Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Blunder Terus, Leny Yoro Bakal Cabut dari Manchester United?

2 min read
Blunder Terus, Leny Yoro Bakal Cabut dari Manchester United?
ilustrasi fasad Old Trafford, kandang Manchester United (unsplash.com/Nat Callaghan)
  • Performa Leny Yoro di Manchester United disorot setelah sejumlah blunder, termasuk kesalahan saat menghadapi Bournemouth.

  • AC Milan memantau Yoro sebagai bek baru, dengan rencana transfer pada musim panas 2027 melalui bantuan Jorge Mendes.

  • Milan menyiapkan tawaran 40–50 juta euro, sementara kontrak Yoro bersama MU masih berlaku hingga 2029.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Performa Leny Yoro di Manchester United sedang mendapat sorotan tajam usai kerap melakukan blunder sepanjang musim 2026/27. Melihat situasi pelik tersebut, sang agen, Jorge Mendes, siap mengantarkan Yoro agar cabut ke klub lain.

Kesalahan terbarunya yang berujung kebobolan saat Setan Merah dipermalukan Bournemouth 0-3 pada akhir pekan lalu, diklaim mengancam posisinya di skuad utama. Lantas, ke mana Mendes akan membawa Yoro?

  1. 1. Amorim butuh bek, Mendes jadi jembatan

    Ruben Amorim Pelatih AC Milan.
    Ruben Amorim Pelatih AC Milan. (IDN Times/Fauzan)

    Calcio Mercato melansir, Yoro sedang masuk dalam radar AC Milan. Pelatih Ruben Amorim disebut membutuhkan bek baru untuk memperkokoh barisan belakang Rossoneri.

    Milan saat ini tengah dilanda krisis pemain bertahan akibat cedera panjang yang menimpa Matteo Gabbia dan Mario Gila. Untuk menambal lubang tersebut, Amorim meminta manajemen segera mendatangkan bek tengah berkualitas.

    Yoro pun menjadi buruan utama Milan, namun rencananya jatuh pada bursa transfer musim panas 2027. Untuk memuluskan rencana tersebut, manajemen Rossoneri berencana memanfaatkan jasa Mendes.

    Mendes diharapkan bisa melakukan manuver cerdas untuk merekayasa jalan keluar bagi kliennya dari Old Trafford. Hubungan baik antara Mendes dan manajemen Milan diyakini dapat mempercepat proses negosiasi.

  2. 2. Gagal bersinar di era Carrick

    Pelatih Interim Manchester United, Michael Carrick, bersama Bruno Fernandes (AFP / Andy Buchanan)
    Pelatih Interim Manchester United, Michael Carrick, bersama Bruno Fernandes (AFP / Andy Buchanan)

    Sejak dibeli mahal pada 2024 lalu, perjalanan Yoro di Carrington memang kurang mulus. Dia sempat menikmati banyak menit bermain di era Amorim, bek berusia 20 tahun itu justru terpinggirkan saat MU dipimpin Michael Carrick.

    Carrick kerap memainkannya secara bergantian sebagai bek tengah atau kanan, yang justru merusak konsistensi performanya di lapangan. Musim ini, Yoro baru mencatatkan 515 menit bermain dari delapan pertandingan di semua kompetisi bersama Setan Merah.

  3. 3. Milan incar harga diskon di musim panas

    Ilustrasi markas AC Milan, San Siro
    Ilustrasi markas AC Milan, San Siro (pixabay.com/chatst2)

    Meski berhasrat membawa Yoro ke San Siro, Milan dilaporkan tidak bersedia menebus harga mahal yang dipatok MU. Mereka berencana menawar pemain Prancis itu di kisaran harga 40 hingga 50 juta euro (Rp809,6 miliar hingga Rp1,01 triliun).

    Angka tersebut cukup masuk akal mengingat nilai pasar Yoro di Transfermarkt saat ini juga berada di kisaran 45 juta euro. Namun, negosiasi diprediksi akan berjalan alot mengingat kontrak Yoro di Old Trafford masih berlaku hingga 2029 mendatang.

    Jika rencana ini gagal, Milan juga telah menyiapkan alternatif seperti Kim Min Jae (Bayern Munich) dan Goncalo Inacio (Sporting CP). Kini, patut ditunggu apakah rayuan Amorim mampu meyakinkan Yoro untuk bereuni di Serie A pada musim depan?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More