Jakarta, IDN Times - Pep Guardiola lazimnya tak akrab dengan musim yang buruk. Di Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester City, dominasi jadi kata yang tepat untuk menggambarkan performa juru taktik asal Spanyol itu.
Namun, musim ini terasa berbeda bagi Guardiola. Dia mulai akrab dengan kekalahan, juga hasil-hasil buruk di berbagai kompetisi. Bisa dibilang, musim 2024/25 adalah terburuk baginya.