Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bagaimana Amerika Serikat Mencapai Semifinal Piala Dunia 1930?

Bagaimana Amerika Serikat Mencapai Semifinal Piala Dunia 1930?
ilustrasi Atlanta Stadium di Amerika Serikat (unsplash.com/Janay Peters)
Intinya Sih
  • Amerika Serikat menjadi satu dari 13 peserta Piala Dunia 1930 di Uruguay, berkat undangan FIFA dan perkembangan pesat sepak bola nasional sejak berdirinya federasi pada 1913.
  • Pelatih Robert Millar membawa 16 pemain, sebagian besar keturunan Skotlandia dari American Soccer League, yang sempat dipertanyakan kewarganegaraannya oleh Belgia namun terbukti sah sebagai warga AS.
  • AS menang 3-0 atas Belgia dan Paraguay sebelum kalah 1-6 dari Argentina di semifinal, lalu dinobatkan sebagai peringkat ketiga berkat rekor gol terbaik dibanding Yugoslavia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Sepak bola bukan olahraga paling populer di Amerika Serikat. Namun, hasil terbaik mereka di Piala Dunia justru terjadi pada edisi perdana kompetisi ini, yaitu pada 1930. Kala itu, AS berhasil mencapai semifinal dan dinobatkan sebagai tim yang berhak untuk menempati peringkat ketiga.

1. Sepak bola sudah eksis lama di Amerika Serikat sebelum Piala Dunia 1930

Amerika Serikat merupakan 1 dari 13 peserta di Piala Dunia pertama pada 1930. Mereka bisa terlibat karena sang penyelenggara, FIFA, yang memang menetapkan kontestan bukan lewat kualifikasi, melainkan undangan. AS pun memenuhi permintaan untuk hadir di ajang yang berlangsung di Uruguay ini. Federasi sepak bola mereka sendiri berdiri pada 1913 dan menjadi anggota FIFA setahun berselang.

Kesediaan AS untuk ikut serta tidak terlepas karena sepak bola yang memang tengah sangat berkembang di negara mereka. Dilansir situs resmi Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (US Soccer), pertandingan sepak bola pertama di AS bahkan tercatat terlaksana pada 1866. Ini hanya berselang 3 tahun setelah Football Association (FA) sebagai pembuat aturan resmi perdana sepak bola terbentuk di Inggris.

Timnas AS kemudian terekam bertanding untuk pertama kali pada 1916 dengan melawan Swedia dan Norwegia. American Soccer League sebagai liga profesional pertama di AS terselenggara pada 1921. AS lantas ikut bertarung di Olimpiade 1924 dan 1928 yang diakui FIFA sebagai dua Piala Dunia pertamanya. Serangkaian peristiwa ini menunjukkan demam sepak bola terjadi juga di wilayah mereka.

2. Skuad Amerika Serikat di Piala Dunia 1930 yang dianggap kontroversial

Keberadaan American Soccer League membuat Amerika Serikat memiliki sumber untuk memilih pemain yang bakal dipakai untuk bertarung di Piala Dunia 1930. Namun, bukan berarti mereka bisa mendapatkannya dengan mudah. Sebab, sebagian orang menolak karena bakal kehilangan pemasukan jika menerimanya mengingat statusnya sebagai pemain profesional di klub masing-masing.

Sang pelatih, Robert Millar, pada akhirnya memilih 16 pemainnya. Mereka adalah Jimmy Douglas, Jimmy Gallagher, Bart McGhee, George Moorhouse, James Brown, Andy Auld, Billy Gonsalves, Bert Patenaude, Tom Florie, Raphael Tracey, Alex Wood, James Gentle, Mike Bookie, Arnie Oliver, Philip Stone, dan Frank Vaughn. Dari semuanya, FIFA menyebut, hanya Gentle yang tercatat berstatus pemain amatir.

Sebagian dari nama-nama tersebut memicu polemik dalam laga perdana melawan Belgia. Pihak Belgia mempertanyakan status mereka sebagai warga negara AS. Ini karena aksen yang terdengar seperti orang Skotlandia. Dugaan itu tidak salah. Namun, sosok-sosok yang dimaksud memiliki paspor AS yang sah. Cara berbicara yang asing itu karena mereka memang keturunan Skotlandia. Mereka adalah Auld, Brown, Gentle, Gallagher, McGhee, dan Wood. Begitu pun dengan Millar dan sang pelatih fisik, John Call.

3. Dibantai Argentina setelah menang atas Belgia dan Paraguay

Amerika Serikat pergi untuk bermain di Piala Dunia 1930 pada 13 Juni. Mereka berangkat menggunakan kapal SS Munargo dari Hoboken, New Jersey. Setelah perjalanan 18 hari dengan sempat berhenti di Bermuda and Rio de Janeiro, Brasil, AS akhirnya tiba di Montevideo, Uruguay. Mereka lantas kick-off dengan melawan Belgia di Estadio Parque Central pada 13 Juli. AS menang telak 3-0 berkat gol dari Bart McGhee (23’), Tom Florie (45’), dan Bert Patenaude (69’).

Hasil memalukan tersebut yang membuat Belgia mempertanyakan keabsahan pemain AS. Juara Olimpiade 1920 ini merasa tidak mungkin pemain AS bisa tampil sebagus itu. Namun, kasus akhirnya selesai setelah pengecekan paspor. AS kemudian kembali menang 3-0 atas Paraguay 4 hari berselang. Patenaude menjadi bintang utama dengan mencetak hattrick (10’, 15’, 50’). Ia pun tercatat sebagai orang pertama yang mengukir trigol di Piala Dunia.

AS kemudian melawan Argentina pada semifinal yang berlangsung pada 26 Juli. Nahas, mereka kalah 1-6. Argentina sendiri menyerah 2-4 dari Uruguay pada final (30/7/1930). AS lantas menerima penghargaan sebagai tim yang berhak atas peringkat ketiga di Piala Dunia 1930 karena rekor golnya. Catatan mereka lebih baik dibanding Yugoslavia yang kalah 1-6 dari Uruguay pada semifinal dan menang 2-1 atas Brasil serta 4-0 atas Bolivia pada fase grup.

Di atas kertas, sulit bagi AS untuk menyamai perolehan di Piala Dunia 1930. Kini, mereka tengah menjadi salah satu tuan rumah untuk edisi 2026. Sang pelatih, Mauricio Pochettino, sempat mengungkapkan sebuah pernyataan terbuka yang sangat menarik sebelum kompetisi dimulai. Menurutnya, timnya harus yakin bahwa mereka merupakan salah satu kandidat juara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More