John Herdman Kasih Sinyal Bakal Tempa Pemain Muda di Timnas

- Herdman belajar kondisi sepak bola Indonesia dan ASEAN terlebih dulu
- Percaya pemain muda Indonesia bisa berbicara banyak di ASEAN Championship
- ASEAN Championship 2026 menjadi momen tepat untuk Herdman sebagai pelatih baru
Jakarta, IDN Times - Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, telah memiliki rencana buat menghadapi ASEAN Championship atau Piala AFF 2026. Herdman menyatakan turnamen yang akan berlangsung pada 24 Juli hingga 6 Agustus 2026 mendatang, menjadi momen buatnya demi mempromosikan pemain muda.
Pilihan Herdman memang masuk akal. Sebab, ASEAN Championship belum masuk kalender FIFA hingga akan susah menarik pemain top seperti Jay Idzes dan kawan-kawan yang main di Eropa. Makanya, memaksimalkan pemain muda jadi pilihan yang masuk akal.
1. Sudah belajar kondisi sepak bola Indonesia dan ASEAN terlebih dulu

Herdman sudah memahami jika tradisi sepak bola di Indonesia dan ASEAN agak berbeda dengan Eropa, terutama soal ASEAN Championship. Ketika periode Juli hingga Agustus, rata-rata pemain kelas satu dan dua sedang istirahat, hingga menuju fase kompetisi di masa pramusim. Makanya, akan sulit memanggil mereka ke Timnas ketika ASEAN Championship gak masuk kalender FIFA.
"Turnamen di Juli dan Agustus adalah sesuatu yang berbeda. Sulir untuk membawa pemain kelas satu dan dua, karena mereka punya komitmen kepada klubnya, karena di luar kalender FIFA," kata Herdman dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
2. Percaya pemain muda Indonesia

Meski para pemain topnya berpeluang tak dimainkan, Herdman tak kehabisan akal. Herdman berniat unutuk memainkan para pemain muda di ajang ini.
Dia terlihat percaya diri, legiun muda di Timnas bisa bicara banyak sepanjang ASEAN Championship. Bahkan, dia mengaku tak akan kesulitan cari pemain muda berkualitas karena Indonesia dianggapnya sebagai "kolam talenta".
"Jadi, itulah pentingnya memiliki kolam talenta yang luas. Dan, saya pikir turnamen di Agustus yaitu AFF jadi sebuah kesempatan yang bagus untuk saya memahami seberapa dalam kolam talenta yang dimiliki Indonesia," kata Herdman.
"Lalu, juga memberikan kesempatan kepada para pemain yang tidak mendapatkannya saat Maret atau Juni di kalender FIFA. Untuk memberikan kesempatan kepada para pemain muda, namun dengan skala yang jauh lebih besar," lanjutnya.
3. Jadi tempat belajar

Menurut Herdman, ASEAN Championship 2026 menjadi momen sangat tepat untuknya yang berstatus sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Karena, Herdman merasa jadi punya opsi pemain lebih banyak ke depannya.
"Jadi, saya pikir struktur dari turnamen tersebut sebagai seorang pelatih baru itu sempurna. Anda punya kesempatan untuk menggunakan kolam yang jauh lebih besar, dan itu mirip dengan apa yang kita lakukan di CONCACAF dengan Gold Cup," kata Herdman.

















