Usai Insiden di MotoGP Catalunya, 2026 Aprilia Butuh Team Order?

- Bos Aprilia, Massimo Rivola, menilai tabrakan antara Raul Fernandez dan Jorge Martin di MotoGP Catalunya 2026 seharusnya bisa dicegah karena keduanya adalah rekan setim.
- Davide Brivio dari tim Trackhouse menyebut Fernandez dan Martin sama-sama bersalah karena terlalu bernafsu memperebutkan posisi dua hingga menyebabkan insiden.
- Insiden ini memunculkan wacana penerapan tim order di Aprilia serta mendorong peningkatan komunikasi internal antara tim utama dan satelit.
Jakarta, IDN Times - Bos Aprilia, Massimo Rivola, mempertimbangkan wacana diterapkannya team order seiring insiden yang menimpa Raul Fernandez dan Jorge Martin di MotoGP Catalunya 2026.
Dalam sesi balapan yang berlangsung di sana akhir pekan lalu, Fernandez dan Martin saling bertabrakan saat memperebutkan posisi kedua. Buntut dari insiden ini, Martin pun gagal finis, sementara Fernandez tercecer ke posisi 17.
1. Insiden yang seharusnya bisa dicegah
Rivola mengakui, insiden itu sebenarnya bisa dicegah. Tidak ada yang perlu dipersalahkan, karena mereka bisa saling menahan diri satu sama lain. Apalagi, mereka rekan satu tim.
"Benar, insiden itu bisa dicegah oleh keduanya sejak dini. Mereka seharusnya bisa saling menahan diri," kata Rivola, dilansir Crash.
2. Keduanya sama-sama salah
Sementara itu, bos Trackhouse, Davide Brivio, mengakui keduanya salah dalam insiden ini. Fernandez dan Martin diakui Brivio begitu bernafsu dalam mengakhiri balapan dalam posisi lebih tinggi.
"Raul ingin memanfaatkan ruang kecil untuk menyusul. Sementara, Jorge ingin menutup ruang tersebut. Tak ada yang salah, karena mereka memang terlalu bernafsu soal posisi," kata Brivio.
3. Aprilia butuh team order?
Seiring kejadian ini, muncul sebuah kemungkinan Aprilia menetapkan team order. Apalagi, baik pembalap tim utama maupun satelit mereka kini sudah bisa bersaing memperebutkan podium.
Terkait kemungkinan ini, belum ada kabar pasti. Namun, Brivio mengungkapkan, insiden ini jadi sebuah pemicu bagi tim internal Aprilia untuk memperkuat komunikasi dan diskusi.
"Insiden di MotoGP Catalunya 2026 ini jadi peluang bagi kami untuk saling berdiskusi dan berkomunikasi secara internal, apalagi insiden ini melibatkan pembalap Aprilia secara bersamaan," kata Brivio.



















