Bayang-bayang Aksi Maradona dalam Inggris vs Argentina, Messi Bisa Tiru?

- Laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina kembali membangkitkan kenangan akan aksi legendaris Diego Maradona di Piala Dunia 1986.
- Kisah dua gol ikonik Maradona, termasuk 'Tangan Tuhan', menjadi inspirasi bagi skuad Argentina saat menghadapi Inggris setelah pertemuan terakhir pada 2002.
- Alexis Mac Allister menilai hanya Lionel Messi yang mampu menyamai pengaruh Maradona, dengan delapan golnya menjadikannya tumpuan utama Argentina menuju gelar juara.
Jakarta, IDN Times - Pertemuan Inggris versus Argentina di semifinal Piala Dunia 2026 menghadirkan bayangan satu legenda, yakni Diego Maradona. Akso ikoniknya selalu dikenang karena Maradona menjadi penentu kemenangan Argentina atas Inggris di Piala Dunia 1986.
Momennya juga begitu kontroversial dan sensasional. Aksi Maradona terus dibicarakan dari generasi ke generasi, bahkan jadi inspirasi.
1. Satu gol kontroversial, satu gol sensasional
Maradona jadi pusat perhatian saat Argentina jumpa Inggris di perempat final Piala Dunia 1986. Di laga ini, dia mencetak dua gol, satu kontroversial sementara lainnya sensasional.
Yang kontroversial adalah gol pertama. Menerima bola di kotak penalti, Maradona kedapatan memukul bola dengan tangannya, melewati adangan kiper Inggris, Peter Shilton. Gol yang Maradona sebut sebagai 'Tangan Tuhan'.
Gol kedua diciptakan Maradona lewat aksi sensasional. Menerima bola di tengah lapangan, Maradona dengan lincah melewati para pemain Inggris, mengelabui Shilton, lalu mencetak gol, jadi salah satu yang terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.
2. Jumpa lagi dengan Inggris, Maradona jadi inspirasi
Setelah terakhir jumpa pada 2002 silam, Inggris akhirnya jumpa Argentina lagi di Piala Dunia. Kisah Maradona pada 1986 pun jadi inspirasi para pemain Argentina untuk mengalahkan Inggris.
"Klip-klip yang belakangan beredar mengingatkan kami tentang arti penting Diego. Semoga kami dapat mencapai sesuatu seperti 1986," ujar pemain Argentina, Alexis Mac Allister, dilansir ESPN.
3. Berharap meraih gelar bersama Messi
Mac Allister mengungkapkan, mengulangi pencapaian seperti 1986 tak mudah dilakukan. Namun, dia yakin bersama Messi hal itu bisa tercapai. Karena hanya Messi yang sejajar Maradona.
"Mencoba melakukan seperti apa yang dilakukan Diego adalah hal yang mustahil. Mungkin hanya Leo yang bisa melakukannya," ujar Mac Allister.











.jpg)




