Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Amorim Jadi Manajer ke-10 yang Dipecat MU Pasca Era Ferguson

Old Trafford, Manchester United
fasad Old Trafford, kandang Manchester United (unsplash.com/Nat Callaghan)
Intinya sih...
  • Manchester United pecat manajer ke-10, Ruben Amorim, setelah 14 bulan bekerja.
  • Amorim jadi manajer kedua asal Portugal yang dipecat oleh MU.
  • Sebelum dipecat, Amorim mengkritik manajemen dan meminta semua departemen bekerja dengan baik.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Manchester United kembali melakukan pemecatan terhadap manajer di tengah musim. Terbaru, MU mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim.

Kepastian perginya Amorim ini diwartakan MU via situs resmi klub. Dikontrak selama 18 bulan per November 2024, dia harus hengkang dari Old Trafford setelah 14 bulan bekerja.

"Ruben Amorim telah meninggalkan jabatannya sebagai Pelatih Kepala Manchester United," tulis Manchester United dalam laman resminya pada Senin (5/1/2026).

Dengan begini, Amorim jadi manajer ke-10 yang MU pecat selepas era Sir Alex Ferguson. Dia mengikuti jejak para pendahulunya macam David Moyes, Ryan Giggs, Louis van Gaal, Ole Gunnar Solskjaer, Michael Carrick, Ralf Rangnick, Erik ten Hag, dan Ruud van Nistelrooy.

Dalam rentang waktu yang sama, Amorim jadi orang Portugal kedua yang MU pecat dari posisi manajer. Sebelumnya, Setan Merah juga sempat memecat Jose Mourinho pada 2018 silam.

Sebelum dipecat, Amorim sempat mengeluarkan kata-kata panas yang menampar manajemen MU. Kata-kata ini keluar selepas MU ditahan imbang Leeds United dalam laga pekan 20 Premier League 2025/26.

"Saya adalah manajer di sini (MU), bukan pelatih. Itu sudah jelas. Kontrak saya selama 18 bulan di sini, dan itu adalah sebagai manajer, bukan pelatih kepala biasa," ujar Amorim, dilansir Mirror.

Lebih lanjut, Amorim pun meminta semua departemen yang ada di MU mengerjakan tugasnya dengan baik. Hal ini berkaitan dengan kebijakan transfer tim dan hubungan kerjanya dengan Direktur Sepak Bola MU, Jason Wilcox.

Sosok asal Portugal itu muak dengan dinamika internal yang terjadi di MU sekarang. Dia pun sempat mengatakan tak akan menyerah, sampai akhirnya dia dipecat dan ada yang menggantikan posisinya.

"Jika orang-orang tak bisa menangani kritik-kritik dari luar, macam dari Gary Neville, semua jajaran klub harus dirombak. Sekali laig saya tegaskan, saya adalah manajer MU, bukan pelatih. Semua harus menjalankan tugasnya dengan baik," kata Amorim.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More

John Herdman Mau Tinggal di Indonesia, Oki Rengga: Langkah Tepat

07 Jan 2026, 09:03 WIBSport