Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Iran Sekakmat Donald Trump soal Piala Dunia 2026

Iran Sekakmat Donald Trump soal Piala Dunia 2026
potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump (whitehouse.gov)

Jakarta, IDN Times - Federasi Sepak bola Iran (FFIRI) menyentil Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, usai melayangkan komentar yang meminta Timnas Iran sebaiknya mundur dari Piala Dunia 2026. Ditegaskan FFIRI, Trump gagal memberikan rasa aman kepada seluruh peserta Piala Dunia.

Serangan balik itu memang hanya teks. Tapi, sebenarnya hal tersebut membuka mata dunia, jika pernyataan Iran memang ada benarnya.

1. AS tuan rumah gagal

Komentar Trump yang menyinggung soal keamanan dan keselamatan skuad Iran tentu menjadi bumerang. Iran membalikkan logika tersebut dengan menuduh AS telah gagal menjalankan fungsi dasarnya sebagai tuan rumah yang baik.

"Satu-satunya negara yang bisa dikecualikan adalah negara yang cuma menyandang gelar 'tuan rumah' tapi tak mampu memberikan keamanan bagi tim yang berpartisipasi," balas akun Instagram resmi Iran.

1. Pertanyakan kapasitas Trump atur Piala Dunia

Pihak Iran tidak terima dengan pernyataan Trump yang seolah mendikte siapa yang pantas atau tidak bermain di Piala Dunia 2026. Mereka mengingatkan sang Presiden kalau Piala Dunia adalah ajang bersejarah milik masyarakat internasional.

"Piala Dunia adalah acara bersejarah dan internasional, dan badan pengaturnya adalah FIFA, bukan negara individu mana pun," balas akun Instagram resmi Iran.

3. Apa kata Trump?

Sebelumnya, Trump menyebut Iran tidak layak berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Orang nomor satu Negeri Paman Sam itu juga menyarankan agar tim asuhan Amir Ghalenoei memang sebaiknya tidak datang dengan dalih keselamatan.

"Tim Nasional Sepak Bola Iran diterima di Piala Dunia. Tapi, saya benar-benar tidak percaya pantas bagi mereka untuk berada di sana, demi kehidupan dan keselamatannya. Piala Dunia adalah ajang bersejarah dan berskala internasional, dan badan pengaturnya adalah FIFA, bukan negara mana pun secara individu," tulis Trump.

Ironisnya, pernyataan itu keluar dari sosok yang dianugerahi FIFA Peace Prize. Gelar itu diberikan langsung Presiden FIFA, Gianni Infantino, 6 Desember 2025 karena dinilai memainkan peran penting dalam membangun gencatan senjata dan mempromosikan perdamaian antara Israel dengan Palestina, sekaligus berupaya untuk mengakhiri konflik lainnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More

4 Pemain Irlandia Utara di Premier League 2025/2026, Ada Conor Bradley

13 Mar 2026, 15:22 WIBSport