Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tips Memulai Hyrox bagi Pemula, Lawan Mental Block

Tips Memulai Hyrox bagi Pemula, Lawan Mental Block
Hyrox (IDN Times/Aryodamar)
Intinya Sih
  • Hyrox adalah olahraga fitness racing yang menggabungkan lari dan latihan fungsional, dinilai ramah bagi pemula namun butuh kesiapan mental untuk memulainya.
  • Coach Nando menekankan pentingnya melatih dua komponen utama, yaitu strength training dan lari, minimal tiga bulan sebelum ikut kompetisi Hyrox.
  • Hylabs di Jakarta menjadi komunitas latihan Hyrox dengan program terstruktur mingguan yang membantu peserta lebih siap menghadapi race tanpa tekanan berlebih.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Salah satu olahraga yang tengah populer adalah Hyrox. Olahraga ini merupakan fitness racing yang menggabungkan lari dengan berbagai latihan fungsional dalam satu rangkaian.

Coach Fernando Surya menilai olahraga ini ramah bagi pemula. Namun, perlu mengatasi mental block untuk memulainya.

"Memulainya yang susah, memulainya paling sulit. Once sudah mulai ya kayak kita kan mau nyemplung ke air dingin, begitu sudah nyelupin kaki ujung ya akhirnya kan masuk semuanya," ujar peraih L-Men of The Year 2006 itu saat ditemui IDN Times di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (4/4/2026).

1. Ada dua komponen yang perlu disiapkan

IMG-20260404-WA0125.jpg
Hyrox (IDN Times/Aryodamar)

Nando mengatakan untuk masuk ke kompetisi Hyrox perlu setidaknya memiliki dasar strength training maupun lari. Hal tersebut perlu disiapkan dengan baik sekitar tiga bulan dengan latihan rutin setidaknya tiga kali dalam sepekan.

"Orang yang sudah dari pelari saja begitu dia masuk station enggak pernah latihan, sudah pasti enggak akan bisa ngangkat. Demikian juga sebaliknya, orang yang dari background fitness enggak pernah lari, begitu dia selesai station harus lari, enggak bisa lari juga. Jadi ya harus dipersiapkan," ujarnya.

"Memang untuk tadi saya bilang entry level-nya semua orang bisa melakukan, cuman masalahnya kalau dia tidak pernah melatih salah satunya dua komponen ini, lari atau strength training, ya sudah pasti enggak akan bisa melakukan. At least salah satu komponen ini mereka harus sudah terbiasa, gitu sih," imbuhnya.

2. Hylabs, salah satu kelas Hyrox di Jakarta yang jadi komunitas

IMG-20260404-WA0128.jpg
Komunitas Hyrox (IDN Times/Aryodamar)

Salah satu kelas Hyrox di Jakarta adalah Hylabs. Kelas ini dilatih langsung oleh Coach Nando di kawasan Jakarta Pusat. Anggy Pasaribu selaku founder mengatakan Hylabs sebetulnya hanya sebuah kelas yang menyediakan fasilitas latihaan Hyrox. Namun, lama kelamaan ini Hylabs menjadi komunitas.

"Karena orangnya itu-itu saja, sudah hampir 40 orangan lebih ya kita ya sekarang ya," ujarnya.

Menurutnya, Hylabs berawal dari orang-orang dari berbagai latar belakang yang masih pemula dan belum merasa kuat untuk Hyrox.

"Jadi komunitas Hyrox ini atau kelas Hyrox ini tuh memang dikumpulkan dari berbagai macam background yang pengen hidupnya tuh lebih sehat, mentalnya lebih sehat, make an impact for society, akhirnya mereka gabungnya di sini. Kebetulan memang goal-nya ada Hyrox, jadi kita kejar targetnya di sana Nando yang take over," ujarnya.

3. Hylabs punya latihan terstruktur

IMG-20260404-WA0123.jpg
Hyrox (IDN Times/Aryodamar)

Salah satu keunggulan di Hylabs adalah punya program latihan terstruktur setiap pekannya, Hal ini membantu peserta tak terlalu terbebani ketika race.

"Jadi pada saat anak-anak itu sudah turun race nantinya mereka tuh enggak seberat waktu mereka digembleng di sini," ujarnya.

Selain itu, Coach Nando mengatakan selalu ada kejutan di Hylabs. Sebab, menu latihan baru diketahui ketika akan dimulai.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Sport

See More