Kunci Sukses Desak/Asih Raih Emas di Asian Beach Games 2026

- Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih raih satu-satunya emas Indonesia di nomor speed relay putri Asian Beach Games 2026, sekaligus pecahkan rekor waktu di Sanya, China.
- Desak mengaku tak menyangka bisa membawa pulang emas setelah hasil kurang maksimal di nomor perorangan, lalu fokus penuh pada penampilan terbaik di estafet.
- Kekompakan dan chemistry yang terjalin lama antara Desak dan Asih asal Bali jadi kunci utama keberhasilan mereka menumbangkan pasangan tuan rumah dan mencetak rekor baru.
Jakarta, IDN Times - Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih mencatat sejarah di Asian Beach Games 2026. Keduanya sukses menyumbangkan satu-satunya medali emas bagi Indonesia dari nomor speed relay (estafet putri).
Tak hanya itu, Desak/Asih juga tampil gemilang dengan memecahkan rekor waktu dalam ajang yang digelar di Sanya, China tersebut. Prestasi ini mempertegas dominasi Indonesia di nomor speed panjat tebing.
Desak/Asih pun blak-blakan membagikan kunci sukses tampil gemilang dalam ajang bergengsi di Asian Beach Games 2026.
1. Tak sangka bawa emas di Asian Beach Games 2026

Desak mengaku tak menyangka bisa meraih emas di Asian Beach Games 2026, terutama setelah hasil kurang maksimal di nomor perorangan.
Namun, kegagalan tersebut justru menjadi titik balik. Ia memilih mengalihkan fokus untuk tampil maksimal di nomor estafet.
“Sebelumnya kan kita kompetisi di nomor perorangan. Kita pada masuk semua, tapi beberapa orang gagal, dan yang dapat medali di perorangan Robby (Antasyafi Robby Al Hilmi). Dan itu yang membuat kita lebih, ‘Oh ya, sudah untuk besok kita nggak usah mikirin medali dulu, fokus pada diri sendiri dan prosesnya,’” kata Desak kepada wartawan.
2. Chemistry jadi kunci emas Desak/Asih

Kesuksesan Desak/Asih di Asian Beach Games 2026 tak lepas dari chemistry yang sudah terbangun lama.
Menurut Asih, keduanya telah saling mengenal sejak lama karena berasal dari daerah yang sama, Bali. Hal ini membuat komunikasi dan kekompakan mereka berjalan alami saat bertanding.
“Chemistry-nya mungkin udah dibangun sejak lama. Karena saya juga satu tim sama Kak Desak dari kontingen yang sama waktu di Bali. Dan sekarang chemistry-nya itu sudah dapat dan kayak sudah jalanin saja gitu,” kata Asih.
3. Pecahkan rekor di China, ungguli tuan rumah

Prestasi Desak/Asih semakin lengkap setelah mereka memecahkan rekor waktu di Asian Beach Games 2026.
Rekor tersebut tercipta di babak semifinal saat menghadapi pasangan tuan rumah, Yafei Zhou dan Lijuan Deng.
Sebelumnya, Zhou/Deng mencatat waktu 13,178 detik. Namun, Desak/Asih berhasil melampauinya dengan catatan waktu 13,174 detik, atau lebih cepat 0,04 detik.
















