Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jorge Martin Akhiri Paceklik Kemenangan di MotoGP Prancis 2026

Jorge Martin Akhiri Paceklik Kemenangan di MotoGP Prancis 2026
potret Jorge Martin (commons.wikimedia.org/Oliveraron)
Intinya Sih
  • Jorge Martin menuntaskan paceklik 588 hari dengan kemenangan di MotoGP Prancis 2026, sekaligus sapu bersih balapan sprint dan utama bersama Aprilia Racing.
  • Martin mengenang perjuangan berat akibat cedera yang membuatnya absen lama, namun kemenangan di Le Mans menjadi bukti kebangkitannya setelah masa pemulihan intensif.
  • Tambahan 37 poin dari GP Prancis menempatkan Martin hanya terpaut satu poin dari Marco Bezzecchi, memperkuat tekadnya mengejar gelar juara dunia musim ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jorge Martin langsung berselebrasi usai melintasi garis finis di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026) malam WIB. Pembalap Aprilia Racing itu meluapkan kegembiraan atas keberhasilannya menjadi pemenang balapan utama MotoGP Prancis 2026.

Kemenangan itu merupakan momen spesial bagi The Martinator. Ia mempersembahkan kemenangan balapan utama untuk pertama kalinya sebagai pembalap Aprilia. Selain itu, paceklik kemenangan yang Martin hadapi selama 588 hari akhirnya terpecahkan.

1. Jorge Martin memenangi balapan utama GP Prancis 2026 setelah menempati posisi start ketujuh

Jorge Martin memulai balapan utama MotoGP Prancis 2026 dari posisi ketujuh. Ia maju satu posisi start lantaran Marc Marquez harus absen akibat cedera setelah insiden pada balapan sprint. Namun, hal tersebut tidak lantas memuluskan jalan Martin merangsek ke barisan depan.

Ia tertahan pada posisi yang sama selama dua lap. Kemudian, Martin menyalip Ai Ogura untuk berada di posisi ketiga pada lap ketiga. Pembalap bernomor motor 89 itu menembus posisi kelima pada lap ketujuh usai mengasapi Fabio Quartararo.

Pada lap kesembilan, Martin berhasil merebut posisi keempat dari Fabio Di Giannantonio. Juara MotoGP 2024 itu naik ke posisi ketiga setelah Francesco Bagnaia terjatuh di tikungan ketiga pada lap 16. Selepas itu, Martin terlibat pertarungan melawan Pedro Acosta untuk perebutan posisi kedua. Martin sukses menempati posisi tersebut usai menyalip pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu pada lap 18.

Martin berusaha mengejar Marco Bezzecchi yang sedang memimpin balapan. Kedua pembalap berjarak 1,603 detik pada lap 18. Namun, jarak tersebut terpangkas menjadi 0,847 detik hanya dalam tiga lap. Puncaknya, Martin menyalip Bezzecchi di tikungan ketiga pada lap 25.

Martin menjaga keunggulannya hingga bendera finis berkibar. Ia finis di depan Bezzecchi dengan jarak 0,477 detik. Hasil ini melengkapi kemenangan yang ia raih sehari sebelumnya pada balapan sprint. Capaian tersebut sekaligus menjadi sapu bersih kemenangan pertama bagi Martin selama memperkuat Aprilia Racing.

2. Jorge Martin mengenang perjuangannya melewati masa-masa sulit saat mengalami rentetan cedera

Jorge Martin tentu menyambut gembira pencapaiannya di GP Prancis 2026. Ia mengenang perjuangannya setelah mengalami masa-masa sulit. Sepanjang musim lalu, Martin mengalami badai cedera yang memaksanya lebih banyak menghabiskan waktu di luar lintasan.

Bahkan, Martin sempat absen pada tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada awal Februari 2026 lantaran menjalani operasi lanjutan untuk menangani cedera sebelumnya. Situasi tersebut tentu mengganggu persiapannya menghadapi musim ini. Namun, Martin tidak menyerah untuk mengembalikan performa terbaiknya. Kemenangan di Sirkuit Le Mans menjadi pembuktian usahanya usai menjalani pemulihan cedera.

"Aku bersyukur atas semua yang terjadi kepadaku. Itu membuatku semakin dewasa dan membentuk diriku yang sekarang. Jika bisa mengambil pelajaran dari masa sulit, maka itu akan mengubahmu menjadi pembalap yang lebih baik. Aku memilih tetap di rumah untuk mempersiapkan diri kembali dan bekerja keras agar bisa memacu motor lagi," kata Jorge Martin dilansir Motorsport.

3. Jorge Martin bertekad berjuang hingga akhir demi titel juara MotoGP musim ini

Jorge Martin meraup 37 poin pada pekan balap MotoGP Prancis 2026. Tambahan poin sebanyak itu tetap menempatkannya di peringkat kedua lewat koleksi 127 poin. Martin kini hanya berjarak satu poin dari Marco Bezzecchi yang memimpin klasemen sementara.

Jarak poin yang kian menipis membuka peluang Martin dalam perebutan titel juara. Ia optimistis dapat meraup kemenangan lainnya setelah GP Prancis. Martin bertekad bisa menuntaskan akhir musim ini dengan gelar prestisius bersama Aprilia.

"Kami jelas masih dalam pertarungan titel juara. Aku melaju dengan ritmeku dan ingin terus menikmati musim ini. Aku yakin akan ada perayaan dengan sampanye dalam waktu dekat. Aku akan berjuang sampai akhir jika aku punya peluang merebut gelar juara pada akhir musim nanti," jelas Jorge Martin dikutip Motorsport.

Seri keenam MotoGP 2026 akan digelar di Circuit de Barcelona-Catalunya, pada 15--17 Mei 2026. Martin belum pernah membukukan kemenangan di GP Catalunya selama berkiprah di kelas utama. Prestasi terbaiknya adalah finis kedua pada 2022 dan 2024. Mampukah The Martinator menorehkan catatan gemilang pada balapan akhir pekan ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Related Articles

See More