Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Iran Boikot Piala Dunia 2026: Kami Tidak Bisa Hadir

Iran Boikot Piala Dunia 2026: Kami Tidak Bisa Hadir
ilustrasi trofi Piala Dunia (unsplash.com/Fauzan Saari)
Intinya Sih
  • Iran resmi memutuskan boikot Piala Dunia 2026 sebagai bentuk protes atas tewasnya Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan Amerika Serikat dan Israel.
  • Menteri Olahraga Ahmad Donyamali menegaskan keputusan ini didasari alasan keamanan serta harga diri bangsa, karena seluruh laga Iran dijadwalkan di wilayah Amerika Serikat.
  • Pemerintah Iran juga menolak tawaran jaminan keamanan dari FIFA dan Federasi Sepak Bola AS, menyebut situasi politik terlalu berisiko bagi kehadiran Team Melli.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Iran menyatakan tidak akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Keputusan boikot ini diambil sebagai respons kemarahan atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan Amerika Serikat dan Israel.

Kabar itu disampaikan langsung oleh Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali. Dia menyatakan Team Melli tidak akan menginjakkan kaki di negara musuh dalam kondisi apa pun, namun ini baru keputusan sepihak, karena belum adanya pernyataan resmi dari FIFA.

1. Alasan keamanan dan harga diri bangsa

Donyamali khawatir dengan keamanan Team Melli. Itu karena seluruh pertandingan fase grup Iran yang tergabung dalam Grup G akan dimainkan di Amerika Serikat, yakni Los Angeles dan Seattle.

"Mengingat rezim korup ini (AS) telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia," kata Donyamali dikutip dari Al Jazeera.

2. Protes atas jatuhnya ribuan korban jiwa

Serangan militer yang dimulai sejak akhir Februari 2026 lalu telah meluluhlantakkan sebagian wilayah Iran dan memakan korban yang tidak sedikit. Tercatat, lebih dari 1.200 orang tewas dan belasan ribu lainnya luka-luka sejak awal serangan.

"Mereka telah memaksakan dua perang kepada kami selama delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh ribuan rakyat. Oleh karena itu, kami tentu tidak dapat hadir (di Piala Dunia)," ujar Donyamali.

3. Tolak sambutan hangat Federasi AS

Keputusan tegas pemerintah Iran ini sekaligus menepis upaya diplomasi yang coba dibangun Presiden FIFA, Gianni Infantino. Sebelumnya, Federasi Sepak Bola AS juga menyambut baik jika Timnas Iran tetap datang untuk berkompetisi.

Namun, Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, merasa janji keamanan tersebut terdengar tidak masuk akal, mengingat eskalasi yang terus meningkat.

"Siapa orang waras yang akan mengirim tim nasional mereka ke tempat seperti itu?" sentil Mehdi Taj.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More