Krisis MU Memburuk, Sesko Harus Absen Sampai Januari 2027

Penyerang Manchester United Benjamin Sesko diperkirakan absen hingga Januari 2027 setelah cedera tulang keringnya kambuh usai laga Carabao Cup melawan Brighton.
Cedera tersebut sudah dialami sejak musim lalu; Sesko sempat bermain dengan suntikan pereda nyeri, melewatkan pramusim, dan kini memilih terapi konvensional ketimbang operasi.
Absennya Sesko menambah masalah MU yang baru mencetak 17 gol di semua kompetisi, sehingga tim harus menjaga daya gedor sambil menunggu pemulihannya.
Jakarta, IDN Times - Manchester United kembali mendapat kabar buruk di tengah krisis yang dialaminya. Bomber MU, Benjamin Sesko, diperkirakan harus menepi hingga Januari 2027 karena cedera yang parah.
Sesko terakhir kali bermain saat MU disingkirkan oleh Brighton and Hove Albion pada babak ketiga Piala Liga, 16 September 2026 lalu. Sepekan setelah laga tersebut, dia mengalami cedera di bagian tulang kering yang begitu serius.
1. Cedera lama yang kembali kambuh
Cedera yang dialami Sesko bukan masalah baru. Dia sudah mengalaminya sejak musim lalu, tetapi memilih tetap bermain dengan bantuan suntikan penghilang rasa sakit selama dua bulan terakhir demi membantu MU lolos ke Liga Champions.
Keputusan tersebut membuat Sesko harus menjalani masa istirahat panjang setelah musim berakhir. Dia bahkan melewatkan pramusim sebelum akhirnya kembali merumput pada awal musim 2026/27.
Namun, setelah menjalani terapi pemulihan selama lebih dari sebulan, kondisi Sesko belum pulih sepenuhnya. Dia masih membutuhkan waktu lebih lama agar bisa kembali bermain tanpa terganggu dengan masalah cedera yang sama.
2. Sesko pilih terapi konvensional
Menurut laporan The Athletic, Sesko diperkirakan harus beristirahat setidaknya hingga Januari 2027. Dia memilih menjalani terapi konvensional untuk memulihkan cederanya, alih-alih menjalani operasi.
MU berharap Sesko bisa kembali merumput secara rutin pada paruh kedua musim. Klub ingin memastikan sang penyerang pulih sepenuhnya agar tidak kembali terganggu oleh cedera serupa.
3. Absennya Sesko jadi kerugian buat MU
Absennya Sesko tentu menjadi kerugian bagi MU. Produktivitas tim masih perlu ditingkatkan, karena baru mencetak 17 gol di seluruh kompetisi.
Tanpa Sesko, MU harus mencari solusi untuk menjaga daya gedor tim sembari menunggu penyerang andalannya pulih. Klub tentu berharap sang pemain bisa kembali dalam kondisi prima pada paruh kedua musim 2026/27.





















