Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Berwisata Sekaligus Berlari di Geopark Run Series 2026-2027

Berwisata Sekaligus Berlari di Geopark Run Series 2026-2027
Geopark Run Series 2026-2027 siap digelar. (Dok. Kemenpar)
Intinya Sih
  • Geopark Run Series 2026-2027 akan digelar di empat geopark Indonesia: Ijen, Ranah Minang, Ciletuh, dan Belitong dengan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata.
  • Ajang ini menggabungkan olahraga lari dan promosi wisata geopark untuk memperkuat sports tourism serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di berbagai daerah.
  • Rangkaian lomba dimulai Agustus 2026 di Banyuwangi dan berakhir April 2027 di Belitung, menargetkan hingga 10.000 peserta dari berbagai wilayah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Geopark Run Series 2026-2027 akan segera hadir di Indonesia. Ajang yang digagas Gamatera dan Beyond Run ini akan menyajikan lomba lari di empat geopark yang ada di wilayah Indonesia.

Keempat geopark itu adalah Geopark Ijen (Banyuwangi), Ranah Minang (Bukittinggi), Ciletuh (Sukabumi), dan Belitong (Bangka Belitung). Ajang ini pun mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

1. Upaya meningkatkan daya tarik geopark Indonesia

Sejumlah orang berpose di depan layar besar bergambar tebing batu merah dalam acara peluncuran Geopark Run Series 2026-2027.
Geopark Run Series 2026-2027 siap digelar. (Dok. Kemenpar)

Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana, mendukung digelarnya lomba lari yang berkonsep sport tourism ini. Geopark Run Series 2026-2026 dinilai mampu memperkuat pengembangan wisata minat khusus di Indonesia.

"Geopark Run Series menghadirkan konsep yang mengintegrasikan olahraga lari, promosi destinasi geopark Indonesia, sekaligus langkah nyata dalam memperkuat pengembangan sports tourism di Indonesia," ujar Widiyanti dalam sesi jumpa pers di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

2. Demi menghidupkan ekonomi lokal

Lima orang berpose di atas panggung dalam peluncuran Geopark Run Series 2026-2027 dengan latar layar besar bertema wisata alam Indonesia.
Geopark Run Series 2026-2027 siap digelar. (Dok. Kemenpar)

Ketua Pelaksana Geopark Run Series, Ihsan Ramadhi Putra, mengatakan event tidak sekadar kompetisi, tetapi juga gerakan sport tourism yang sehat, inklusif, dan mampu menghidupkan ekonomi lokal.

"Geopark Run Series hadir bukan sekadar event lari. Ini adalah gerakan bersama untuk membawa orang datang melihat, merasakan, dan akhirnya ikut menghidupkan ekonomi lokal," kata Ihsan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata dan penyelenggara yang telah memilih Ijen Geopark sebagai salah satu lokasi Geopark Run Series 2026-2027.

"Semoga dengan dipilihnya Banyuwangi dalam rangkaian Geopark Run Series ini nanti bisa mempromosikan sederet geopark yang ada di Indonesia ke kancah internasional," kata Ipuk.

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, juga berharap penyelenggaraan Geopark Run di Sukabumi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan semakin memperkuat citra positif daerah.

"Kami berharap Geopark Run Series ini bisa membangkitkan ekonomi sekaligus mengenalkan Sukabumi jauh lebih baik lagi. Jangan sampai ada citra Sukabumi itu daerah bencana. Padahal, Sukabumi memiliki alam yang indah," ujar Andreas.

3. Kapan ajang ini akan terselenggara?

Layar presentasi menampilkan logo dan destinasi Geopark Run Series 2026-2027 dengan siluet penari di depan panggung.
Geopark Run Series 2026-2027 siap digelar. (Dok. Kemenpar)

Rangkaian Geopark Run Series 2026-2027 akan dimulai di Geopark Ijen pada 23 Agustus 2026 di Banyuwangi, Jawa Timur. Selanjutnya, ajang ini akan digelar di Geopark Ranah Minang pada 25 Oktober 2026 di Bukittinggi, Sumatra Barat.

Kemudian, ajang ini akan digelar sepanjang Geopark Ciletuh pada 17 Januari 2027 di Pantai Palangpang, Sukabumi, Jawa Barat. Terakhir, ajang ini akan bergeser ke Geopark Belitong pada 18 April 2027 di Pantai Tanjung Kalayang, Kepulauan Bangka Belitung.

Geopark Run Series 2026 total menargetkan partisipasi sampai 10 ribu orang. Pemilihan empat lokasi tersebut diharapkan dapat memperkuat eksistensi sekaligus mendukung keberlanjutan pengakuan kawasan tersebut sebagai UNESCO Global Geoparks.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More