Dewa United Siapkan Hal Baru di Leg Kedua Lawan Manila Digger

- Dewa United kalah 0-1 dari Manila Digger di leg pertama perempat final AFC Challenge League 2025/26, membuat tim harus segera bangkit untuk laga penentuan berikutnya.
- Pelatih Jan Olde Riekerink mengakui timnya sempat kaget dengan gaya bermain fisik dan mentalitas kuat pemain Manila Digger yang banyak diperkuat pemain Afrika.
- Meski tertinggal agregat, Riekerink optimistis Dewa United bisa membalas di leg kedua dengan strategi baru dan target menang selisih dua gol agar lolos ke semifinal.
Jakarta, IDN Times - Dewa United meraih hasil kurang memuaskan dalam leg pertama perempat final AFC Challenge League 2025/26. Bersua Manila Digger di Rizal Memorial Stadium, Kamis (5/3/2026), mereka kalah 0-1.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, meminta para pemainnya segera melupakan kekalahan ini. Sebab, sudah ada leg kedua menanti, dan di leg itu, mereka tidak akan menampilkan wajah yang sama lagi.
1. Siap menampilkan hal berbeda di leg kedua

Dalam sesi jumpa pers setelah laga, Riekerink berjanji Dewa United akan mennampilkan wajah berbeda di leg kedua perempat final nanti. Sebab, sekarang mereka sudah memahami betul permainan Dewa United.
"Leg kedua akan jadi laga berbeda karena sekarang Dewa United memiliki titik awal yang berbeda. Kami sudah tahu kualitas Manila Digger, dan kami kini punya perspektif baru untuk menghadapi mereka," ujar Riekerink.
2. Dibuat kaget oleh Manila Digger

Riekerink menyebut, dalam laga ini, Dewa United sempat dibuat kaget oleh permainan Manila Digger. Diperkuat banyak pemain Afrika, mereka harus menghadapi insting ala survival yang dimiliki oleh mereka.
Menghadapi insting survival macam ini jadi pengalaman baru bagi Dewa United. Hal itulah yang jadi kesulitan bagi Ricky Kambuaya dan kawan-kawan, berujung kekalahan di laga ini.
"Ketika menghadapi banyak tim dengan pemain Afrika, mereka bukan hanya soal postur tubuh, tetapi terutama dalam duel, mereka memiliki semacam mentalitas untuk bertahan hidup (surviving)," ujar Riekerink.
3. Yakin bisa membalas di leg kedua

Riekerink mengaku, meski kalah di leg pertama, optimisme untuk bangkit di leg kedua masih terasa. Setidaknya, mereka harus menang selisih dua gol agar bisa melaju ke semifinal, tanpa harus melewati perpanjangan waktu.
"Saya tahu kami tertinggal 0-1 dari Manila Digger, tetapi bahkan jika skornya 0-0, Anda tetap harus mencetak satu gol. Itu tugas yang harus kami lakukan. Dan saya percaya Dewa United bisa melakukannya di leg kedua," ujar Riekerink.

















