4 Bek Italia di Skuad Inter Milan 2025/2026, Ada Alessandro Bastoni!

- Inter Milan musim 2025/2026 memiliki empat bek Italia: Alessandro Bastoni, Francesco Acerbi, Federico Dimarco, dan Matteo Darmian yang memperkuat lini pertahanan di bawah arahan Cristian Chivu.
- Alessandro Bastoni dan Federico Dimarco menjadi andalan utama dengan kontribusi signifikan dalam menjaga pertahanan serta membantu serangan lewat distribusi bola dan kreativitas di sisi kiri lapangan.
- Francesco Acerbi dan Matteo Darmian berperan sebagai pelapis berpengalaman, memberikan kedalaman skuad meski menit bermain mereka terbatas akibat persaingan posisi dan faktor cedera.
Per 1 April 2026, delapan pemain Italia berkarier bersama skuad Inter Milan 2025/2026. Empat di antaranya memiliki posisi asli sebagai bek. Cristian Chivu selaku pelatih ternyata gemar menempatkan tiga bek tengah untuk menjaga jantung pertahanan, sehingga bek kanan dan bek kiri dirotasi ke gelandang menyesuaikan taktik. Sementara itu, I Nerazzurri nyaman memuncaki klasemen hingga pekan ke-30 Serie A Italia musim ini. Lantas, siapa saja pemain yang dimaksud dan seperti apa kontribusinya?
1. Alessandro Bastoni kerap starter sebagai bek tengah
Alessandro Bastoni masih memberikan dampak krusial mengisi posisi bek tengah sehingga kerap starter bersama Inter Milan pada Serie A 2025/2026. Pemain kelahiran Casalmaggiore ini dibekali ketenangan dan kreativitas saat ikut mendistribusikan bola dari area belakang ke depan. Selain itu, dia bisa membaca permainan yang berguna untuk mengantisipasi serangan lawan dan diandalkan dalam duel udara. Hingga pekan ke-30, dirinya menyumbang 1 gol dan 4 assist dari 24 pertandingan.
Inter Milan merogoh kocek 31,1 juta euro (sekitar Rp609,2 miliar) demi mendatangkan Bastoni dari Atalanta pada musim panas 2017. Dirinya ternyata sempat dipinjamkan ke Atalanta dan Parma. Hal ini penting untuk membuat kemampuannya lebih matang dan berkembang. Dia baru bergabung dengan I Nerazzurri lagi pada musim panas 2019.
Bastoni sendiri perlahan tumbuh menjadi sosok penting di posisi bek tengah Inter Milan. Ini membuatnya sulit tergusur dari starter sehingga bisa mengoleksi menit bermain. Dirinya juga pernah dirotasi ke bek kiri dan gelandang kiri. Sejak didatangkan I Nerazzurri, pemain yang kini berusia 26 tahun tersebut merumput 293 kali dengan menorehkan 8 gol dan 30 assist (22.926 menit) di berbagai kompetisi.
2. Francesco Acerbi bertugas sebagai bek tengah pelapis
Pada Serie A 2025/2026, Francesco Acerbi menjalankan tugas sebagai bek tengah pelapis Inter Milan. Pemain yang kini berusia 38 tahun ini kalah bersaing dengan Alessandro Bastoni, Manuel Akanji, dan Yann Bisseck sehingga sering menghabiskan waktu di bangku cadangan. Meski begitu, dia merupakan sosok berpengalaman yang mempunyai jiwa kepemimpinan, ketenangan yang berguna saat mendistribusikan bola dari belakang, dan mampu membaca permainan. Dengan tinggi 192 cm, dia juga solid dalam duel udara. Dirinya baru merumput 14 kali hingga pekan ke-30.
Inter Milan pertama kali mendapat jasa Acerbi melalui peminjaman dari Lazio pada musim panas 2022. Dirinya kemudian dipermanenkan seharga 4 juta euro (sekitar Rp78,3 miliar) pada musim panas 2023. Berkat pengalaman yang dimiliki, pemain kelahiran Vizzolo Predabissi tersebut kerap dipasang sebagai bek tengah utama. Sejak September 2022, dirinya menorehkan 5 gol dan 5 assist di berbagai kompetisi.
3. Federico Dimarco sulit tergantikan dari posisi gelandang kiri utama
Federico Dimarco memperoleh banyak menit bermain bersama Inter Milan pada Serie A 2025/2026. Sebab, putra daerah asli Milan tersebut sulit tergantikan dari posisi gelandang kiri utama. Dirinya dibutuhkan karena mempunyai visi bermain dan kreativitas dalam menciptakan peluang. Berkat stamina mumpuni dan etos kerja tinggi, dia juga bisa naik turun membantu sisi kiri penyerangan dan pertahanan. Hingga pekan ke-30, ia berhasil tampil produktif dengan 6 gol dan 15 assist dari 28 pertandingan (2.232 menit).
Dimarco merupakan produk akademi Inter Milan yang dipromosikan ke skuad senior pada musim panas 2015. Tak langsung lancar, dirinya sempat dipinjamkan kepada banyak klub, seperti Ascoli Calcio, Empoli, FC Sion, Parma, dan Hellas Verona. Langkah tersebut dilakukan agar mendapat jam terbang. Selepas itu, pemain yang kini berusia 28 tahun tersebut tumbuh menjadi andalan sehingga sulit tergantikan dari starter. Selain gelandang kiri, ia beberapa kali ditugaskan sebagai bek kiri dan bek tengah. Sejauh ini, dia mengemas 25 gol dan 49 assist dari 228 pertandingan bersama I Nerazzurri.
4. Matteo Darmian tidak tampil reguler pada Serie A 2025/2026
Matteo Darmian tidak tampil reguler bersama Inter Milan pada Serie A 2025/2026. Selain kalah bersaing dengan Denzel Dumfries serta Luis Henrique di posisi gelandang kanan, dirinya sempat beristirahat cukup lama karena cedera betis. Ini membuatnya mendapat menit bermain sedikit. Meski begitu, ia mempunyai pengalaman dalam menjaga sisi kanan permainan dan tidak ragu melakukan adu fisik dengan lawan. Pemain kelahiran Legnano ini juga menambah opsi rotasi bek tengah. Dia tercatat diturunkan tiga pertandingan (70 menit) hingga pekan ke-30.
Darmian dipinjam Inter Milan dari Parma pada musim panas 2020. Dia lantas dipermanenkan dengan biaya 3,3 juta euro (sekitar Rp65 miliar) pada musim panas 2021. Pemain yang kini berusia 36 tahun tersebut merupakan sosok versatile yang bisa menambah rotasi di lini tengah dan belakang. Ini membuat namanya sering dipercaya masuk daftar starter I Nerazzurri. Sejak diperkenalkan ke Giuseppe Meazza Stadium, dirinya merumput 298 kali dengan menciptakan 14 gol dan 18 assist di berbagai kompetisi.
Keempat bek Italia di atas menghuni skuad Inter Milan 2025/2026. Bastoni memberikan keamanan jantung pertahanan sehingga kerap mengisi posisi bek tengah dan Dimarco sulit tergusur dari gelandang kiri. Sementara, Acerbi dan Darmian harus puas diplot sebagai pelapis dalam skema taktik I Nerazzurri.
















