Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Pemain yang Pernah Bela Real Madrid dan Atletico Madrid

7 Pemain yang Pernah Bela Real Madrid dan Atletico Madrid
ilustrasi Real Madrid (unsplash.com/alfonsoac)
Intinya Sih
  • Rivalitas Real Madrid dan Atletico Madrid dikenal panas, namun sejumlah pemain pernah membela kedua klub meski atmosfer dan identitasnya sangat berbeda.
  • Courtois, Llorente, Morata, Sanchez, dan Reyes menjadi contoh pemain yang sukses di dua sisi rivalitas dengan kontribusi penting bagi masing-masing tim.
  • Raul Gonzalez dan Juanfran menunjukkan kisah unik karena keduanya memulai karier dari akademi lawan sebelum menjadi ikon di klub yang mereka bela.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Rivalitas antara Real Madrid dan Atletico de Madrid dikenal sebagai salah satu yang paling panas di dunia sepak bola. El Derbi de Madrid bukan sekadar pertandingan, tetapi juga soal gengsi, sejarah, dan identitas dua klub ibu kota Spanyol.

Namun menariknya, di balik rivalitas tersebut, ada sejumlah pemain yang pernah membela kedua tim. Dari bintang modern hingga legenda, mereka pernah merasakan atmosfer ruang ganti yang berbeda, baik di Santiago Bernabéu maupun Wanda Metropolitano.

Berikut daftar pemain yang pernah membela Real Madrid dan Atletico Madrid.

1. Wajah modern derbi lewat Courtois dan Llorente

Wanda Metropolitano
ilustasi Atletico MAdrid (unsplash.com/yuuudini)

Thibaut Courtois menjadi salah satu contoh paling kontroversial. Courtois pernah membawa Atletico menjuarai LALIGA sebelum akhirnya pindah ke Real Madrid pada 2018. Kini, Courtois justru menjadi pilar utama Los Blancos dengan berbagai gelar, termasuk Liga Champions.

Sementara itu, Marcos Llorente punya cerita berbeda. Llorente malah merupakan produk akademi Real Madrid. Namun, Llorente menemukan performa terbaiknya setelah pindah ke Atletico. Di bawah asuhan Diego Simeone, Llorente berkembang menjadi pemain kunci di lini tengah.

2. Awalnya Rival, Morata, Sanchez dan Reyes jadi andalan

ilustrasi bola LaLiga Spanyol
ilustrasi bola LaLiga Spanyol (unsplash.com/vikramtkv)

Alvaro Morata adalah contoh pemain yang pernah berada di dua sisi rivalitas. Morata memulai karier profesionalnya di Real Madrid dan kemudian mencatatkan 63 penampilan serta 25 gol di LALIGA.

Morata lalu mencicipi panggung Liga Inggris sebelum kembali ke Madrid untuk membela Atletico. Morata tampil produktif dengan puluhan gol dan berubah dari rival paling berbahaya menjadi andalan Atletico.

Cerita serupa terjadi pada legenda seperti Hugo Sanchez. Dia sukses besar di Real Madrid setelah sebelumnya bersinar di Atletico. Bersama Real Madrid, Sanchez mencetak 82 gol dalam 162 penampilan.

Hal serupa terjadi pada Jose Antonio Reyes. Dia membantu Real Madrid meraih gelar LALIGA musim 2006/07, termasuk mencetak dua gol penting di laga terakhir melawan RCD Mallorca. Setelah itu, Reyes bergabung dengan Atlético dan menghabiskan lima tahun di sana. Reyes ikut membantu tim memenangkan dua gelar Liga Europa.

3. Bahkan dimulai dari akademi

ilustrasi sepak bola
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Gonzalo Acuna)

Kisah menarik datang dari Raul Gonzalez. Meski dikenal sebagai legenda Real Madrid, Gonzalez sebenarnya memulai karier di akademi Atletico sebelum pindah dan menjadi ikon Los Blancos.

Gol pertama Gonzalez tercipta di El Derbi de Madrid saat usianya baru 17 tahun. Kala itu, Real Madrid menang 4-2.

Sementara itu, Juanfran justru memulai perjalanan sepak bolanya dari Real Madrid sebelum menjadi legenda Atletico. Setelah memulai dari akademi Los Blancos, Juanfran menjalani debut tim utama sebagai pemain pengganti Roberto Carlos.

Sempat membela RCD Espanyol dan CA Osasuna, Juanfran bergabung dengan Atletico dan bertransformasi dari winger menjadi bek kanan andalan klub.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in Sport

See More