Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa Sanksi buat Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026?

Apa Sanksi buat Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026?
potret bendera Iran (pexels.com/Engin Akyurt)
Intinya Sih
  • Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menegaskan negaranya tidak akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026 karena alasan keamanan dan konflik politik dengan Amerika Serikat.
  • Jika Iran resmi mundur, FIFA dapat menjatuhkan denda hingga dua kali lipat tergantung waktu pengunduran diri, serta mewajibkan pengembalian dana persiapan dan kontribusi turnamen.
  • FIFA memiliki opsi merelokasi pertandingan Iran ke Kanada atau Meksiko demi alasan keamanan, namun keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan otoritas tertinggi sepak bola dunia itu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Wacana Iran memboikot Piala Dunia 2026 kian menguat, menyusul pernyataan Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali. Atas wacana tersebut, Team Melli kini dihantui sanksi dari FIFA.

Donyamali menyatakan Iran tidak akan menginjakkan kaki di negara musuh dalam kondisi apa pun. Iran mengkhawatirkan keamanan dan keselamatan para pemainnya, yang tidak ada jaminan.

"Mengingat rezim korup ini (AS) telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia. Mereka telah memaksakan dua perang kepada kami selama delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh ribuan rakyat. Oleh karena itu, kami tentu tidak dapat hadir (di Piala Dunia)," kata Donyamali dikutip dari Al Jazeera.

Menilik regulasi kompetisi, Iran berpotensi mendapat sanksi dari FIFA. Namun, ada pula pasal yang mengatur agar Team Melli bisa tetap berkompetisi.

1. Apa sanksi dari FIFA?

Sanksi yang mengintai tidak hanya berupa denda finansial yang fantastis, tetapi juga diskualifikasi dari ajang internasional di masa depan. Aturan ini tertuang jelas dalam regulasi turnamen Pasal 6 tentang penarikan diri dan pertandingan yang ditinggalkan.

FIFA akan melihat kapan tepatnya Iran menyatakan mundur secara resmi. Jika mundur paling lambat 30 hari sebelum pertandingan pertama, Iran akan didenda minimal 250.000 Swiss Franc, sekitar Rp5,4 miliar, oleh Komite Disiplin FIFA.

Namun, jika penarikan diri itu kurang dari 30 hari sebelum kick-off, dendanya melonjak dua kali lipatnya. Selain denda, Iran juga diwajibkan mengembalikan seluruh uang persiapan tim dan kontribusi turnamen yang telah diberikan oleh FIFA.

2. Ancaman ditangguhkan dari kompetisi FIFA

Hukuman akan jauh lebih berat jika Iran mundur saat turnamen sudah resmi berjalan. Otoritas tertinggi sepak bola itu berhak menjatuhkan sanksi tambahan yang mengancam masa depan sepak bola negara tersebut.

Sebab, sanksi terberat yang menanti adalah larangan tampil di kompetisi naungan FIFA berikutnya. Selain itu, mereka harus menanggung ganti rugi finansial kepada FIFA, anak perusahaan lokal, maupun negara peserta lain yang terkena dampak.

3. Opsi relokasi laga sebagai jalan tengah

Sebenarnya, jika murni masalah keamanan akibat elaskasi yang terus meningkat, FIFA memiliki wewenang untuk menengahinya. Pasal 6.9 menyatakan FIFA berhak menjadwalkan ulang atau merelokasi pertandingan ke tempat lain dengan alasan keselamatan dan keamanan tim.

Artinya, Iran yang tergabung dalam Grup G dan dijadwalkan berlaga di AS bisa dipindahkan ke negara tuan rumah lainnya, seperti Kanada atau Meksiko. Namun, keputusan relokasi ini sepenuhnya merupakan hak prerogatif mutlak dari pihak FIFA.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More