Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Banding Sanksi 7 Pemain Naturalisasi Ditolak CAS, FAM Tetap Kena Hukum
Ilustrasi pengadilan. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • CAS menolak banding FAM terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi Malaysia, menyatakan pelanggaran pemalsuan dokumen terbukti dan larangan 12 bulan tetap berlaku.
  • FAM dijatuhi denda 350 ribu franc Swiss atau sekitar Rp7,5 miliar, sementara ketujuh pemain tetap dilarang tampil di laga resmi selama satu tahun.
  • Meski dilarang bermain, para pemain masih diperbolehkan berlatih dan beraktivitas di klub masing-masing sesuai modifikasi putusan CAS.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menolak banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) soal sanksi larrangan bermain yang dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain naturalisasi mereka.

Dilansir siaran media di laman resmi CAS, Kamis (5/3/2026), sanksi yang dikenakan FIFA kepada tujuh pemain naturalisasi dan FAM tetap berlaku. Mereka menilai, dengan bukti-bukti yang ada, sanksi dari FIFA itu sudah sesuai.

"Setelah mempertimbangkan bukti-bukti, Panel CAS menemukan bahwa pelanggaran pemalsuan dokumen telah terbukti dan larangan 12 bulan merupakan sanksi yang wajar dan proporsional bagi pemain mengingat keterlibatan mereka dalam penipuan ini," bunyi pernyataan CAS.

1. FAM tetap kena denda, sanksi tetap berlaku

Buntut ditolaknya banding mereka ini, FAM akhirnya tetap kena denda sebesar 350 ribu franc Swiss, atau setara Rp7,5 miliar. Mereka tidak selamat dari hukuman.

Selain itu, sesuai sanksi FIFA, ketujuh pemain naturalisasi mereka dilarang main selama 12 bulan, dan karena banding ditolak, hukuman mereka ini tetap berlaku.

2. Ada modifikasi dalam putusan CAS

Ketujuh pemain naturalisasi Malaysia yang terkena sanksi itu adalah Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Sanksi larangan main itu berlaku per Kamis (5/3/2026), dengan pengurangan masa hukuman untuk periode 25 September 2025 hingga 26 Januari 2026. Namun, sesuai putusan CAS, ada modifikasi terhadap sanksi mereka.

Jadi, ketujuh pemain naturalisasi Malaysia ini hanya tidak boleh main saat laga resmi saja selama 12 bulan ke depan. Lalu, apakah mereka boleh beraktivitas di klub?

3. Para pemain ini boleh beraktivitas di klub

Seiring putusan CAS itu, ketujuh pemain naturalisasi ini tetap boleh beraktivitas di klub. Setidaknya, para pemain ini tidak benar-benar menepi dari sepak bola selama 12 bulan ke depan.

"Sesuai dengan Pasal 22 FDC, Panel CAS memutuskan larangan tersebut hanya berlaku untuk pertandingan dan bukan untuk semua aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola. Para pemain dapat melanjutkan latihan bersama klub masing-masing selama masa larangan bermain," tulis CAS.

Dengan begini, FAM dan para pemain naturalisasi mereka tetap kena hukum. Namun, dengan adanya modifikasi ini, setidaknya para pemain masih bisa berkegiata, meski hanya dibatasi di sesi latihan.

Editorial Team