Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bek Inter Milan Tersandung Kasus Prostitusi Anak

Bek Inter Milan Tersandung Kasus Prostitusi Anak
Inter Milan jadi Scudetto Serie A musim 2025/26. (AFP/Piero Cruciatti)
Intinya Sih
  • Alessandro Bastoni, bek Inter Milan, tengah diselidiki atas dugaan kasus prostitusi anak yang terjadi enam tahun lalu saat dirinya berusia 20 tahun.
  • Perempuan yang terlibat telah membantah adanya hubungan seksual, sementara Bastoni dan pengacaranya juga menolak tuduhan tersebut namun tetap dimintai keterangan oleh polisi.
  • Selain Bastoni, beberapa pemain seperti Riccardo Calafiori, Daniel Maldini, dan Kevin Bonifazi turut disebut dalam penyelidikan yang bisa berlanjut ke pengadilan atau ditangani pengadilan olahraga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kabar mengejutkan datang dari bek Inter Milan, Alessandro Bastoni. Dia sedang tersandung kasus prostitusi anak dan tengah berada dalam investigasi pihak berwajib.

Bastoni didakwa atas perilakunya enam tahun lalu. Ketika masih berusia 20 tahun, dia pernah mengajak anak perempuan berusia 17 tahun. Tindakan Bastoni dianggap melanggar aturan tentang batas usia atas perempuan.

1. Perempuan yang bersama Bastoni sudah membantah

Dilansir Corriere della Sera, perempuan tersebut sudah diinterogasi oleh kepolisian. Dia membantah melakukan hubungan seksual dengan Bastoni.

Sementara, Bastoni diinterogasi belakangan. Pengacaranya sudah membantah, tapi polisi tetap membutuhkan keterangannya.

2. Bek Arsenal juga terlibat

Dalam kasus ini, sejumlah pihak juga tersandung. Salah satunya adalah bek Arsenal, Riccardo Calafiori, bersama Daniel Maldini dan Kevin Bonifazi.

Ketiganya bisa saja dipanggil polisi untuk dimintai keterangan atas kasus tersebut.

3. Pengadilan Olahraga bisa ambil alih kasusnya

Bastoni bisa saja menghadapi urusan hukum dalam waktu yang panjang jika kasus ini diteruskan ke pengadilan.

Tapi, pengadilan olahraga bisa saja bertindak dan menangani kasus ini lebih cepat karena sistemnya. Itu dikarenakan Bastoni merupakan seorang atlet dan ada indikasi pelanggaran etika atas profesinya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More