Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Evolusi Format Piala Dunia dari 13 sampai 48 Peserta

Evolusi Format Piala Dunia dari 13 sampai 48 Peserta
ilustrasi pendukung Timnas Argentina (unsplash.com/luchoprats)
Intinya Sih
  • FIFA secara resmi menambah jumlah peserta Piala Dunia 2026 menjadi 48 tim, setelah mempertahankan format 32 tim sejak edisi 1998 hingga 2022.
  • Sejak pertama kali digelar pada 1930 dengan hanya 13 peserta, format Piala Dunia terus berevolusi melalui berbagai sistem grup dan fase gugur.
  • Perubahan format mencerminkan perkembangan global sepak bola, dari undangan terbatas hingga partisipasi luas yang menggambarkan pertumbuhan kompetisi antarnegara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Setelah konsisten selama 7 edisi dari 1998 sampai 2022, FIFA akhirnya mengubah format Piala Dunia pada 2026. Jumlah peserta yang tadinya 32 tim bertambah menjadi 48. Pergantian itu sekaligus memperpanjang daftar sistem kompetisi yang pernah dipakai otoritas sepak bola tertinggi tersebut sejak pertama kali menggelar ajang terbesar ini pada 1930. Berikut evolusinya:

1. Piala Dunia dimulai dengan 13 kontestan

Piala Dunia perdana pada 1930 merupakan satu-satunya edisi yang tidak menggunakan kualifikasi. FIFA mengundang seluruh anggotanya. Namun, hanya 13 negara yang akhirnya mengikuti turnamen yang berlangsung di Uruguay ini. FIFA lantas membagi mereka ke dalam empat grup. Tiga grup berisikan tiga tim. Sementara, empat kontestan menempati grup 1. Juara dari masing-masing grup berhak tampil pada semifinal. Tuan rumah kemudian keluar sebagai pemenang dengan mengalahkan Argentina 4-2.

2. Piala Dunia 1934 dan 1938 tidak memakai fase grup

Piala Dunia 1934 dan 1938 menggunakan format yang sama. Kompetisi diikuti 16 tim dan langsung dimulai dengan babak 16 besar. Namun, hanya ada 15 peserta pada 1938 karena Austria yang mengundurkan diri akibat aneksasi dari Nazi Jerman. Italia menjadi pemenang saat menjadi tuan rumah pada 1934. Empat tahun berselang, mereka mempertahankan gelar dalam edisi yang berlangsung di Prancis.

3. Piala Dunia 1950 diikuti 13 tim dan tidak menyelenggarakan fase gugur

Piala Dunia tidak terselenggara pada 1942 dan 1946 akibat Perang Dunia II. Kompetisi digelar kembali di Brasil pada 1950. Ada 13 tim yang terlibat. Mereka dibagi ke dalam empat grup. Namun, hanya grup 1 dan 2 yang berisi 4 negara. Grup 3 cuma dihuni 3 kontestan dan grup 4 dengan 2 peserta. Juara dari masing-masing grup kemudian saling bertarung. Uruguay akhirnya keluar sebagai juara. Ini merupakan Piala Dunia satu-satunya yang tidak menghadirkan fase gugur.

4. Piala Dunia 1954 berlangsung dengan 16 peserta

Piala Dunia 1954 kembali diikuti 16 peserta. Mereka dibagi secara merata ke dalam empat grup. Namun, tiap tim hanya bertanding dua kali alih-alih tiga. Dua kontestan unggulan berhadapan dengan dua negara non-unggulan. Dua negara teratas dari tiap grup lantas lolos perempat final. Jerman Barat akhirnya menjadi juara usai menaklukkan Hungaria 3-2.

5. Piala Dunia 1958—1970 sama seperti 1954, tapi seluruh tim saling bertemu pada fase grup

Setelah 1954, empat Piala Dunia selanjutnya memakai format yang sama. Perbedaannya, tiap peserta pada fase grup kini saling bertarung. Brasil lantas menjuarai tiga di antaranya, yaitu pada 1958, 1962, dan 1970. Sementara, edisi 1966 dimenangkan Inggris.

6. Piala Dunia 1974—1978 masih diikuti 16 tim, tapi menggunakan fase grup kedua

Piala Dunia 1974 dan 1978 tetap diikuti 16 tim. Namun, dua peserta teratas dari masing-masing grup melanjutkan kompetisi dengan kembali bertarung pada fase grup. Ada dua grup pada fase grup kedua. Masing-masing juara grup lantas lolos ke final. Sementara, runner-up pada fase grup kedua memperebutkan tempat ketiga. Pada 1974, Jerman Barat menjadi juara usai menang 2-1 atas Belanda dan Polandia menduduki peringkat ketiga usai menang 1-0 atas Brasil. Pada 1978, Argentina menaklukkan Belanda 3-1 pada final dan Brasil membekuk Italia 2-1 pada laga perebutan posisi ketiga.

7. Piala Dunia 1982 bertambah menjadi 24 tim

FIFA melakukan ekspansi di Piala Dunia 1982 menjadi 24 tim. Seperti 1974 dan 1978, edisi ini berlangsung dengan dua fase grup. Ada 6 grup yang diisi masing-masing 4 negara pada fase grup pertama. Dua peserta teratas dari masing-masing grup lantas lolos ke fase grup kedua. Dua belas kontestan tersebut kemudian dibagi ke dalam 4 grup yang berisikan 3 penghuni. Juara dari tiap grup pada fase grup kedua melaju ke semifinal. Italia mengalahkan Jerman Barat 3-1 pada final dan Polandia menang 3-2 atas Prancis pada laga perebutan tempat ketiga.

8. Piala Dunia 1986—1994 tetap diikuti 24 tim, tapi fase grup kedua digantikan sistem gugur

Seperti 1982, Piala Dunia 1986, 1990, dan 1994 diikuti 24 tim. Namun, FIFA menghilangkan fase grup kedua. Mereka menggantinya dengan 16 besar. FIFA mengisinya dengan 2 kontestan teratas dari masing-masing grup serta 4 peringkat ketiga terbaik. Italia menjadi juara pada 1982, Argentina pada 1986, dan Jerman Barat pada 1990.

9. Piala Dunia 1998—2022 diikuti 32 tim

FIFA kembali menambah jumlah peserta Piala Dunia pada 1998. Kompetisi kini diikuti 32. Mereka dibagi ke dalam delapan grup. Dua tim teratas dari masing-masing grup berhak tampil pada 16 besar. Format seperti ini bertahan sampai 2022. Prancis menjadi juara pada 1998 dan 2018, Brasil pada 2002, Italia pada 2006, Spanyol pada 2010, Jerman pada 2014, dan Argentina pada 2022.

10. Piala Dunia 2026 diramaikan 48 tim dengan babak 32 besar dipakai untuk pertama kali

FIFA menetapkan pada 2017 bahwa Piala Dunia akan kembali mengalami ekspansi menjadi 48 peserta mulai 2026. Setelah perdebatan yang alot, mereka akhirnya memutuskan kompetisi bakal digelar dengan format 12 grup yang berisikan 4 tim. Turnamen kemudian menghadirkan fase 32 besar untuk pertama kalinya. Kontestan yang mengisinya merupakan juara dan runner-up dari masing-masing grup serta delapan peringkat ketiga terbaik.

Pergantian format kompetisi ikut mewarnai sejarah panjang Piala Dunia. Salah satu kesimpulan menarik dari perubahan-perubahan tersebut adalah gambaran kondisi sepak bola pada tiap zamannya. Contohnya, perkembangan yang makin pesat membuat ajang ini sampai diikuti 48 negara pada 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
savira Ivanka
Gagah N. Putra
savira Ivanka
Editorsavira Ivanka

Related Articles

See More