Dari LinkedIn Jadi Andalan Cape Verde di Piala Dunia 2026

- Roberto 'Pico' Lopes dulunya bekerja sebagai penasihat hipotek di Dublin sebelum akhirnya fokus menjadi pesepak bola profesional bersama Shamrock Rovers pada 2017.
- Panggilan dari pelatih Timnas Cape Verde datang lewat LinkedIn, sempat diabaikan sembilan bulan karena dikira penipuan, hingga akhirnya membuka jalan debut internasionalnya pada 2019.
- Lopes kini menjadi andalan Cape Verde di Piala Dunia 2026, berperan dalam pencapaian bersejarah negaranya sekaligus mewujudkan impian masa kecilnya tampil di panggung dunia.
Jakarta, IDN Times - Selalu ada kisah unik yang melibatkan para pemain yang mentas di Piala Dunia 2026 ini. Salah satunya melibatkan pemain Cape Verde, Roberto 'Pico' Lopes dengan platform LinkedIn.
Sekira 10 tahun lalu, Lopes hanyalah seorang penasihat hipotek di Dublin, Irlandia. Kesehariannya lebih banyak diisi di meja bank, dan cuma main sepak bola paruh waktu bersama Bohemians di Liga Irlandia.
Kala itu, tak ada sama sekali bayangannya untuk menjadi pemain di Piala Dunia. Namun, sekarang, dia justru berdiri di panggung Piala Dunia, membela Cape Verde.
1. Diawali dari sebuah tawaran dari Shamrock
Titik balik pertama bagi Lopes hadir pada 2017, ketika Shamrock Rovers menawarinya kesempatan untuk menekuni sepak bola secara penuh waktu, meninggalkan pekerjaannya di bank.
Tawaran ini Lopes terima dengan sepenuh hati. Sejak saat itu, Lopes yang awalnya hanya terbiasa ada di belakang meja, sekarang resmi jadi pesepak bola profesional. Dua tahun kemudian, hal besar terjadi lagi.
2. Sempat dipanggil Timnas Cape Verde via LinkedIn
Dua tahun membela Shamrock, talenta Lopes tercium oleh Cape Verde. Pelatih tim saat itu, Rui Aguias, menghubungi Lopes via LinkedIn, mengajaknya untuk bergabung dengan Timnas Cape Verde.
Namun, pesan yang ditulis dalam bahasa Portugis itu Lopes abaikan, karena dikira scam. Panggilan ini terabaikan selama sembilan bulan lamanya, dan baru Lopes sadari saat masuk bulan ke-10.
"Intinya, pesannya berbunyi, 'Kami sedang mencari pemain baru untuk skuad Cape Verde, apakah kamu tertarik untuk membela Cape Verde?' Saya langsung semangat. Saya bilang, 'Ya, 100 persen saya mau!'" kenang Lopes, dilansir BBC.
Panggilan itu jadi pintu bagi Lopes debut bersama Cape Verde pda 2019. Dan sekarang, setelah tujuh tahun lamanya, panggilan tersebut membawa Lopes jadi andalan di tim.
3. Membawa Cape Verde pada sejarah baru
Keikutsertaan Cape Verde di Piala Dunia 2026 bukan sekadar pencapaian olahraga, melainkan sebuah momen bersejarah bagi mereka. Nah, Lopes merupakan bagian dari sejarah itu.
Bagi Lopes pribadi, tampil di Piala Dunia 2026 bukan sekadar pencapaian karier, melainkan perwujudan impian masa kecil sekaligus bentuk penghormatan kepada keluarganya.
Apalagi, sejauh ini Roberto Lopes mampu membawa Cape Verde menahan imbang Uruguay dan Spanyol di fase grup Piala Dunia 2022. LinkedIn ternyata bisa mengubah hidup seseorang secara drastis.

















