Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Iran yang Tangguh di Piala Dunia 2026, Belum Kalah Meski Dipersulit AS

Iran yang Tangguh di Piala Dunia 2026, Belum Kalah Meski Dipersulit AS
Penyerang Timnas Iran, Mehdi Taremi (09), menyapa merasakan ketegangan di Piala Dunia 2026. (Foto: Karim JAAFAR/AFP)
Intinya Sih
  • Iran menghadapi berbagai kesulitan di Piala Dunia 2026, mulai dari masalah visa hingga tekanan politik, namun tetap tampil solid di tengah situasi penuh ketegangan.
  • Dalam dua laga fase grup melawan Selandia Baru dan Belgia, Iran belum terkalahkan dengan hasil imbang 2-2 dan 0-0 yang menunjukkan daya juang tinggi tim.
  • Pelatih Amir Ghalenoei memuji semangat pemainnya yang bertahan di kondisi sulit dan berharap kisah perjuangan Iran menjadi inspirasi menjelang laga penentuan kontra Mesir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Iran selalu diselimuti situasi sulit di Piala Dunia 2026. Masalah visa, ancaman senapan mesin, hingga mobilitas yang terkesan dipaksakan dengan cepat, melanda mereka selama pesta sepak bola terbesar dunia itu.

Rasa waswas selalu menyelimuti Iran di Piala Dunia 2026. Kendati fans menyemut saat mereka mentas, tensi tinggi dengan Amerika Serikat (AS) membuat semua terasa berat bagi Iran.

Akan tetapi, di tengah situasi sulit tersebut, Iran tak menyerah. Hal itu tampak dari hasil-hasil yang sudah mereka terima sejauh ini di fase grup Piala Dunia 2026.

1. Iran belum pernah kalah

Iran sudah menjalani dua laga di fase grup Piala Dunia 2026, yakni lawan Selandia Baru dan Belgia. Hebatnya, di tengah keterbatasan yang dihadapi, Iran tak kalah dalam dua laga tersebut.

Saat menghadapi Selandia Baru, Iran bangkit usai tertinggal dua kali, memaksakan skor 2-2 di akhir laga. Lawan Belgia, mereka mampu menjinakkan lini serang Belgia, mengakhiri laga dengan skor 0-0.

2. Pelatih Iran dibuat terkejut

Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, takjub dengan hasil yang didapat Mehdi Taremi dan kawan-kawan sepanjang Piala Dunia 2026. Mereka mampu menegakkan kepala di tengah situasi sulit.

"Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Kami telah menjalani dua pertandingan tanpa kalah di Piala Dunia dengan kondisi yang dihadapi. Kami hanya punya waktu kurang dari 16 jam untuk berlatih sebelum laga," ujar Ghalenoei, dilansir France24.

3. Kisah Iran akan jadi cerita manis

Dengan segala capaian ini, Ghalenoei yakin kisah Iran di Piala Dunia 2026 akan jadi cerita manis. Sebuah kisah perjuangan di tengah masa-masa sulit adalah topik pembicaraan yang akan terus hadir di masa depan.

"Saya rasa tidak ada tim di dunia yang bisa bertahan dengan kondisi seperti ini, dan bermain seperti ini, kondisi yang kami alami benar-benar sulit sekali. Para pemain memberikan segalanya, mereka bermain dengan hati," jelas Ghalenoei.

Iran masih memiliki peluang untuk lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026. Syaratnya, mereka harus meraih poin atas Mesir di laga terakhir fase grup. Namun, mereka tetap harus menunggu hasil tim lain.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More