5 Pemain Prancis yang Direkrut Real Madrid sebelum Ibrahima Konate

- Real Madrid resmi merekrut Ibrahima Konate secara bebas transfer pada musim panas 2026 setelah kontraknya berakhir di Liverpool, menambah daftar pemain Prancis di skuad Los Blancos.
- Dalam beberapa tahun terakhir, Real Madrid telah mendatangkan Ferland Mendy, Alphonse Areola, Eduardo Camavinga, Aurelien Tchouameni, dan Kylian Mbappe dengan kontribusi berbeda bagi klub.
- Mayoritas pemain Prancis tersebut masih memperkuat Real Madrid dan menjadi bagian penting dalam kesuksesan tim, sementara Konate diharapkan memperkokoh lini pertahanan musim mendatang.
Real Madrid mengumumkan perekrutan Ibrahima Konate pada musim panas 2026. Di tengah euforia Piala Dunia 2026, tim Ibu Kota Spanyol ini tetap bergerak mengamankan pemain incarannya. Konate didatangkan secara bebas transfer setelah kontraknya berakhir bersama Liverpool. Dalam beberapa musim terakhir, ada sejumlah pemain Prancis yang direkrut Real Madrid sebelum Ibrahima Konate. Lalu, seperti apa kiprahnya bersama Los Blancos?
1. Ferland Mendy masih memperkuat Real Madrid hingga saat ini
Ferland Mendy merapat ke Santiago Bernabeu pada musim panas 2019. Kala itu, Real Madrid kepincut dengan performanya bersama Olympique Lyon. Real Madrid merogoh kocek senilai 48 juta euro atau sekitar Rp980 miliar untuk membawanya ke Spanyol.Hingga saat ini, Mendy masih memperkuat Real Madrid dan terikat kontrak hingga 2028 mendatang.
Namun, performanya menurun karena cedera berulang. Dalam 3 musim terakhir, ia kerap keluar masuk ruang perawatan. Meski demikian, musim-musim awalnya di Real Madrid penampilan apik sebagai bek kiri. Ia telah memainkan 210 laga dengan 6 gol dan 12 assist. Ia telah menghadirkan 11 trofi, termasuk 3 LaLiga Spanyol dan 2 Liga Champions Eropa.
2. Alphonse Areola hanya semusim berseragam Real Madrid
Alphonse Areola pernah memperkuat Real Madrid pada musim 2019/2020. Saat itu, Real Madrid meminjamnya dari Paris Saint-Germain untuk menjadi pelapis Thibaut Courtois. Ia merupakan bagian dari kesepakatan pertukaran pemain Keylor Navas.
Kendati hanya semusim, performanya menjanjikan sebagai kiper kedua. Areola mampu diandalkan ketika Courtois absen. Ia total memainkan 9 laga dengan catatan 2 assist dan kebobolan 11 kali. Ia turut membantu Real Madrid menjuarai LaLiga dan Supercopa de Espana.
3. Eduardo Camavinga menjadi gelandang serbabisa di Real Madrid
Eduardo Camavinga datang ke Real Madrid sebagai pemain muda potensial. Pada musim panas 2021, ia berlabuh ke Santiago Bernabeu ketika masih 18 tahun. Real Madrid kepincut sehingga menebusnya dari Stade Rennais seharga 31 juta euro (Rp633 miliar).
Benar saja, Camavinga menjadi andalan dalam permainan tim. Mulanya, ia diplot sebagai pemain tengah. Namun, fleksibilitasnya mampu membawanya ke berbagai peran. Ia bertugas dengan baik ketika dipasang sebagai bek kiri, gelandang bertahan, gelandang kiri, hingga winger. Berkat sosoknya yang serbabisa, ia dipercaya dalam 223 laga dengan catatan 6 gol dan 11 assist. Kini, usianya menginjak 23 tahun dan makin matang sehingga masih diandalkan.
4. Aurelien Tchouameni bertugas sebagai jenderal lapangan tengah
Pada musim panas 2022, Real Madrid memenangkan tanda tangan Aurelien Tchouameni setelah bersaing dengan Liverpool. Real Madrid rela mengeluarkan 80 juta euro (Rp1,63 triliun) untuk menebusnya dari AS Monaco. Kualitasnya sebagai gelandang muda membuat Real Madrid berani mengeluarkan biaya mahal untuk memboyongnya ke Santiago Bernabeu.
Harga mahal tersebut dibayar dengan dampak nyata oleh Tchouameni. Sejak kedatangannya, ia menjadi sosok tangguh di lapangan tengah. Gaya bermain yang spartan membuatnya telah memainkan 195 laga di berbagai ajang. Gelandang 26 tahun ini berperan krusial terhadap kesuksesan Real Madrid meraih delapan trofi. Hingga kini, ia masih memperkuat Real Madrid.
5. Kylian Mbappe menjadi tumpuan serangan sekaligus mesin gol Real Madrid
Kylian Mbappe baru saja menyelesaikan musim keduanya bersama Real Madrid pada 2025/2026. Sejak datang secara gratis pada musim panas 2024, ia menjelma sebagai mesin gol Los Blancos. Ia telah mengemas 86 gol dan 12 assist dari 103 laga di lintas kompetisi.
Berkat ketajamannya tersebut, Mbappe meraih penghargaan Pichichi alias top skor LaLiga dalam 2 musim beruntun. Ia juga meraih European Golden Shoe berkat 31 gol pada 2024/2025. Mbappe telah membantu Real Madrid meraih UEFA Super Cup dan Intercontinental Cup.
Mayoritas pemain di atas mampu diandalkan dan masih memperkuat Real Madrid. Ibrahima Konate datang dengan pengalaman matangnya. Kini, performanya diharapkan bisa kokoh di barisan belakang. Patut dinantikan kiprahnya bersama Los Blancos pada musim mendatang.
















