KSAL Cup 2026: Panggung Orbitkan Atlet Karate Nasional

- TNI Angkatan Laut menggelar Kejuaraan Nasional Karate KASAL Cup V 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, melibatkan 654 atlet dari berbagai daerah dan kategori usia.
- Ajang ini menjadi wadah pembinaan mental dan kemampuan bertanding atlet, sekaligus langkah mencetak karateka berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.
- TNI AL menegaskan komitmen dukungan berkelanjutan bagi atlet berprestasi serta berencana menjadikan KASAL Cup sebagai kejuaraan berskala internasional di masa depan.
Jakarta, IDN Times – TNI Angkatan Laut (AL) menunjukkan komitmennya dalam mencetak atlet berprestasi lewat Kejuaraan Nasional Karate KASAL Cup V 2026. Ajang ini melibatkan ratusan karateka dari berbagai daerah di Indonesia.
Kejuaraan Nasional Karate KASAL Cup V dijadwalkan berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 4 sampai 5 April 2026, dengan .
Kompetisi ini tak sekadar menjadi ajang tanding, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan atlet menuju level nasional hingga internasional.
"Kita harapkan dengan momentum ini, kita bisa memberikan andil di dalam menciptakan atau mencetak atlet-atlet pada tataran nasional, dan kita juga berharap tataran internasional," kata Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya TNI Edwin kepada awak media saat membuka acara di lokasi, Sabtu (4/4/2026).
1. Ratusan atlet dari berbagai daerah ambil bagian

Ia mengungkapkan antusiasme peserta dalam kejuaraan tersebut cukup tinggi. Total ada 654 atlet dari berbagai kontingen turut ambil bagian dalam kejuaraan ini, termasuk 210 atlet dari kategori TNI-Polri.
”Selain dojo yang ada di Pulau Jawa, di seluruh provinsi yang di Jawa, juga datang yang dari luar Jawa. Mulai dari Papua, kemudian ada yang dari Maluku, Makassar, Tarakan, Lampung, Belitung, dan Batam,” ucap Edwin.
Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari kelompok TNI-Polri hingga kategori open untuk sipil. Para peserta pun datang dari beragam kelompok usia, dari usia dini hingga veteran, sehingga kompetisi berlangsung inklusif dan kompetitif.
2. Ajang uji mental dan kemampuan atlet

Menurut Edwin, penyelenggaraan kejuaraan seperti KSAL Cup memiliki peran penting dalam membentuk mental bertanding para atlet. Dengan semakin sering mengikuti kompetisi, kemampuan serta kepercayaan diri atlet akan semakin terasah.
”Momentum ini kami gunakan untuk memberikan panggung bagi para atlet. Semakin banyak kejuaraan-kejuaraan yang kami laksanakan, mental mereka akan terlatih,” bebernya.
Ia menambahkan, ajang ini juga menjadi sarana penting bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus memperkaya pengalaman bertanding. Hal tersebut dinilai krusial untuk membuka peluang tampil di kejuaraan yang lebih tinggi.
”Kami harapkan dengan momentum ini kami bisa memberikan andil di dalam menciptakan atau mencetak atlet-atlet pada tataran nasional, dan kita juga berharap tataran internasional,” imbuhnya.
3. TNI AL siapkan dukungan berkelanjutan

Dalam kesempatan itu, Edwin juga menyoroti prestasi Letda (Mar) Abdi Somad yang sukses meraih medali emas di ajang internasional. Ia menegaskan bahwa TNI AL akan terus memberikan apresiasi bagi prajurit berprestasi.
”Dia sudah menunjukkan prestasinya di tingkat internasional, dan ini merupakan reward yang diberikan oleh pemimpin kepada prajurit-prajurit kami yang berprestasi. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak lahir atlet-atlet dari TNI Angkatan Laut, TNI, yang akan mengharumkan nama bangsa Indonesia,” kata dia.
Ke depan, TNI AL memastikan KASAL Cup tidak berhenti sampai di sini. Kompetisi serupa akan terus digelar secara berkelanjutan, bahkan diharapkan bisa naik ke level internasional.
”Mudah-mudahan Tuhan meridhoi kedepan bisa kami laksanakan pada level kejuaraan internasional karate, dalam kapasitas KSAL Cup,” ujarnya.
Adapun, Kejuaraan Karate KASAL CUP V Tahun 2026 merupakan ajang bergengsi tingkat nasional yang mencerminkan komitmen TNI AL dalam membina mentalitas petarung, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta menjaring bibit unggul atlet karate dari seluruh Indonesia.
Peserta berasal dari berbagai satuan TNI AL, di antaranya Koarmada I, Koarmada II, Koarmada III, Akademi Angkatan Laut, Korps Marinir, Puspom TNI AL, Puspenerbal, Pushidrosal, Kolinlamil, serta Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) dari berbagai wilayah. Selain itu, kejuaraan ini juga diikuti oleh unsur TNI AD, TNI AU dan Polri.
Partisipasi juga datang dari berbagai perguruan karate, institusi pendidikan, dan klub nasional, antara lain INKAI, INKANAS, Universitas Nasional, IPB University, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), serta puluhan dojo dan klub karate dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari berbagai organisasi olahraga nasional seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), dan Institut Karate-Do Indonesia (INKAI).

















