp3,02 triliun). 

Sayangnya, karier Dembele tak secemerlang yang diharapkan. Berstatus pemain muda potensial, ia gagal memenuhi ekspektasi. Faktor cedera berulang membuatnya kerap absen. Kendati berada di Camp Nou selama 6 tahun, ia hanya memainkan 185 laga dengan 40 gol dan 41 assist. Ia kemudian dijual kepada Paris Saint-Germain pada musim panas 2023. 

5. Pierre-Emerick Aubameyang sama-sama diandalkan di lini serangan

Kiprah Pierre-Emerick Aubameyang dikenal luas ketika membela Borussia Dortmund pada 2013–2018. Selama 4,5 tahun di Signal Iduna Park, ia menjadi sosok penting berkat koleksi 141 gol dan 36 assist dari 213 laga. Ia sukses mengoleksi trofi DFB-Pokal dan DFL-Supercup. 

Sementara di Barcelona, kontribusinya hadir ketika klub terpuruk. Kendati hanya 6 bulan berada di Camp Nou, Aubameyang menjadi sosok penyelamat. Pada paruh kedua 2021/2022, ia mengemas 13 gol dan 1 assist dari 24 laga. Berkat performa ini, ia membantu finansial Barcelona setelah terjual 12 juta euro (Rp245 miliar) kepada Chelsea pada musim panas 2022. 

6. Impresif bersama Borussia Dortmund, Ilkay Guendogan hanya semusim di Barcelona

Ilkay Guendogan membela Borussia Dortmund selama 5 tahun pada 2011–2016. Ia membantu tim kompetitif melalui 15 gol dan 19 assist dari 157 penampilan. Ia berhasil membawa Borussia Dortmund mendapatkan titel juara Bundesliga, DFB-Pokal, dan DFL-Supercup. Berkat kiprahnya ini, Manchester City kepincut. Ia bertahan di klub Inggris itu 6 tahun hingga 2023.

Setelah sukses di Manchester City, Guendogan berlabuh ke Barcelona secara bebas transfer. Namun, kariernya singkat selama semusim pada 2023/2024. Meski produktif dengan 5 gol dan 14 assist dari 51 laga, ia dilepas pada musim panas 2024. Faktor gaji tinggi membuatnya tak diperpanjang. Guendogan lalu kembali ke Manchester City dan kini membela Galatasaray.

7. Robert Lewandowski menjadi mesin gol Borussia Dortmund dan Barcelona

Robert Lewandowski mencuri atensi sepak bola ketika menjadi ujung tombak serangan Borussia Dortmund. Selama 4 tahun pada 2010–2014, ia mengemas 103 gol dan 42 assist dari 187 penampilan. Ia sukses menghadirkan dua trofi Bundesliga. Performa apik ini membuat Bayern Munich kepincut. Ia berada di sana selama 8 tahun dengan bergelimang kesuksesan. 

Selepas dari Bayern Munich, Lewandowski bergabung dengan Barcelona pada musim panas 2022. Kendati datang pada usia tak lagi muda, ketajamannya tak berkurang. Ia membantu Barcelona melewati periode buruk hingga kembali konsisten. Pada musim panas 2026, ia pergi setelah 4 tahun di Camp Nou dengan total 120 gol dan 24 assist dari 193 penampilan. 

Beberapa pemain yang sebelumnya apik di Borussia Dortmund berhasil meneruskan konsistensinya bersama Barcelona. Kini, Karim Adeyemi punya kans mengikuti jejak para pendahulunya. Berbekal catatan 36 gol dan 25 assist dari 146 laga bersama Borussia Dortmund, pemain berpaspor Jerman ini siap lebih produktif dengan Barcelona. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article