Courtois Curhat Tolak Diganti Sebelum Belgia Kalah di Piala Dunia 2026

- Belgia tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Spanyol, dengan sorotan tertuju pada keputusan mengganti Thibaut Courtois di menit ke-71 karena cedera otot paha depan.
- Courtois mengaku masih sanggup bermain meski merasakan sakit, namun menghormati keputusan pelatih Rudi Garcia yang memilih menggantinya demi kepentingan tim.
- Senne Lammens yang masuk menggantikan Courtois melakukan kesalahan berujung gol kemenangan Spanyol, tetapi tetap mendapat dukungan penuh dan pujian dari Courtois atas potensinya di masa depan.
Jakarta, IDN Times - Belgia harus menerima kenyataan pahit setelah kalah dramatis 1-2 dari Spanyol pada perempat final Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium, Sabtu (11/7/2026) dini hari WIB.
Namun, sorotan terbesar bukan hanya soal gol kemenangan La Roja, melainkan keputusan menarik keluar Thibaut Courtois saat pertandingan masih berjalan.
Kiper utama Belgia itu digantikan pada menit 71 karena mengalami masalah pada otot paha depan. Setelah laga berakhir, Courtois akhirnya buka suara dan mengungkapkan, sebenarnya masih merasa mampu melanjutkan pertandingan.
1. Courtois merasa masih sanggup menjaga gawang Belgia

Courtois menjelaskan bahwa cedera yang dialaminya tidak membuatnya kehilangan kemampuan untuk mengawal gawang. Rasa sakit hanya muncul ketika ia melakukan tendangan gawang jarak jauh.
Kiper Real Madrid itu mengaku sudah menyampaikan kondisinya kepada tim pelatih. Menurutnya, ia masih bisa menghadapi tekanan Spanyol hingga pertandingan selesai.
Courtois memahami keputusan pelatih Rudi Garcia untuk melakukan pergantian. Namun, ia merasa kondisi fisiknya masih memungkinkan untuk tetap bermain.
"Saya merasa sedih karena saya merasa berada dalam kondisi baik. Saya merasa bisa menghentikan Spanyol. Saya merasakan sakit hebat di otot quadriceps saat melakukan tendangan gawang, tetapi saya tidak memiliki masalah untuk tetap berada di bawah mistar," ujar Courtois seperti dikutip The Sun.
2. Pergantian Courtois berujung momen pahit bagi Belgia

Senne Lammens kemudian dipercaya menggantikan Courtois di bawah mistar Belgia. Laga melawan Spanyol menjadi salah satu ujian terbesar bagi penjaga gawang muda tersebut.
Tekanan semakin besar ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir. Belgia yang berharap membawa laga ke perpanjangan waktu justru harus kehilangan peluang setelah Spanyol mencetak gol kemenangan.
Mikel Merino menjadi pahlawan Spanyol setelah memanfaatkan kesalahan Lammens hanya dua menit sebelum waktu normal berakhir. Gol tersebut memastikan langkah La Roja berlanjut ke semifinal Piala Dunia 2026.
Meski keputusan pergantian kiper menjadi perbincangan, Courtois tidak menyalahkan Lammens maupun staf pelatih Belgia. Baginya, kepentingan tim tetap menjadi prioritas utama.
"Pada akhirnya pelatih memutuskan untuk menarik saya keluar. Itu tidak menjadi masalah karena tim selalu berada di atas segalanya," kata Courtois.
3. Courtois tetap dukung masa depan Lammens di Timnas Belgia

Alih-alih memberikan kritik, Courtois justru memberikan dukungan kepada Lammens. Ia menilai kiper muda Belgia tersebut memiliki kemampuan besar untuk berkembang.
Menurut Courtois, pengalaman sulit menghadapi Spanyol akan menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Lammens. Momen tersebut diyakini bisa membuat sang pemain semakin kuat.
"Senne Lammens adalah penjaga gawang yang fantastis dengan masa depan cerah. Pengalaman ini akan membuatnya menjadi lebih kuat," ujar Courtois.
Usai pertandingan, Courtois juga menyampaikan rencana terkait masa depannya bersama Timnas Belgia. Laga melawan Spanyol menjadi pertandingan penuh emosi setelah perjalanan Belgia di Piala Dunia 2026 harus berakhir dengan kekecewaan.


















