Barella Akui Kemenangan Inter Milan Atas Shakhtar Kurang Layak

Inter Milan meraih kemenangan perdana di Liga Champions musim 2026/27 setelah mengalahkan Shakhtar Donetsk 1-0.
Gol Carlos Augusto pada menit ke-77 menjadi penentu kemenangan Inter setelah Alessandro Bastoni menerima kartu merah.
Nicolo Barella menilai performa Inter kurang meyakinkan dan menyoroti tekanan mental pada awal laga.
Jakarta, IDN Times - Inter Milan akhirnya meraih kemenangan perdana di Liga Champions musim 2026/27. Jerih payah mereka berbuah manis setelah membungkam Shakhtar Donetsk dengan skor 1-0, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB.
Kemenangan Inter lahir berkat gol tunggal Carlos Augusto pada menit ke-77. Namun ternyata, kapten Inter, Nicolo Barella, merasa rekan-rekannya kurang pantas untuk meraih tiga poin meski di depan publik sendiri.
1. Realistis soal performa tim di lapangan
Barella tak menampik Shakhtar Donetsk memberikan perlawanan sangat sengit dengan kualitas permainan yang terorganisir. Sementara, performa Nerazzurri justru kurang menggigit.
Dia juga menyadari kalau publik Giuseppe Meazza sempat merasa tidak puas karena tim tamu sempat mendominasi sebagian besar jalannya laga. Namun menurut Barella, bagaimana pun sepak bola adalah soal hasil akhir.
"Jujur saja, kami sangat membutuhkan kemenangan ini, bermain sepak bola indah memang menyenangkan, tapi yang paling penting hari ini adalah hasil akhirnya," kata Barella selepas laga dikutip dari Football Italia.
2. Terjepit akibat kartu merah Alessandro Bastoni
Kondisi Inter semakin sulit setelah Alessandro Bastoni diusir wasit pada menit 68. Beruntung tuan rumah mampu memaksimalkan satu momentum serangan balik cepat yang diselesaikan dengan dingin oleh Augusto.
"Semua pertandingan Liga Champions itu sulit, Shakhtar Donetsk telah membuktikan bahwa mereka memiliki kualitas, tempo, dan intensitas," ujar Barella.
3. Akui ada masalah mentalitas di awal laga
Barella menyoroti performa loyo Inter di babak pertama yang dinilai kurang bertenaga dan terlihat tegang saat menguasai bola. Dia menduga tekanan harus menang yang dibebankan kepada pemain justru menjadi beban mental.
"Pendekatan awal kami adalah sesuatu yang benar-benar harus kami perbaiki, karena kita sudah sering melihat situasi di mana kami tertinggal lebih dulu," ucap Barella.
























