Teka-teki Harry Kane Musim Depan: Manchester United atau Real Madrid?

Jakarta, IDN Times - Mesin gol Tottenham Hotspurs Harry Kane tengah jadi komoditas panas di bursa transfer musim panas 2020. Dua tim raksasa Eropa, yakni Manchester United dan Real Madrid, bersaing untuk bisa mendaratkan striker Timnas Inggris tersebut.
Spurs membanderol Kane dengan harga selangit, tepatnya £200 juta atau jika dikonversikan setara dengan Rp3,8 miliar. Namun, hal itu diprediksi tak akan menyurutkan niat kedua klub yang sangat meminatinya itu dan siap memecahkan rekor transfer tersebut.
Tetap saja, walau pun kedua klub memastikan tak keberatan dengan nilai transfer, mereka juga harus tahu ke mana Kane sebetulnya ingin berlabuh. Dan, Kane pun nampaknya sudah menentukan akan berlabuh ke mana setelah membuat catatan yang tak bisa dilupakan bersama Spurs.
1. Kane memandang jika Real Madrid merupakan tim besar Eropa, tapi...
Dikutip dari Mirror, Kane menyebut jika ia ingin berprestasi di kompetisi Eropa. Hal itu menjurus kepada klub yang punya rekor sangat baik, yakni salah satu raksasa LaLiga yang punya tradisi menjadi kampiun di Liga Champions, kompetisi antar klub yang notabene paling elite di Benua Biru.
Tercatat, Real Madrid merupakan tim yang paling banyak mengumpulkan gelar juara Liga Champions. Mereka begitu dominan dengan berhasil menggondol 13 trofi sendirian, sedangkan beberapa tim Eropa lain hanya bisa menjadi juara kompetisi itu tak lebih dari sepuluh kali, AC Milan (7 kali), Liverpool (6 kali), Barcelona dan Bayern Munich (5 kali).
Kane memang tak menyangkal jika setiap pemain punya mimpi untuk membela Los Blancos. Selain punya ambisi besar untuk meraih prestasi, klub itu juga dikenal sebagai tim yang acap kali mengoleksi pemain-pemain kelas wahid, bak miniatur all-star Eropa. Jelas setiap pemain tergiur berada di Madrid.
2. Kane ingin ke Manchester United, tapi Spurs sulit melepasnya

Hanya saja, hal itu bukan jaminan bagi pemain berusia 26 tahun tersebut untuk mantap memilih Real Madrid sebagai pelabuhan karier selanjutnya. Jika keluar dari Spurs, Kane lebih memilih untuk hengkang ke Manchester United.
Namun, tak mudah bagi Kane untuk bisa berlabuh di Theater of Dream. Sebab, Spurs sudah menegaskan jika mereka tak akan menjual pemainnya ke klub rival. Hal itu sedikit menutup peluang Setan Merah untuk mendapatkan jasa pemain kelahiran Walthamstow tersebut.
Di tambah lagi, Manchester United dikabarkan mundur dari perburuan Kane. Sebab, harga jual pemain yang sudah mencetak 136 gol bagi Spurs di laga resmi itu dianggap terlalu mahal di tengah pandemik corona yang membuat keuangan klub goyah.
3. MU bakal jual pemain demi datangkan Harry Kane dan Jadon Sancho

Namun, Kane sudah menetapkan hati untuk memilih Manchester United. Dirinya membuka opsi untuk tetap bertahan satu musim bersama Spurs di Liga Inggris untuk membuat kontraknya berkurang dan bisa ditebus dengan harga yang masih bisa dijangkau klub besutan Ole Gunnar Solskjaer tersebut.
Kode ini menjadi sinyal apik bagi Manchester United, karena di waktu bersamaan, Kane merupakan striker dambaan yang sangat diinginkan oleh Solskjaer. Bahkan, dirinya rela menjual beberapa pemain agar bisa memasukkan nama Kane dalam 11 pemain Manchester United.
Pemain yang masuk daftar jual adalah Jesse Lingard, Phil Jones, Andreas Pereira, sampai Alexis Sanchez. Dana segar dari hasil penjualan itu bakal dimaksimalkan Solskjaer untuk mendatangkan Harry Kane dan nama lain yang masuk proyeksi skemanya, yakni bintang Borussia Dortmund, Jadon Sancho.


















