Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

FIFA Tunjuk Paketan Wasit Argentina untuk Pimpin Prancis vs Maroko

FIFA Tunjuk Paketan Wasit Argentina untuk Pimpin Prancis vs Maroko
ilustrasi wasit sepak bola (pixabay.com/chiraphat phaungmala)
Intinya Sih
  • FIFA menunjuk Facundo Tello dan seluruh tim wasit asal Argentina untuk memimpin laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Maroko di Boston Stadium.
  • Penunjukan ini menimbulkan kekhawatiran karena rivalitas panas antara Argentina dan Prancis sejak final Piala Dunia 2022, yang dikhawatirkan memengaruhi objektivitas pertandingan.
  • Skuad Prancis tetap tenang menghadapi keputusan FIFA, menegaskan fokus mereka pada permainan melawan Maroko serta kepercayaan terhadap profesionalisme para ofisial pertandingan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - FIFA kembali menimbulkan perdebatan di kalangan publik. Itu setelah mereka mengambil keputusan untuk menunjuk wasit asal Argentina demi memimpin laga Prancis versus Maroko dalam perempat final Piala Dunia 2026.

Adalah Facundo Tello yang akan memimpin laga di Boston Stadium, Jumat dini hari WIB (10/7/2026). Wasit 44 tahun tersebut memang berasal dari Argentina dan telah bertugas di beberapa pertandingan Piala Dunia 2026.

1. Paketan Argentina diterjunkan untuk pimpin Prancis vs Maroko

Menariknya, Tello bukan satu-satunya wasit asal Argentina yang bertugas di laga ini. Tapi, asisten Tello juga dari Argentina, seperti Juan Pablo Belatti dan Gabriel Chade.

Ofisial keempat dalam laga ini pun berasal dari Argentina, Dario Herrera. Sebagai wasit cadangan, ada juga Cristian Navarro yang disiapkan. Ini memperpanjang deretan kebijakan FIFA yang mengandalkan satu paket ofisial dalam sebuah pertandingan Piala Dunia 2026.

2. Kekhawatiran dampak panjang final Piala Dunia 2022

Penunjukan ofisial asal Argentina sebenarnya bisa menimbulkan kecurigaan. Sebab, tensi antara Argentina dan Prancis mendadak panas setelah final Piala Dunia 2022 lalu.

Masih segar dalam ingatan ketika kiper Argentina, Emiliano Martinez, mengejek sejumlah pemain Prancis dengan selebrasinya. Berlanjut ketika Enzo Fernandez melontarkan sejumlah kata-kata tak pantas yang ditujukan kepada pemain Prancis, meski berseragam Chelsea.

Selain itu, ada kekhawatiran Prancis akan dirugikan dalam pertandingan nanti dengan berbagai keputusan dari para perangkat pertandingan.

3. Prancis kalem

AFP__20260704__B9AB64Z__v1__HighRes__FblWc2026Match89ParFra.jpg
Bek Prancis #05 Jules Kounde dan gelandang Paraguay #10 Miguel Almiron berebut bola dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Paraguay dan Prancis di Philadelphia Stadium, Philadelphia, pada 4 Juli 2026. (Foto oleh Jewel SAMAD / AFP)

Sementara, Prancis menyikapi situasi ini dengan tenang. Mereka percaya para perangkat pertandingan akan bersikap objektif dan bekerja sesuai fakta di lapangan.

"Saya tidak akan fokus ke siapa wasitnya. Kami tak pernah memikirkan hal tersebut, tapi fokusnya ke Maroko," ujar bek Prancis, Dayot Upamecano, dilansir Goal International.

Di sisi lain, kiper Prancis, Robin Risser, mengakui kekhawatiran dan respons negatif dari publik menjadi bagian dari keputusan yang diambil FIFA. Risser tak menampik rivalitas pada 2022 lalu telah berdampak panjang dan memunculkan paranoid tersendiri. Tapi, dia merasa penunjukkan ini jadi warna dalam sebuah pertandingan.

"Benar, ada rasa pahit yang kami rasakan sejak final terakhir, tapi itu bagian dari pertandingan. Jika wasitnya dari sana, itu karena mereka memang ada di level tertinggi," kata Risser.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More